Selamat Jalan, ROMO HERRY PRIYONO …

Selamat Jalan, ROMO HERRY PRIYONO …

Kabar Duka, Seorang Sahabat Seperjuangan Wafat.
RIP Romo Herry kepergian Romo Herry Priyono, SJ.

Romo Herry kami biasa memanggilnya di komunitas Institut Sosial Jakarta. Sedih dan kaget sekali mendapat kabar sahabat yang baik ini kembali rumah Allah di surga menjelang Natal. Rupanya Romo Herry sudah lebih dulu menjumpai Sang Bayi Natal bersama para Kudus di surga . Saya mengenal beliau semenjak masih di Institut Sosial Jakarta (ISJ). Almarhum adalah kawan seperjuangan dan mentor yang baik. Bersama Romo Herry saya belajar bagaimana menganalisa situasi sosial politik dan pemiskinan oleh struktur kekuasaan.

Romo Herry juga adalah guru saya menulis fakta dan membongkar fakta dalam melakukan advokasi bersama warga miskin di Jakarta. Bersama Romo Herry, saya belajar membongkar fakta penindasan yang dialami para korban. Saat saya menikah dengan Tiarlin Apridawati Agatha , Romo Herry yang menjadi wali nikah kami pada misa pemberkatan nikah.

“Halo Tigor, bagaimana? Tigor apa kabar?” Romo Herry biasa menyapa saya saat bertemu di Sekolah Kanisius atau di STF Driyarkara atau juga di jalan sekitar Cikini. Selalu ada sapaan dan perbincangan tentang situasi faktual tentang kemanusiaan dan perjuangan. Terlalu banyak kenangan dan kecintaan pada orang kecil yang dibagikan oleh Romo Herry. Hidup dan kekuatannya diberikan pada cinta kemanusiaan dan orang kecil.

Suatu ketika, di tahun 1990-an Romo Herry marah besar pada sebuah rumah sakit swasta yang menolak seorang pemulung sakit. “Gila ini rumah sakit borjuis, tidak mau menolong orang miskin”, kemarahan Romo Herry ketika mengantar seorang pemulung yang sakit kritis dan akhirnya meninggal dunia. Begitulah cintanya Romo Herry kepada orang kecil.

Ahh terlalu banyak kenangan dan menyesakan kabar ini, tapi harus direlakan kepergiaannya. Selamat jalan sahabat, Romo Herry, sampai jumpa lagi kita di surga. Bahagia saya mengenal Romo Herry.

Sekilas Romo Herry Priyono.

Dr. B. Herry Priyono bekerja sebagai dosen tetap dan Ketua Program Studi Pascasarjana Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta. Sesekali menjadi dosen tamu dan penguji di beberapa universitas lain.

Ia mengampu mata kuliah ilmu-ilmu sosial, pengatar studi filsafat, filsafat politik, filsafat ekonomi, filsafat ilmu-ilmu sosial, metode penulisan tesis Magister, metode penelitian dan penulisan disertasi PhD, korupsi & anti-korupsi, dan masalah globalisasi.

Minat risetnya dalam bidang ekonomi-politik, teori sosial, dan sejarah pemikiran. Di paro pertama dekade 1990-an, ia bekerja sebagai peneliti utama dan Wakil Direktur Institut Sosial Jakarta (ISJ) yang aktif mendampingi kaum miskin kota dan melakukan advokasi bagi hak-hak dasar.

Di bulan Mei 1998, ia kebetulan berada di Jakarta dan membantu korban kerusuhan serta memetakan pola kejadian.

Romo Herry adalah sarjana filsafat lulusan STF Driyarkara, Jakarta, kemudian belajar sosiologi di University of the Philippines, Diliman, Quezon City, Metro Manila, sampai gelar MA. Pulang ke Indonesia dan belajar teologi sampai gelar sarjana di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Setela bekerja beberapa tahun, ia berangkat ke London, Inggris, untuk belajar ekonomi-politik dan teori sosial di London School of Economics and Political Science (LSE), lulus MSc (distinction), lalu melanjutkan studi sampai gelar PhD.

Ia penerima The Robert McKenzie Prize 1998 dari LSE untuk prestasi akademik.
Selain terlibat dalam berbagai forum internasional dan nasional, ia juga menulis dalam bentuk buku, bagian buku, artikel jurnal, dan opini di media nasional antara lain di Kompas dan internasional.

Astina, 21 Desember 2020

RIP

Azas Tigor Nainggolan,SH,Msi.

 

“Bang Azas Tigor Nainggolan Yth, dan para keluarga alm.Romo Herry Yth;  Kami atasnama KoranJokowi.com, Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia dan Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 turut berduka cita. Kehilangan seseorang yang sangat dicintai memang sangat menyakitkan. Namun, lebih menyakitkan lagi jika kita tidak bisa mengikhlaskan kepergiannya. Biarkan dia yang meninggalkan kita tenang di alam sana.  Semoga segala dosanya di ampuni oleh Tuhan, dan segala amal baik selama hidup beliau menjadi jalan ke surga-Nya, RIP,, aamiin .”

 

Tentang RedaksiKJ 1950 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. Azas Tigor Nainggolan,SH,MH; “MAFIA COVID 19 DI LAPAS/RUTAN & BANK TANAH UNTUK KEPENTINGAN SIAPA?” | KORAN JOKOWI

Tinggalkan Balasan