Kabar Pekan baru (63), ” 35 Raja SE – Nusantara dan Luar Negeri Hadiri Haul 1 Tahun Kerajaan Air Tiris “

Kabar Pekan baru (63),

” 35 Raja SE – Nusantara dan Luar Negeri Hadiri Haul 1 Tahun Kerajaan Air Tiris “

KoranJokowi.com. Pekanbaru. Riau:

Bertempat di Balai Room Seri Komplek Istana Darul Rahmad Diradja Airtiris Melayu Kampar Pondok Patin H.M Yunus Jl. KH. Nasution, Dimulai pukul 09.00 Wib. dilaksanakan Haul 1 tahun DiRaja Air Tiris Melayu Kampar. Selasa (15/11/2022). Pada hari sebelum nya yaitu Hari Senin (14/11) juga diadakan Penobatan Mufti DiRaja Airtiris Melayu Kampar yang diiringi dengan Sholawat Nabi serta Sumpah dan Janji dihadapan Paduka Duli Yang Mulya – H.M Yunus Abdulah Rahman Syah Al Haz DiRaja Air Tiris Melayu Kampar.

Selanjutnya juga dilaksanakan Penobatan dan tepung tawar para Panglima Kerajaan Air Tiris diantaranya, Datuk Lima Puluh, Batin Tenayan, dan sejumlah Panglimo yang terdiri dari anak jati Melayu Riau.

Diantaranya, Panglima Gerakan Anak Melayu (GAM) Riau Dt. Syamsul Bahri, Panglimo Tinggi Melayu Riau (PMR) Dt. Afrizal Anjo, Sekjen Angkatan Muda Sriwijaya (AMSRI) Adi rachmadiansyah, Dt. Asman Selaku Panglimo Pagar Negeri Bumi Riau (PNBR) dan beberapa Datuk dari Pemuda Melayu Nusantara (PMN) dan lainnya.

Hari ini juga Paduka Raja HM.Yunus, Menyemat kan Pin Kerajaan pada semua tamu yang hadir tak terkecuali kepada saya, Stafsus Koran Jokowi.com Kota Pekanbaru – Daeng Johan, Ini menandakan bahwa paduka Raja dekat dengan siapa saja tanpa memandang dari suku atau pun ras .

Dalam keterangan persnya Raja Kerajaan Air Tiris mengatakan, ” Acara ini adalah acara ulang tahun Kerajaan Air Tiris Kampar Riau yang baru bangkit dua tahun belakangan, jadi kita buatlah ulang tahunnya yang pertama,Alhamdulillah, berkat do’a masyarakat Riau khususnya masyarakat Kampar Air Tiris membuatnya membuming dikenal. Saat ini Raja Kerajaan Nusantara bahkan Dunia telah konfirmasi datang sebanyak 35 orang, ” ungkap Raja Kerajaan Air Tiris tersebut.

Paduka Yang Mulia SB H.M Yunus juga mengucapkan terima kasih kepada panitia beserta anak kemenakan terkait persiapan penyambutan tamu yang datang baik Nasional maupun Internasional.

” InsyaAllah acara jni akan kita adakan setiap tahunnya, mengingat para Datuk Datuk Kenegerian Air Tiris meminta Pelaksanaan Haul kedepannya dilaksanakan diadakan di Mesjid Jamik Air Tiris, ” ungkapnya.

Lebih lanjut dalam keterangannya Raja Kerajaan Air Tiris juga sudah mempersiapkan Istana Hinggap untuk pelaksanaan Haul kedepan, dengan mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya masa Pandemi Covid 19 yang masih belum berakhir, karena akan dihadiri oleh perwakilan 10 Negara.

Paduka Yang Mulia SB H.M Yunus juga menambahkan, ” Berdirinya Kerajaan Air Tiris ini seperti membangkitkan Batang Terendam, bagaimanapun Kampar itu (Muara Takus) adalah Melayu pertama yang lahir kemudian menyebar kepenjuru dunia. Saya (Paduka Raja H.M Yunus) tidak pernah bermimpi dan bercita-cita menjadi seorang Raja akan tetapi ada semacam Konsultan Kerajaan yang datang Kepada Saya. Pertama-tama Saya ditawari menjadi Sultan di Negri Seberang (Masih di Provinsi Riau) akan tetapi itu tidak mungkin,Tetapi apabila dilihat dari Historis Sejarah bahwa Bengkalis dan Siak mempunyai Datuk yang Empat berasal dari Air Tiris Kampar. Keluarga Datuk 50 sudah dari Tahun 1980 (Lebih kurang 30 Tahun) mengkaji Keturunan-Keturunan dari Saya, itu awal mulanya. Empat Tahun belakangan ini Keluarga Datuk 50 kembali datang meminta serta mengakui bahwa Saya sebagai Keturunan Raja Siak 1.Karena Saya sudah dimasukkan menjadi Keluarga Besar Datuk 50 di Dumai yang ber induk di Bengkalis,Pada saat itupun saya masih menolak menjadi Raja”, masih kata beliau

” Bermulanya Kerajaan Nusantara ini adalah dari Kampar, bahkan sejarah dari Manuskrip yang Paduka dapatkan bahwa Kerajaan dari Philipines, Thailand, Johor, Malaka itu berasal dari tokoh – tokoh Kampar, ” ungkapnya.

Diakhir keterangannya Paduka Yang Mulia SB H.M Yunus Abdullah Rahmad Syah Al Haz juga mengatakan bahwa Raja yang lahir sekarang ini bukanlah sebagai penguasa, melainkan lebih kepada adat, adab, dan ahlaq, serta berpesan agar memupuk dan menjaga persatuan dalam bingkai NKRI

Dari sumber yang dapat dipercaya,Kerajaan Air Tiris ini sudah 235 Tahun tertinggalnya,Lebih Tua dari Pada Raja Siak Sri Indrapura.Dahulu kala Kerajaan Air Tiris ini adalah Sentralnya. Di Negara Philipina,Thailan,Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Brunai Darusallam Raja-raja disana menurut Sejarahnya berasal dari Air Tiris.

Di Kampar juga ada istilah Adat yaitu Soko,Pusoko,Lembago.Datuk Raja Melano mengatakan kecuali Paduka Raja H.M Yunus yang diangkat menjadi Raja baru diperbolehkan berdaulat Raja,Asal jangan Dia yang meminta”.Ungkap Paduka H.M Yunus mengulangi perkataan Datuk Raja Melano yang sekarang sudah Almarhum.

“Soko,Pisoko,Limbago.Raja Lahir Itu Perkataan Alam,Alam Yang Meminta”.Tutup Paduka Raja.

(DaengJohan/Foto.ist)

Lainnya,

Kabar Pekan baru (62), “SORGUM DI RIAU, TANDA KEBANGKITAN ALTERNATIF PANGAN ATAU TANDA TANYA? – KORAN JOKOWI

 

Tentang RedaksiKJ 3833 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.