LEMBAGA KEDAULATAN PANGAN NUSANTARA SIAP BERMITRA DENGAN KEMENTAN DALAM DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI

LEMBAGA KEDAULATAN PANGAN NUSANTARA SIAP BERMITRA DENGAN KEMENTAN DALAM DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI

Koranjokowi.com, Kota Bekasi Jabar :

Pemerintah memiliki Program memberikan dan menyediakan  pupuk bersubsidi kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Kementerian Pertanian (Kementan) mengawal dan membenahi sistem pendistribusian pupuk bersubsidi tersebut agar memenuhi enam prinsip yang disebut 6T. yaitu : TEPAT JENIS, TEPAT JUMLAH, TEPAT HARGA, TEPAT TEMPAT , TEPAT WAKTU & TEPAT MUTU.

Untuk memastikan penyaluran pupuk berjalan dengan optimal  dan Tepat sasaran di butuhkan kerjasama dengan beberapa organisasi yang peduli dengan Petani Ungkap Agusnadi – Ketua LKPN  (Lembaga Kedaulatan Pangan Nusantara ) melalui konferensi seluler (19/3) lalu

See the source image

Rocky Tobing selaku Dewan Pembina LKPN ikut bersuara, “Kita akan bermitra dengan Kementan RI ,  karena LKPN memiliki Angaran Dasar dan Rumah Tangga  yang sesuai pasal 8 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi LKPN maka siap menjadi mitra-kerja Kementan RI dimasa mendatang sebagaimana Tugas Pokoknya di nomor 1 b yang berbunyi:

Membantu dan mempejuangkan untuk mendapatkan kemudahan kepada seluruh insan Petani, Peternak dan nelayan yang membutuhkan berbagai fasilitas ketersediaan:

1.Benih / bibit Pertanian, Peternakan dan Perikanan dan Kelautan

2.Pupuk

3.Pakan dan obat obatan

3.Peralatan dan mesin Pertanian, Peternakan dan Perikanan dan Kelautan

4.Teknologi

5.Panen dan pasca panen

6.Pengolahan dan pemasaran / hasil

7.Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.

See the source image

“Sosialisasi program program pemerintah khususnya Kementan RI harus dikawal sehingga 6-T itu tercapai dengan baik”, tambah Rocky

Pemerintah memiliki Aturan  untuk  para petani yang ingin mendapat pupuk bersubsidi ini maka para petani diharuskan memiliki kartu tani yang terintegrasi dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). “Kartu Tani tersebut berisi mengenai kuota yang sesuai dengan kebutuhan petani serta tergantung dari luas lahan yang dimiliki setiap petani.tapi di lapangan banyak petani yang tidak memiliki Kartu  Tani , karena kebanyakan petani saat ini sewa lahan , bukan pemilik, itu masalah yang terjadi dilapangan”, tambah Agus.

Ditambahkan Surisman – Sekretaris Jenderal LKPN , akan  berupaya  membantu seluruh petani, khususnya yang begabung dengan LKPN, “Kami  akan  mendorong dan mengawasi serta berusaha untuk mengoptimalkan kebutuhan pupuk bersubsidi petani yang tersedia di tiap-tiap kabupaten dan kota melalui pengurus LKPN yang ada dikabupaten/kota dan kecamatan. Lalu LKPN akan mendidik dan membuat pelatihan untuk membuat pupuk sesuai kebutuhan  petani agar mampu  membuat  sendiri , LKPN juga mendorong distributor dan kios untuk mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi.

LKPN didirikan dengan Tujuan:

1.Menjadi Mitra Pemerintah menjadikan Indonesia berdaulat pangan serta menjadikan Indonesia Menjadi Lumbug Pangan Dunia .

2.Menjadi Mitra Pemerintah Untuk Menjadikan Rakyat Indonesia sebagai bangsa yang mampu mengelola usaha Pertanian, Peternakan, Nelayan dan Kelautan serta memajukan Pertanian, Peternakan, perikanan dan kelautan yang langsung dikelola dari rakyat, dikembangkan oleh rakyat, dan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“LKPN akan menjadi garda terdepan untuk membantu pemerintah menjaga ketahanan pangan menuju Negara yang berdaulat pangan, dan lewat Kartu Tani diharapkan kebutuhan Pupuk masyarakat Petani bisa terpenuhi “, tutup Agus.

Insyaallah !

(Red-01/Sur/Foto.ist)

Lainnya,

Agusnadi – Ketum LKPN Dukung G20 Bali Tahun 2022 – KORAN JOKOWI

Tentang RedaksiKJ 3070 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan