PAK PRESIDEN, APAKAH WARGA KECAMATAN TIGALINGGA DAIRI SUMUT DILARANG SAKIT & HAMIL, KARENA PUSKESMASNYA MEMPRIHATINKAN !?

PAK PRESIDEN, APAKAH WARGA KECAMATAN TIGALINGGA DAIRI SUMUT DILARANG SAKIT & HAMIL KARENA PUSKESMASNYA MEMPRIHATINKAN !?

Koranjokowi.com, Dairi, Sumut: Perjuangan dan kerja keras Pemerintah Pusat dibidang kesehatan masyarakat dengan memaksimalkan segala upaya dengan juga pengalokasian dana dari APBN agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh pelosok nusantara terlebih menghadapi Covid 19 saat ini dimulai masyarakat sudah tepat.

Namun pada faktanya Pemerintah Kabupaten Dairi terkesan membatu atau pembiaran atas kondisi Puskesmas Pembantu Desa Ujung Teran Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi.

Kondisi Puskesmas Pembantu Desa Ujung Teran Kecamatan Tigalingga sebagai tempat pelayanan kesehatan warga desa dan Persalinanan Ibu Hamil tidak didukung sarana pendukung.

Koranjokowi.com ketika berkunjung ke Puskesmas Pembantu Ujung Teran tersebut melihat kondisi bangunan dan fasilirasnya yang sangat minim untuk kebutuhan penanganan kesehatan masyarakat.


Pertama tama Jalan /Akses masuk ke Puskesmas tidak ada. Jika masyarakat /pasien dan Ibu hamil menggunakan kursi roda artau kereta dorong tidak bisa karena fasilitas jalan tidak ada, hanya dapat berjalan kaki , di khawatirkan dapat berakibat fatal karena jalan tanah menurun dan structur tanah licin apalagi musim hujan.

Air limbah dari Kamar Mandi Umum warga desa mengalir kehalaman Puskesmas Pembantu Ujung Teran karena tidak adanya parit / saluran air sehingga menyebabkan becek dan kadang bau tak sedap/ menyengat.

B.Sembiring (49) warga Desa Ujung Teran menyampaikan kepada koranjokowi agar Pemerintah khususnya Pemerintahan Kabupaten Dairi segera memperbaiki kondisi Puskesmas tersebut demi kenyamanan dan keselamatab masyarakat berobat ke Puskesmas Pembantu tersebut.

“Pak. Tolonglah disampaikan kepada Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Dairi agar Puskesmas di desa kami ini diperbaiki agar masyarakat yang mau berobat nyaman ke Puskesmas itu”. kata B.Sembiring kental dengan logat bahasa Karo.

Bidan Desa yang bertugas di Puskesmas Pembantu tersebut, Mira Ginting ketika ditanya tentang kondisi Puskesmas tersebut dengan suara berat dan parau menjawab itulah kondisi Puskesmas tempat dia bertugas melayani masyarakat.

“Inilah Pak kondisi Puskesmas kami. Bapak lihat sendiri kiri, kanan dan belakang di kelilingi tanaman tua sehingga jika Saya sendiri di sini selalu was was dan sedikit cemas karena samping kiri kanan tidak terlihat”. ucap Mira Ginting dengan nada terpotong potong.

Hal senada di sampaikan Kepala Desa Ujung Teran, Baik Manik kepada koranjokowi.com supaya Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Dairi segera memperhatikan kondisi Puskesmas tersebut karena demi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, karena Dana Desa tidak dapat dialokasikan untuk perbaikan Puskesmas Pembantu tersebut.

“Seperti kita lihat sendiri kondisi Puskesmas Desa kami sangat memprihatinkan khususnya jalan masuk ke Puskesmas ini. Harapan kami Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Dairi segera memperhatikan kondisi sebenarnya Puskesmas ini demi pelayanan kesehatan kepada masyarakat”. kata Baik Manik.

Bidan dan Kepala Desa Ujung Teran Kecamatan Tigalingga mewakili masyarakat Desa Ujung Teran menyampaikan salam kepada TIM Koranjokowi.com.

“Sampaikan Salam Kami Pak, Salam Sehat”. kata mereka serentak.

Setelah membaca laporan wartawan KoranJokowi.com – Korkab. Dairi, Delon Sinaga ini, muncul dalam benak Saya jika semua diatas tidak segera direalisasikan selayaknya pihak Pemkab Dairi bahkan Presiden Jokowi  membuat Surat edaran kepada seluruh warga agar kiranya untuk sementara warga kecamatan Tigalingga DILARANG SAKIT DAN DILARANG HAMIL!, gitu aj kok Repot. (Red-01/Delon S)

Tentang RedaksiKJ 1421 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan