Kabut pekat Karhutla 2026 belum juga selesai, beredar rilis hasil survei dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama tim Kabinet Bayangan Oktober 2026 yang mengatakan bahwa 75% masyarakat umum merasa stres menghadapi kebijakan pemerintah, sementara secara spesifik 67% merespons stres terhadap perilaku gaya kepemimpinan nasional di RI.
Miss Pussy Noni – Presiden Republik Fabeliano merasa ‘tetangganya’ ini (Pemerintah RI) lebih sibuk duniawinya, maka dia pun memanggil jajarannya untuk segera zoom-meeting, yaitu :
1.Prof. DR. Yakagawa – Penasehat Utama Kabinet & Presiden United Nations Of Animals (UNA)
2.Nona Rusa Rusi – Pjs.Seskab & Mensesneg
3.Papa Ontaonti – Wakil Penasehat Presiden Khusus Onta Jazirah Arab
4.Hadji Mbek Garoet – Wapres Bidang Toleransi Agama & Budaya
5.Jenderal Gori – Wapres Bidang Politik, Hukum & Keamanan (Polhukam)
6.Jenderal Srijag – Wapres Bidang Pengumpul Uang Sitaan Koruptor
7.Jenderal Bruno Ono – Wapres Bidang Pengamanan Istana
8.Mat Kampret – Menteri Intelijen & IT
Melalui zoom-meeting disampaikan beberapa hal berikut;
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua, Shalom, Omswastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Wahai seluruh rakyat Republik Fabeliano yang saya cintai,
Hari ini, saya berdiri di sini tidak hanya sebagai Presiden kalian, tetapi sebagai sesama makhluk yang dadanya sesak menghirup udara yang sama. Kabut asap pekat Karhutla 2026 telah mengepung ruang hidup kita selama berbulan-bulan. Laporan terakhir yang masuk ke meja kerja saya sangat menyayat hati; lebih dari 4 triliun saudara saudara kita spesies serangga dan hewan lainnya tewas sia sia. diatas luasan 202.000 hektar baik yang di Kalimantan, Sumatera, Jatim, Jawa Barat, Papua, dsb.
…. Saya juga tahu kalian para relawan di RI semua lelah. Apalagi beredar Laporan riset dari CELIOS dan Kabinet Bayangan yang mengatakan 75%dari rakyat di RI mengalami stres berat yang bukan hanya karena partikel abu yang menusuk paru-paru, tetapi juga karena melihat ketidakpastian kebijakan ekonomi, harga pangan yang melonjak, dan ancaman nyata pada pilar keuangan negara kalian. Ditambah lagi adanya korupsi oleh 5 oknum BNPB >Rp.148 miliar, membuat rakyat muak.
.
….Di mimbar yang mulia ini, saya harus menyampaikan kekhawatiran terbesar pemerintah RI bahwa target penerimaan pajak nasional sebesar Rp2.357,70 triliun terancam gagal maksimal dan berada di ujung tanduk. Karhutla bukan sekadar bencana kabut asap, melainkan bencana fiskal yang melumpuhkan matarantai ekonomi dari hulu ke hilir……
….Empat bukan Karhutla 2026 akan berdampak kepada realisasi pajak daerah dan nasional. Lalu dari mana mereka bisa memenuhi target APBN untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan rakyat?, Berhutang lagi?, come on…..
.
…..Pengalaman di RI ini membawa kita semua agar lebih hati hati dalam mengelola bangsa dan negara khususnya tentang APBN. Saya juga memerintahkan agar kabinet melakukan penghitungan sendiri atas luasan Karhutla 2026 ini sehingga tidak lagi mengalami perbedaan data sebagaimana terjadi di RI. Karena data Kemenhut hanya 202.000 hektar, namun data satelit Nusantara Atlas sekitar 1,2 juta hektar telah menjadi arang!….
….Belum lagi, ulah para pejabat di RI yang gemar menyalahkan arah angin bertiup. Cukup! Berhenti menyalahkan angin. Angin tidak memiliki sistem birokrasi, kitalah yang memegang kendali atas kebijakan perlindungan lahan dan penyelamatan ekonomi ini…..
Rakyatku sekalian, ….Kita belum sepenuhnya sembuh dari trauma mendalam. Ingatan kita masih basah oleh bencana dahsyat Sumatera-Aceh pada November hingga Desember 2025 lalu. Jika pemerintah RI mengatakan bahwa kehilangan 1.154 orang, 165 orang hilang tanpa jejak, dan 378.000 jiwa harus mengungsi dan merugikan ekonomi lebih dari 68 triliun rupiah. Namun mereka lupa menghitung berapa korban hewan yang tewas sia sia…..
…..Segala upaya duniawi, teknologi, dan strategi lahiriah telah dikerahkan sampai batas maksimal, dan mereka lupa saat Jokowi menjadi Presiden 2014-2024 kerap mengatakan jika Karhutla meluas maka Panglima TNI dan Kapolri ‘wajib’ memecat bawahannya. Dan itu tidak dilakukan sejak 4 bulan lalu di RI. Mengapa? ……
……Ketika seluruh teori manusiawi dan akal sehat seolah menemui jalan buntu, maka hari ini, di hari Jumat yang mulia ini, sudah saatnya kita bersama-sama mengibarkan bendera putih kepada Sang Pencipta. Kita mengetuk pintu langit……
Sebagai seorang perempuan dan seorang muslimah, saya memahami batasan tuntunan hukum spiritual saya. Sebagaimana yang diamanahkan dalam Surah An-Nisa’ Ayat 34, kaum laki-laki adalah pemimpin. Oleh karena itu, saya tidak akan berdiri di depan sebagai imam formal shalat jamaah hari ini. Tugas spiritual di mihrab masjid saya serahkan sepenuhnya kepada para alim ulama laki-laki yang telah ditunjuk.
Namun, kepemimpinan saya untuk mengetuk rahmat Tuhan tidak akan surut selangkah pun. “Saya juga tetapkan bagi para pembakar lahan baik perorangan atau korporasi tetap laksanakan hukuman mati sebagaimana kiblat kita kepada HAH – Hak Asasi Hewan, tiada ampun dan miskinkan hartanya!”
Semua hadirin berdiri dan bertepuk-tangan.
Kesibukan studio Pressroom pun mulai, dan melalui televisi, radio dan instrumen media sosial Istana negara, Miss Pussy Noni pun memberikan sambutan, “… Dengan ini atas nama Presiden Republik Fabeliano, Saya – Miss Pussy Noni – menyerukan kepada seluruh tokoh agama dan umat manusia di seluruh penjuru Republik Fabeliano. Agar besok pagi sekitar pkl. 06.30 umat muslim wajib melaksanakan Sholat Sunnah Muakad ISTISQA – diikuti pula oleh doa dan ibadah saudara saudara kita lainnya di Gereja, Vihara, Klenteng, Pura, dan seluruh rumah ibadah di pelosok negeri. Secara serentak,mohon ampun atas segala khilaf dan salah kita. Dan mohon Allah SWT – Tuhan YME agar segera menurunkan hujan untuk memadamkan KARHUTLA 2026 diseluruh bumi yang kita injak ini. Kita lepaskan ego, kita akui kelemahan kita di hadapan-Nya. Semoga air hujan yang turun nanti tidak hanya memadamkan api di hutan Kalimantan dan Sumatera, tetapi juga menyembuhkan stres, memulihkan perekonomian, dan membasuh hati sanubari kita semua….”
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, Tgl. 26 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment