Cinta Polri (89), ” POLRI HARUS BERTEMAN DENGAN NETIZEN GARIS LURUS “

Cinta Polri (89),

” POLRI HARUS BERTEMAN DENGAN NETIZEN GARIS LURUS “

Koranjokowi.com, OPini :

Sepekan lamanya kasus penculikan M Abil Al Abizar (14 bulan), yang sempat dibawa kabur oleh pasangan suami istri (pasutri) ke Sumatera Barat (Sumbar)  3 April lalu ini masih menjadi pembicaraan di Kab. Deli serdang Sumatera utara sebetulnya adalah tetangga yang sama-sama tinggal di Jln Nusa Indah Gang Melati Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang akhirnya ditemukan di salah satu Panti Asuhan di daerah Lubuk Basung Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu, (5/4/2023) sore.

Prosesnya demikian panjang bahkan peran media & sosia media pun cukup punya andil disini, tanpa komando semua mencari tahu dan saling mengabarkan

Apapun kita semua mengucapkan terima-kasih kepada Kapolsek Batang Kuis – AKP Syahrizal dan jajarannya yang telah bekerja keras salah satunya menjemput Abil ke panti asuhan tersebut Kamis (6/4) lalu.

KIni Abil telah berkumpul bersama orang tua dan keluarga besarnya, Alhamdulillahirabilalamiin.

https: img.okezone.com content 2023 01 01 338 2738188 ini-tampang-penculik-anak-pakai-bajaj-di-jakpus-4poIONsGSf.jpg

Tgl.7 Desember 2022 lalu, pernah juga terjadi penculikan kepada seorang bocah bernama   Malika Anastasya,  (6 thn)  oleh seorang pria pemulung inisial ‘Iwan Sumarno – IS  (46 th) dengan menggunakan bajaj di daerah Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Saat bereaksi seorang warga menanyakan siapa ‘IS’ yang membawa MA, Y menjawab bahwa dia adalah pamannya. Aksi  penculikan itu terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial. Dan. Kapolsek Sawah Besar – AKP Patar Mula Bona beserta jajarannya pun bergerak cepat kalau pun pencarian memakan waktu sekitar 10 hari.

Akhirnya, berkat kekuatan media & sosial media pula Selasa (27/12/2022), polisi pun  menemukan gerobag tersebut di kawasan Poncol, Senen. Rupanya, gerobag pemulung itu telah dijual terduga pelaku kepada orang lain sebesar Rp400 ribu dengan dalih membutuhkan uang untuk beli seragam sekolah.

Penculikan bocah oleh pria misterius dengan bajaj di Jakpus (dok. tangkapan layar)

Dia juga pernah tersandung kasus pencabulan pada 2014 lalu dengan vonis 7 tahun penjara. Diperkirakan baru sekitar 2021 dia bebas, ini bukti yang bersangkutan divonis dan menjalani hukuman wilayah Bandung.

Selain itu, polisi juga menemukan bahwa ‘IS’ sempat ditangkap oleh warga RW 5, Pademangan, Jakarta Utara pada Juli 2022 lalu karena kasus penggelapan motor.

Presiden Jokowi Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara)

Atas ke-2 hal diatas, kita bisa ambil kesimpulan bahwa dalam  mempertahankan reputasi dan kepercayaan masyarakat kepada Polri , tidak bisa berjalan sendiri apalagi belakangan ini citra Polri akibat kasus Ferdi Sambo, Tedi Minahasa dsb menjadi ‘cibiran’ publik  melalui Media, baik dalam konteks media berita  maupun media social.

Kepercayaan publik kepada Polri menurun drastis , jika antara awal tahun 2022 sekitar 68% maka diakhir tahun 2022 lalu mencapai 52% namun saat Sambo & Tedi disidangkan hingga Maret 2023 lalu sedikit meningkat menjadi 65- 70,8%. Kalau pun proses hukum Sambo & Tedi masih berjalan minimal Polri bolehlah sedikit berbangga

Jika saat ini jumlah anggota Polri di Indonesia sekitar 430.000 personil Polri, ini masih terbilang kurang dibandiing jumlah penduduk yang telah mencapai 260 juta dan tersebar di 74.000 lebih desa di seluruh Indonesia.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri tahun 2023 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/23). Foto Tribratanews.

Atas hal ini pula mau tidak mau Polri harus ‘berteman’ dengan ‘netizen garis lurus & sosial media’ agar opini  & stigma buruk Polri dapat diminimalisasikan , sekaligus mendukung kerja Polri dalam segala hal; apalagi ‘Polri Hatters (Pembenci Polri) dapat memainkan peran sosmed dalam hitungan detik untuk  ‘menumbangkan’ citra Polri setiap saat.

Jumlah Netizen nasional saat ini sekitar 120 juta, usia 10-56 thn sekitar 70%, berarti ada 84 juta. Jika saja 50%-nya adalah ‘Netizen Garis Lurus & Pro Polri’ dapat disiasati untuk kebaikan Polri mendatang. Dan, kami, Koranjokowi.com adalah bagian dari ‘Netizen Garis Lurus’ itu, eheheh.

Hormat kami kepada Kapolsek Batang Kuis – AKP Syahrizal & Kapolsek Sawah Besar – AKP Patar Mula Bona beserta jajarannya atas prestasi kerja diatas. Dan terima-kasih juga kami sampaikan kepada netizen yang terus kritis kepada Polri sebagai bagian amanah dari UUD 1945 pasal 28 tentang Kebebasan mengemukakan pendapat melalui sosial media.

(Hukum Mati Sambo & Tedi akan meningkatkan Kepercayaan Publik kepada Polri mendatang)

‘cayo !

(BudiDG/Foto.ist)

Lainnya,

Cinta Polri (88), “DENSUS 88 DIBUAT REPOT TERORIS UZBEK, DORR ! “

Cinta Polri (88), “DENSUS 88 DIBUAT REPOT TERORIS UZBEK, DORR ! “ Koranjokowi.com, Opini : Tiga dari empat warga Uzbekistan yang ditangkap oleh Densus 88 dan Dirjen Imigrasi minggu lalu, kemarin 10/04/23 melarikan diri dari […]

 

 

Tentang RedaksiKJ 3870 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan