“MASK DAY, MAY DAY !, AKSI ASIK BEBASKAN GUNATA PRAJAYA HALIM & WAHAB HALIM”

 “MASK DAY, MAY DAY !,

AKSI ASIK BEBASKAN GUNATA PRAJAYA HALIM & WAHAB HALIM”

PN.Kota Bekasi, Rabu. Tgl. 8 Mei 2024, Pkl.10.00-Selesai

Koranjokowi.com, Alwanmi, Hukum :

Presiden Joko Widodo , Jaksa Agung & Menteri ATR/BPN juga TNI/Polri mempunyai semangat yang sama dalam Penegakan hukum termasuk meminimalisir Konflik agraria dan pembasmian para mafia tanah, mafia peradilan dsb dalam menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. Harus satu sikap, yaitu kesamaan semangat menjadi negara maju, modern, dan sejajar dengan negara-negara adidaya di dunia. Salah satu semangat terdasarnya adalah semangat melawan korupsi, melawan mafia tanah, mafia peradilan, penegakkan hukum yang ber-keadilan, dsb. Maka menjadi kewajiban kita semua untuk mendukung semangat ini.

topeng bali

Bahkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014 lalu kerap mengatakan bahwa Mafia tanah hanya menyulitkan masyarakat , kalau  masih ada mafia atau yang mem-bekinginya silakan saja ‘di-gebuk. Termasuk dalam hal  penyelesaian konflik agraria. “Atas semangat ini maka kami, Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Red: Alwanmi) dan Alumni Saint Yoseph Vincentius Jakarta (Alumni134) pastinya wajib mendukung kinerja Kejaksaan Agung, Kementerian ATR/BPN, TNI, Polri, para aktifis, dan masyarakat untuk memberantas mafia tanah,  memberantas mafia peradilan, mendukung penegakkan hukum yang adil dan beradab”, demikian Arief P. Suwendi , KordNas Alwanmi melalui seluler (3/5) lalu.

Juga Alwanmi dan Alumni, masih kata Arief,   meng-apresiasi semangat dari Jaksa Agung –  ST Burhanuddin sejak dilantik Oktober 2019 lalu yang akan  menggunakan tangan besi untuk menindak oknum jaksa yang bermain perkara.  “Saya akan menggunakan tangan besi untuk bertindak tegas, jika ada jaksa yang main-main dalam penegakan hukum dan penanganan perkara. Tolong dihentikan atau saya yang memberhentikan Saudara!”

Masih kata Arief lagi, adapun keberpihakan semangat Presiden dan Jaksa Agung kami tuangkan dalam kasus Gunata Prajaya Halim, Dewan Redaksi Koranjokowi.com dan Ayahanda – Wahab Halim (85 thn) sebagai ‘pintu masuk (main-gate). Ini terbukti adanya kepanikan pihak terkait  kasus ini pasca Aksi Senyap Jilid-1 & jilid 2 waktu lalu di PN Kota Bekasi. Namun Arief tidak menjelaskan secara terbuka atas adanya kepanikan ini.

Saat diminta tanggapan atas hal ini, Gunata Prajaya Halim mengatakan, tidak satu pun dari sila-sila dalam Pancasila yang bertentangan dengan ajaran agama mana pun. Baik ajaran agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu semua mengajarkan kebaikan, termasuk mengenai keadilan dan kasih sayang sesama manusia. Termasuk tentang keadilan semua ada dalam kitab suci masing – masing. Agama mana pun selalu mengajarkan soal keadilan dengan kalimat yang berbeda namun muaranya sama. Pentingnya menegakkan hukum, kebenaran, keadilan di antara sesama manusia selalu diajarkan oleh setiap agama. Maka saya dan ayah saya (Wahab Halim) yakin bahwa tuntutan penjara kepada saya oleh JPU selama 5 tahun boleh disebut ‘dipaksakan’ , dibuat-buat dan fitnah keji”

Gunata yakin atas Kuasa Tuhan maka dia dan ayahnya yang tahanan kota sejak Januari 2024 ini akan bebas murni dari segala fitnah dan tuduhan, “Benar yang disampaikan teman teman aksi selama ini bahwa Tuhan Maha Pelindung , dengan mengisahkan ceritera Nabi Musa, dia mampu membelah laut karena kuasa Tuhan dan kemudian menenggelamkan Firaun dan bala tentaranya tiada tersisa. Namun Tuhan Maha Pemurka, salah satunya murka kepada penduduk Kota Sodom, sehingga malaikat pun diminta Tuhan mengangkat kota Sodom setinggi awan dan menghempaskannya ke bumi hingga hancur dan tiada tersisa. Maka Jangan paksakan kami dipenjara, bebaskan kami sebelum Tuhan Murka, demikian Gunata mengakhiri tanggapannya

Sebagaimana diketahui, dalam Perkara Pidana Nomor: 25/Pid.B/2024/PN.Bks. Pada Pengadilan Negeri Kota Bekasi dan berdasarkan Surat Dakwaan dengan Register Perkara PDM-06/II/BKASI/01/2024, tertanggal 15 Januari 2024 yang didasarkan pada Surat Dakwaan ALTERNATIF, Gunata Prajaya Halim dan Wahab Halim didakwa melakukan Tindak Pidana Pemalsuan dan/atau Memberikan Keterangan Palsu sebagaimana diatur dalam ketentuan Pertama Pasal 266 Ayat (1) KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Halaman 3 dari 82 atau Kedua Pasal 263 Ayat (1) KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Sehingga JPU Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dengan Nomor Register Perkara PDM-06/II/BKASI/03/2024 menuntut hukuman 5 tahun penjara tanggal 17 April 2024 lalu di PN Kota Bekasi

Tari Topeng Endel. (Wikimedia/Sudanto Ponco Sularso)

 “Semua kita persiapkan dengan matang, aksi demo itu tidak harus selalu serius apalagi rusuh, Alwanmi dan Alumni mempunyai ciri khas untuk ini. Semua telah gamblang disampaikan saat Pledoi tgl. 24 April lalu, dimana salah satunya disebut bahwa Gunata keberatan terhadap keterangan dari Saksi – initial AP , dengan bantahan (1). Tidak ada bangunan yang berdiri diatas tanah milik initial KP, (2).  Pagar dibangun diatas tanah milik Terdakwa II Wahab Halim sendiri pada saat Terdakwa II Wahab Halim membeli tanah dengan AJB tahun 1989 baru kemudian dibangun pagar dan lokasi tanah KP dengan tanah milik Para Terdakwa berbatasan/bertetangga. Sederhana saja, lalu salah Gunata dimana?”, demikian WW.Bibib, selaku Kord.Alumni134 yang juga Dewan Redaksi Koranjokowi.com menanggapi.

Ditambahkan Bibib, seharusnya kasus seperti ini harus PTUN dahulu baru masuk ke Pidana sehingga putusan PTUN itu yang menjadi rujukan. Maka wajar jika kita punya asumsi jika dengan pasal pasal yang digunakan ini memang sengaja untuk ‘menjerat Gunata & ayahnya untuk membayar atas apa yang tuduhkan adanya over-lapping. “Gunata juga seolah dipaksa membayar. Ini sudah dikatakan Gunata sejak awal jika memang perlu dia sudah menawarkan diri untuk mengembalikan tanah yang dianggap over-lapping.Seharusnya ATR/BPN Kota Bekasi menengahi, membela bukan sebaliknya apalagi meminta Gunata membayar adanya Over-lapping itu.

`           Saat di acara Tanda Kasih Gunata Untuk 100 Fakir miskin dan Lansia, dikediaman Gunata di Cikiwul , Kota Bekasi (21/4) lalu, Sekjend Alwanmi, Ir.Chrisman A.Simanjuntak pun memberikan tanggapan sebagai berikut, “ Sebagai orang awam pun pasti bertanya, jika dokumen Wahab Halim yaitu SHM No. 2607 disebut bermasalah bagaimana bisa pihak Bank Mandiri menerima sebagai agunan kredit senilai Rp.300 juta sejak tgl. 31 Agustus tahun 2007 sampai sekarang?, yang kemudian kredit agunan tersebut di bank berubah nama menjadi Gunata Prajaya Halim pada tahun 2016 dikarenakan Wahab Halim (ayah Gunata Prajaya Halim) sudah usia sepuh. Logikanya bagaimana sih, jika bermasalah kok bisa jadi agunan, kan gitu. Hallo BPN, Hallo Bank mandiri !?”

Sebagai kordinator event, Anggiat ‘Abunawas’ Sugiatto yang juga Stafsus Koranjokowi.com & Wakil Humas Bd.EO Alwanmi menyampaikan bahwa peserta aksi sudah punya ‘jam terbang sejak menjadi Relawan Jokowi-Ahok thn.2013, “Kita profesional dan tertib aturan, surat pemberitahuan setiap aksi selalu kami  sampaikan ke Polres Bekasi & PN.Bekasi sebagai ‘pemilik halaman aksi. Setiap aksi kami punya kode sendiri sehingga pihak keamanan dapat mendeteksi jika ada penyusup. Juga peserta aksi menyediakan plastik sampah, kami mohon maaf jika dalam setiap aksi membuat kemacetan karena banyak pengendara menghentikan kendaraan untuk menonton aksi. Kami juga berkirim surat Ke Presiden melalui Kantor Staf Presiden, Kejagung, Menteri ATR/BPN, Komisi Yudisial, Ombudsman,  Kajati Jabar, Kejari Kota Bekasi dan lainnya. Insya Allah hari Selasa 7 Mei kami audiensi dengan KSP, Jampidum, KY, dan ATR/BPN. Mudah-mudahan terealisasi . Ini bukan sekedar aksi, namun gerakan moral para relawan yang mayoritas pekerja media dalam mendukung INDONESIA EMAS 2045. Mulailah dari PN Kota Bekasi, Bebaskan Gunata dan ayahnya, titik !”, tutup Giat 

Sebagai Penutup, Arief menambahkan bahwa Alwanmi bersama Alumni134 akan terus mengawal kasus ini hingga ke-2 nya Bebas Murni, bahkan untuk Aksi Senyap Jilid-III, Rabu tgl. 8 Mei 2024 di PN Kota Bekasi telah dipersiapkan tema, “MASK DAY, MAY DAY !, dimana akan ‘dihadiri’ wajah Presiden Joko Widodo, Jaksa Agung – Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H.M.M dan Menteri ATR/BPN.RI – Mayor Inf. (Purn.H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc.M.P.A.M.A.  

Atas banyaknya atensi dan simpati diluar Alwanmi dan Alumni, Arief menegaskan, “Kami mohon maaf kepada para relawan dan aktifis lain yang ingin bergabung aksi , untuk sementara kami batasi jumlah pesertanya. Insya allah untuk aksi jilid selanjutnya kami akan sertakan”, tutup Arief.

Mask day, May Day !, …..

Mask day, May Day !, …..

Mask day, May Day !, ……

Bekasi, Tgl. 3 Mei 2024.

Hormat kami,

Kord.Nasional ALWANMI

Pimp.Umum/Redaksi Koranjokowi.com

ARIEF P. SUWENDI

Sek.Jenderal Alwanmi

Dewan Redaksi Koranjokowi.com

IR. CHRISMAN A.SIMANJUNTAK

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya

(Silahkan klik tautan ini)

Gambar Tanda Panah Melengkung - (546x596) Png Clipart Download

@koranjokowi.com

Link Tiktok dibawah ini sudah dimakan ‘hantu’ sejak tgl.19 Maret 2024 lalu, ngeri ya.

@koranjokowi

Diary Relawan Jokowi: KONGRES RELAWAN JOKOWI SEDUNIA 2013, BANDUNG. “Koranjokowi.com & Alwanmi”

Tentang RedaksiKJ 3833 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan