SELAMAT DATANG AHOK : “WAMEN ATR/BPN BIDANG PERCEPATAN SERTIFIKASI LAHAN REGISTER”. AHAHAHAH….!

SELAMAT DATANG AHOK : “WAMEN ATR/BPN BIDANG PERCEPATAN SERTIFIKASI LAHAN REGISTER”. AHAHAHAH….!

KoranJokowi.com, Bandung: Saya ingat Desember 2019 lalu Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil menyebut akan menambah satu staf ahli khusus dalam menangani ‘Mafia Tanah’ yang masih menjadi persoalan di sektor pertanahan nasional.

Dengan rencana penambahan staf ahli menteri bidang mafia tanah ini, yang hugs Saya tidak paham bagaimana kelanjutannya, Kementerian ATR/BPN akan memiliki total 4 jabatan staf ahli menteri.

Karena menurut Sofyan saat itu, terdapat tiga jabatan staf ahli di Kementerian ATR/BPN, yakni:

  1. Staf Ahli bidang Landform dan Hak Masyarakat Atas Tanah,

2.Staf Ahli bidang Masyarakat Adat dan Kemasyarakatan, serta

3.Staf Ahli bidang Ekonomi Pertanahan.

Sofyan juga saat itu menjelaskan bahwa penanganan mafia tanah dilakukan dengan menjalin kerja sama Polda setempat. Dengan kerja sama tersebut, kepolisian dapat menangkap dan menindak tegas langsung mafia tanah yang kedapatan memiliki sertifikat palsu.

Sudah hampir setahun ini saya tidak paham bagaimana kelanjutannya, kalau belum maka saya mewakili Relawan Jokowi mengusulkan kepada Presiden Jokowi cq.MenteriATR/BPN, al:

1.STAF AHLI BIDANG MAFIA TANAH HARUS DARI TNI/POLRI, bukan dari internal Kementerian. Sehingga terjaga Profesionalitas, independen dan jauh dari konflik kepentingan (conflict interes)

2.MENTERI ATR/BPN HARUS MEMPUNYAI WAMEN BIDANG SERTIFIKASI LAHAN REGISTER. Untuk pilot-project, Wamen ‘turun langsung’ ke Lampung karena masih ada 19.506 hektar lahan yang telah dihuni warga sejak tahun 1950-an ‘belum juga’ disertifikasi sedangkan mereka setia membayar PBB, tahun 2019 lalu mereka menyumbang min Rp.700-an juta dari 19.506 hektar lahan Itu.

Dan pastinya masih ada ratusan ribu hektar bahkan jutaan hektar Indonesia yang ‘terlunta – lunta’ !

Juga kami berharap Wamen ini berasal dari TNI/Polri dengan alasan sama seperti poin-1 diatas.

Atau jika memang diperlukan bapak Presiden dapat memilih AHOK BTP untuk duduk dikursi Wamen ini. Dia pasti paham mengapa bapak memilihnya. Dan AHOK tidak mungkin menolaknya.

Yang setuju, silahkan angkat tangan !

Ahahah..

SELAMAT DATANG AHOK, “WAMEN BIDANG SERTIFIKASI LAHAN REGISTER”, ‘ Ayo Pak Dhe, Gaspol. (Red-01/Foto.ist)

Check it dot,

PRESIDEN JOKOWI MOHON SAMPAKAN SALAM KEPADA MENTERI ATR/BPN AGAR KELUARKAN PERMEN TENTANG SERTIFIKASI 19.506 HEKTAR LAHAN REGISTER DI LAMPUNG SEBELUM AKHIR TAHUN 2020, “AYO GASPOL PAK DHE !”

 

Tentang RedaksiKJ 1203 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan