SOAL 213 KARYAWAN PT.SERD KENA COVID 19, BUPATI MUARA ENIM & BUPATI LAHAT HENDAKNYA ‘CLBK’ SAJA. 

SOAL 213 KARYAWAN PT.SERD KENA COVID 19, BUPATI MUARA ENIM & BUPATI LAHAT HENDAKNYA ‘CLBK’ SAJA. 

Koranjokowi.com, Sumsel : Sedang viral  manajemen PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) ,  Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rantau Dedap Kabupaten Muaraenim. Prov.  Sumatera Selatan , memasukkan 213  karyawannya yang positif terpapar Covid-19 dan melakukan Isolasi Mandiri di berbagai hotel/penginapan dan kontrakan di wilayah Kabupaten Lahat untuk isolasi mandiri (isoman).

Hal ini dianggap Pemkab dan Satgas Covid-19 Kabupaten Lahat, Sumsel ‘gegabah. bahkan Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang  bersama Kapolres Lahat akan memberikan sangsi kepada PT SERD dengan tegas.

Hal itu menurut Bupati Lahat  telah membahayakan kesehatan dan nyawa masyarakat Kabupaten Lahat. “Saya tidak ingin ada lagi warga Lahat yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 yang disebarkan karyawan perusahaan itu,” ucap beliau  (29/7/2021).

(Baron/Foto.ist)

CATATAN REDAKSI PUSAT

1.PT. Supreme Energy (SE) didirikan pada tahun 2007. Perusahaan ini diciptakan oleh para profesional dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang bisnis energi di Indonesia yang telah sangat aktif dan terlibat langsung dalam industri minyak & gas dan dalam pengembangan dan operasi panas bumi di Indonesia selama 40 tahun terakhir. tahun. Supreme Energy menandatangani PPA dengan PLN pada tahun 2012 untuk pengembangan tiga wilayah kerja panas bumi, dan salah satunya adalah PT Supreme Energy Rantau Dedap.

2.PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) didirikan pada tahun 2008 sebagai pemegang Izin Panas Bumi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Rantau Dedap (Dibawah kendali manajemen PT.SE , berlokasi di Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Pada awalnya, Supreme Energy Rantau Dedap merupakan konsorsium dari 3 perusahaan: PT Supreme Energy, Marubeni (perusahaan yang berbasis di Jepang) dan ENGIE (perusahaan yang berbasis di Prancis). Pada Desember 2017, Tohoku Electric Power Co. Inc. (perusahaan yang berbasis di Jepang) bergabung dalam konsorsium tersebut.

4.Total lahan proyek SERD ini mencapai 120 hektar, termasuk jalan akses jalur pipa sumur dan pembangkitan. Sampai saat ini, SERD telah mengeluarkan biaya sekitar USD 200 juta dan akan mengeluarkan tambahan investasi sebesar US$ ± 500 juta hingga Commence on Date (COD).

5.PLTP Rantau Dedap merupakan proyek nasional dan termasuk kedalam Program Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik 10.000 MW Tahap II berdasarkan PerPres No. 04 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 15/2010 jo.01/2012 jo. 21/2013.

6.Jika tercapai target 10.000 MW,diperiode tahun 2021-2025 yad, KoranJokowi.com meyakini Indonesia menjadi produsen listrik panasbumi peringkat dunia karena mampu  dan mengalahkan produksi Filipina >1.870 MW bahkan USA > 3.450 MW

…………………..

Punishmen kepada PT SERD layaknya dilakukan dengan Proporsional, Profesional & Ber-keadilan. Yang utama lagi ke 213 karyawan itu tidak salah. 

………………..

… Ibarat sepasang kekasih yang terpisah jauh , lakukan saja CLBK – Cinta Lama Bersemi Kembali, mungkin selama ini miskomunikasi atau ada pihak ke-3 yang tidak suka pasangan itu bersatu. Dengan catatan, selama mereka belum punya suami dan istri pastinya. ‘Ayee !

Nuhun

 

 

Tentang RedaksiKJ 1757 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan