Dra. Jaleswari Pramodhawardhani, M.Hum, Deputi V/KSP.RI “HENTIKAN OPINI KONSPIRASI YANG MENGHAMBAT MEMERANGI TERORISME !”

Dra. Jaleswari Pramodhawardhani, M.Hum, Deputi V/KSP.RI “HENTIKAN OPINI KONSPIRASI YANG MENGHAMBAT MEMERANGI TERORISME !”

KoranJokowi.com, Bandung : Atas viralnya pernyataan , Abdullah Hehamahua – Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Enam Laskar FPI (TP3) yang mengatakan bahwa ada operasi intelijen terkait temuan teroris Condet punya atribut FPI. Dimana Abdullah juga curiga polisi sengaja merekayasa barang bukti penangkapan teroris Condet dan Bekasi, berikut pernyataannya, “ .. Operasi intelijen ini berupaya mengalihkan isu dan perhatian dari kasus terbunuhnya 6 laskar FPI di KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Kami sudah tahu soal itu lah, dari zaman Orba sampai sekarang. Kalau Anda mau yakin, baca disertasi Dr Busyro Muqoddas tentang operasi intelijen. Semua itu adalah operasi intelijen untuk mengalihkan perhatian soal TP3. Mengalihkan perhatian soal HRS, maka ada bom,” kata Abdullah Hehamahua lalu.

Ditempat terpisah, – Deputi V KSP – Dra. Jaleswari Pramodhawardhani, M.Hum memohon semua pihak agar tetap  memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian dalam membongkar jaringan terorisme sebagaimana peristiwa ledakan bom yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (27/3/2021).

Pernyataan tegas dan cerdas yang disampaikan Mba Dhani, panggilan akrab kami, secara langsung menjawab tudingan Abdullah Hehamahua diatas. “Aksi teror di Indonesia adalah nyata , tercatat 552 serangan teror pada 2000-2021, sebagian besar berhasil dibongkar oleh kepolisian antara lain juga melalui mekanisme pengadilan yang terbuka,” ucap Mba Dhani – Alumnus S1 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, S2 Universitas Indonesia  dan Pengarah, Tim Monitoring Pelaksanaan Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat Kementerian Dalam Negeri, 2019 – Sekarang

Karena itu, Mba Dhani meminta semua pihak termasuk TP3 untuk menghentikan opini konspirasi yang justru dapat melemahkan upaya pemerintah bersama-sama memerangi terorisme di Indonesia. “Hentikan pembentukan opini-opini konspirasi yang justru akan melemahkan upaya-upaya kita untuk bersama-sama memerangi teror,” katanya.’JLeebbb…!! (Red-01/Foto,ist)

Tentang RedaksiKJ 1194 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan