Budi D.Ginting, #RepublikFabeliano, “PUPUK BERSUBSIDI LANCAR, PETANI PUN BISA TIK-TOKAN”

Budi D.Ginting, #RepublikFabeliano,
“PUPUK BERSUBSIDI LANCAR, PETANI PUN BISA TIK-TOKAN”
[NOTULEN RAPAT TERBATAS KABINET REPUBLIK FABELIANO]
.
Sifat: RAHASIA (Manusia Dilarang Baca!)
Perihal: Laporan Evaluasi Pupuk Bersubsidi Dunia Manusia (2024-2026) & Rekomendasi Pembentukan BKDPB2K2
Pimpinan Rapat: Panglima Kraken (Wapres Bidang Hewan Purba Sumut)
.
Hadirin Terbatas:
    1. Bro Kater (Menteri Pertanian & Keluarga Berencana)
    2. Jenderal Tavir (Menko Bidang KPK, Polisi & Kejaksaan)
    3. Opung Makar (Wapres Bidang KEK Simalungun–Asahan)
    4. Mbah Rebon (Menteri MBG & KopDes — Hadir via Zoom karena status Skorsing)
    5. Opung Badak Purba (Wakil Penasehat Presiden Khusus Hewan Purba Sumut): 
    6. Bro Lubud (Menteri Kehutanan  –  — Hadir via Zoom karena status Skorsing   )
    7. Kembar Babun 1 & 2 (Menteri Pekerjaan Umum & Khusus)
    8. Mama Mirah (Utusan Presiden Urusan PKK Hewan)
    9. Opung Binturong (Utusan Presiden Urusan Kebangsaan dan Dalihan Na Tolu)

I. PEMBUKAAN (Panglima Kraken)
“Selamat pagi rekan-rekan kabinet. Nama yang diberikan oleh Presiden Miss Pussy Noni kepada kita adalah “Tim 10 Keren Non-Nyantui”. Dan, atas perintah langsung dari Presiden Miss Pussy Noni, yang seharusnya rapat kali ini membahas tentang KARHUTLA 2026 dan usulan agar Menhut RI mundur  terpaksa kita rubah. Maka kali ini kita membedah laporan intelijen mengenai carut-marut Pupuk Bersubsidi (PB) di dunia manusia (Republik Indonesia) dari tahun 2024-Oktober 2026. Kita akan memilah mana yang baik untuk ditiru, dan mana yang busuk untuk dibuang, sebagai pondasi pembentukan badan baru bentukan Presiden.”, demikian Panglima Kraken – Cumi cumi Purba asal Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.
.
II. HASIL EVALUASI TATAKELOLA PS DI DUNIA MANUSIA (2024-2026)
A. 👍 HAL BAIK YANG WAJIB DITIRU 
    1. Peningkatan Kuota Agresif (Poin dari Bro Kater): Manusia RI pada tahun 2026 sangat berani menaikkan realisasi dan target kuota nasional hingga 9,55 juta ton demi mengejar swasembada pangan. Hingga September 2026, serapan mereka tembus 6,63 juta ton. Ini bagus untuk memastikan perut rakyat tetap kenyang.
    2. Payung Hukum Berlapis (Poin dari Jenderal Tavir): Mereka punya dasar hukum Perpres Tata Kelola No. 6 & 113 Tahun 2025, hingga aturan distribusi Lini I sampai Lini IV di Permendag No. 4/2023. Nanti akan kita pelajari lebih teliti.
    3. Penebusan Digital (Poin dari Mbah Rebon via Zoom): Penggunaan aplikasi iPubers/Rekan dengan modal KTP sangat modern dan memotong birokrasi kertas tua.

B. 👎 HAL BUSUK YANG HARAM DILAKUKAN (Jangan Sampai Lolos!):
    1. Penyakit Sawah Gaib e-RDKK: Pendataan manusia sangat kacau. Petani riil yang mencangkul sering terpental dari sistem karena masalah sinyal internet, sementara nama “Petani Hantu” yang fiktif malah terdaftar dan mendapat jatah.Ini harus diawasi sejak Ketua RW, Kades hingga dinas terkait.
    2. Gurita Mafia Modus Ganti Karung (Laporan Lapangan Opung Makar): Karena harga subsidi terlalu murah dibanding non-subsidi, terjadi permainan  harga yang gila-gilaan. Di wilayah Sumut (Deli Serdang & Hamparan Perak), mafia manusia mencuci pupuk subsidi warna pink menjadi putih, lalu bajunya diganti karung komersial demi dijual mahal ke perkebunan sawit raksasa.
    3. Skandal “Menguapnya” Jatah Desa: Di Madina (Mandailing Natal) per Oktober 2026, dari jatah 58 ton, yang sampai ke tangan petani cuma 10 ton. Sisa 48 ton menguap jadi asap di tingkat kios nakal tanpa ada tindakan tegas seketika.

III. REKOMENDASI TATA KELOLA KEPADA PRESIDEN MISS PUSSY NONI
Berdasarkan studi kasus di atas, jajaran Ratas sepakat bahwa urusan perut rakyat tidak bisa diserahkan ke birokrasi yang lambat. Maka, direkomendasikan pembentukan badan khusus yang berada langsung di bawah komando cakar Presiden:
.
Nama Badan:
BKDPB2K2
(Badan Koordinasi & Distribusi Pupuk Bersubsidi Bukan Kaleng-Kaleng)

Catatan :

“Kaleng-kaleng” alias amatiran. Di RI, banyak aturan berlapis tapi bolong di sana-sini; pupuknya sering hilang, datanya kacau, dan kemasannya mudah dirobek untuk dioplos mafia. Maka, BKDPB2K2 hadir sebagai antitesis. Badan ini menegaskan bahwa sistem di Republik Fabeliano dibuat dengan kokoh, anti-bocor, dan tidak bisa dipermainkan oleh spekulan.
Prinsip Kerja BKDPB2K2 di Republik Fabeliano:

    • Sanksi Tanpa HAM (Hak Asasi Manusia): Mengingat kita tunduk pada HAH (Hak Asasi Hewan), setiap pemilik kios atau birokrat yang berani menimbun pupuk subsidi atau memotong jatah Pak Kerbau, tidak akan disidang bertahun-tahun seperti di dunia manusia. Sesuai titah Presiden, HUKUMAN MATI atau dimasukkan kedalam rawa terdalam ditemani buaya buaya rawa.
    • Subsidi Langsung ke Kantong (Anti Ganti Karung): BKDPB2K2 tidak akan mensubsidi barang/pupuknya, melainkan  ; (a). melalui kantor kelurahan/kecamatan , yang dilengkapai dengan mesin scan laser merk Fabelrice seharga Rp.150 juta yang sedang diproduksi  sehingga sebelum didistribusikan ke petani melalui kantor desa lebih awal akan terdeteksi apakah ada atau tidak butir kuning (tanda beras rusak/berjamur), butir kapur, dan butir patah. Sehingga tidak ada lagi istilah petani mendapat beras busuk seperti di RI, (b).Setiap kelurahan / kecamatan akan diberikan  2 unit truk Truk Trailer Wingbox / Kapasitas 50-100  Ton Per Truk, untuk kantor desa diberikan 1 truk kapasitas maks.50 ton.  
    • Sistem Polygon Satelit: Pendataan e-RDKK / Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok. Sistim ini Tidak kaleng – kaleng karena alat ini dipasang di setiap desa dan kecamatan dimana pendataan lahan disertai  foto satelit bentuk fisik ladang sehingga terhindar dari ‘lahan/sawah/ladang gaib’ yang banyak terjadi di RI. Jika ada yang ‘main-mata’ maka sangsi HUKUMAN MATI dan dibuang ke rawa diberlakukan kepada siapapun pelakunya.
    • Mempermudah Administrasi Kelompok Tani (Poktan) : Bagi Ketua RW, Kades, Camat, Dinas terkait juga petugas di Kementan yang mempersulit Poktan maka akan dikenakan HUKUM SAPU, dengan dibekali sapulidi dan gerobak sampah 2 roda pelaku diwajibkan membersihkan sampah dan saluran air di desanya dalam waktu 7 hari kerja jika melanggar maka dikenakan HUKUMAN MATI atau dibuang ke rawa.
    • Hadiah Speda Listrik : Bagi petani yang mampu menghasilkan Gabah Kering Giling (GKG): Sekitar 60 – 68 Ton per 10 hektar maka akan diberikan 1 (satu) unit speda listrik. Sehingga para petani mempunyai motivasi lebih agar Gabah yang sudah dijemur atau dikeringkan kadar airnya turun ke standar aman sekitar 14% (siap digiling menjadi beras).

Yth Ibu Presiden Miss Pussy Noni,
Jika dikaitkan dengan visi Republik Fabeliano Emas Thn.2045 mendatang, idealnya  dengan angka penduduk >280 juta jiwa maka angka produksi beras ideal nasional minimal 40 juta ton/tahun. Dengan ini semua jika berjalan lancar, jujur dan amanh maka para petani kita pun bisa main tik tok dengan tenang usai kerja. Tetap satu komando, Kita sapu bersih para pecundang yang menimbun pupuk bersubsidi tanpa ampun, jangan tiru kebiasaan buruk di RI. 
Terakhir,  sambil menunggu Kepres  tentang ini dari ibu, ijinkan semua materi saya kirim ke Koranjokowi.com melalui Kord.Prov.Sumut, Budi D.Ginting.
Demikian, terimakasih.
Kota Bandung, Tgl. 27 Oktober 2026.
Ikan hiu muter muter, see you later.
Hormat kami,
“Tim 10 Keren Non-Nyantui”.
(Red-01/Foto.ist)
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour 
| #RepublikFabeliano | #Gibranism | #DariBandungKitaLawan! | #Karhutla2026
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl. 27 Oktober 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

=

=====

Tentang Koran Jokowi 4564 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan