Kabar Lampung (47), “BANCAKAN MELALUI PARALEGAL DI DANA DESA KAB.LAMTENG”

Kabar Lampung (47),

“BANCAKAN MELALUI PARALEGAL DI DANA DESA KAB.LAMTENG”

Koranjokowi.com. OPini:

Kab.Lampung tengah,terdiri dari 28 kecamatan dan sekitar 310 Kampung dan kelurahan yang  sejak tahun 2015- 2022 program dana desa sudah digulirkan untuk pembangunan di desa desa diseluruh Indonesia.Tapi apakah tidak ada penyimpangan?,jawabnya, Ada !, hal ini dibuktikan adanya anggaran yang tidak dianggarkan namun di buat anggaran pada pelaksanaan nya di desa masing masing . Mengingat dana desa yang begitu besar nilainya mencapai puluhan trilyun setiap tahunya .Dengan anggaran begitu besar bisa membuat pejabat terkait akan tergoda untuk melakukan tindakan yang tidak harus nya terjadi.Seperti korupsi dan nepotisme atau di kenal dengan istilah KKN.

Konspirasi menggerogoti dana desa bukan hal baru dan tidak mustahil ,dengan banyaknya item pekerjaan yang di buat bisa menimbulkan manipulasi dilakukan para kades dan pejabat terkait yang ada diwilayahnya . Di Kab.Lamteng pun ada dikenal  program dana desa atau DD, ada istilah yang dituangkan didraf anggaran seperti anggaran Paralegal dan pelatihan pelatihan tim pelaksana kegiatan yang di singkat TPK. Khusus anggaran Paralegal melibatkan institusi pengawasan dari yudikatif dan kepolisian ,hal ini terjadi sejak digulirkan dana desa 2015 hingga 2022.

Foto

Dari pantauan koranjokowi.com disejumlah desa yang ada disini, bangunan jalan penetrasi atau lapen yang di bangun menggunakan anggaran DD tidak banyak yang tersisa sebagian besar jalan yang di bangun sudah rusak dan banyak yang kembali seperti belum di bangun. Jalan jalan tersebut kebanyakan tidak sesuai standar analis , kebanyakan dikerjakan asal asalan. Ini bisa di simpulkan jika demikian dana desa yang di terapkan kurang dari 50%. Martono,mantan perangkat desa disalah satu desa  mengaku pernah terlibat dalam pekerjaan dana desa,dia mengatakan di dalam program dana desa sangat rentan terjadi penyimpangan .Bentuk penyimpangan yang sangat kasat mata pelaksanaan program pembangunan pisik seperti jalan penetrasi atau lapen ,sangat mudah di manipulasi,ia mencontoh kan di dalam Rab,rencana anggaran belanja seperti aspal dianggarkan, dalam 1000 m x3 meter jalan di dalam RAB di sebut menghabiskan aspal 55 drum.Pada kenyataanya hanya digunakan sekitar 30-40 drum aspal, belum lagi baru split dan pasir juga di kurangin ketebalannya.

Hal yang sama juga di katakan Suyitno warga kampung kota gajah Lampung tengah,menurut nya kondisi jalan lapen yang di bangun menggunakan dana desa tidak tahan lama pekerjaannya tidak sesuai standar terkesan asal jadi. Kalau di lihat dari kenyataanya hampir semua jalan lapen yang di bangun sejak tahun 2016 hingga 2019 nyaris tidak berbekas hanya sebagian yang masih bagus itu juga tidak ada 20% dari total seluruh volume yang di bangun. Ini ada indikasi banyak anggaran DD yang di gelontorkan banyak yang disimpangkan.Salah satunya dana paralegal dan dana pelatihan yang di lakukan berulang ulang, semua itu menghabiskan anggaran dan hasilnya tidak jelas kata Suyitno. Khusus DD 2020-2022 pekerjaan pisik dipangkas dialihkan ke BLT penanggulangan dampak krisis akibat Covid 19 .

(Farizal/Foto.ist)

Lainnya,

Kabar Lampung (46), ” DANA STADION PUNGGUR UNITED MASIH MISTERI ?”

Kabar Lampung (46), ” DANA STADION PUNGGUR UNITED MASIH MISTERI ?” Koranjokowi.com. Lampung : Adanya pembangunan sarana olah raga sepak bola,seperti Stadion mini, tentunya diharapkan bisa meningkatkan semangat dan gairah untuk berolah raga dan berlomba […]

Tentang RedaksiKJ 3833 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan