GAYA POLITIK PRESIDEN JOKOWI BAGAIMANA MENGAJARKAN  RISMA MENANGKAP LARON LARON JAKARTA !?, AHAHAHA.

GAYA POLITIK PRESIDEN JOKOWI BAGAIMANA MENGAJARKAN  RISMA MENANGKAP LARON LARON JAKARTA !?, AHAHAHA.

KoranJokowi.com, Bandung : Rayap atau anai-anai atau semut putih adalah serangga sosial anggota infraordo Isoptera, bagian dari ordo Blattodea (kecoa), dia memakan segala ; kayu perabotan , kerangka rumah, buku / kertas, pakaian bahkan menyerang lahan pertanian dengan merusak tanah pertanian.dsb.
Dalam koloni, rayap tidak memiliki sayap. Namun, beberapa rayap dapat mencapai bentuk bersayap dan beterbangan mendekati cahaya karena hidupnya memang dalam ‘kelembaban / gelap dan bau busuk. Kemudian ini dikenal dengan nama ‘LARON (KELEKATU).


Hidupnya berkoloni memiliki kedudukan masing-masing dalam suatu kelompok. Pada sistem sosialisasinya ada raja dan ratu rayap yang memiliki tugas untuk berkembang biak atau dalam kata lain mereka bertugas untuk menetaskan calon-calon rayap lainnya.
Karena mereka senantiasa merindukan ‘kehangatan / cahaya’, banyak kemudian orang menjebaknya dengan air di ember/baskom dsb. Jika dalam satu rumah sedang ‘diserang’ Laron, maka semua cahaya dimatikan. Kemudian kita memancing laron – laron menuju satu cahaya kemudian dibawahnya disediakan air berwadah tadi. Dalam waktu cepat kita bisa melihat akan banyak Laron yang ‘terkapar’ setelah habis, barulah semua lampu kita nyalakan kembali.


KoranJokowi.com tidak dalam kapasitas menyamakan Mensos – Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T (Risma) dalam situasi seperti itu, yang menjadi pertanyaannya apa yang salah jika Risma berkeliling Ibu kota DKI Jakarta?, kenapa harus banyak ‘orang’ sewot.

Apakah Risma ibarat sedang ‘menjebak’ Laron – Laron ibu kota keluar kandang?, Test The Water.
Risma bukan pejabat yang tidak ‘ber-adab atau tidak ber-etika’ sebagaimana sindir Gubernur Anies Baswedan, karena ‘blusukan atau kelayapan’ tanpa ijin Anies?
Lalu mengapa banyak orang yang sewot dengan gaya Risma ini yang mana orang – orang nya pun sama saat membenci Jokowi , Ahok dan Djarot lalu.

4 – L, Lu Lagi Lu Lagi. Ahahahah.


Kayu menarik bagi rayap karena di dalamnya ada selulosa yang menjadi sumber nutrisi utamanya sekaligus sebagai ‘vitamin’ menjadi Laron, dengan badan yang fit , Laron akan mencari mencari pasangan dii tempat yang terang dan bercahaya, sayangnya mereka tidak ‘gentle’ selalu beramai-ramai.


Laron sebenarnya adalah rayap yang sudah dewasa, teman-teman. Saat sudah punya sayap, mereka akan keluar dari sarangnya. Tadi sudah disampaikan ya bahwa saat Laron keluar dari sarang, mereka juga mencari pasangan, teman-teman.Yang tidak kita ketahui lainnya adalah Laron itu memang tidak ditakdirkan bisa melihat dan mendengar.

Karenanya, Laron mendekati sumber cahaya untuk mencari pasangan.
Satu hal lagi, sedihnya, kalau laron tidak dapat pasangan, ia akan mati teman-teman, sayap nya pun rontok membuat lantai rumah jadi kotor sehingga sulit disapu, nah … kalau sudah demikian apa yang bisa dilakukan, ambil kain pel basah atau ‘vacuum cleaner untuk membersihkannya, rebes son !

Sobat KoranJokowi.com, jika di Jakarta ‘Larin’ kerap makan APBD bahkan APBN, dibeberapa Desa, Laron adalah satu makanan bagi para petani untuk dijadikan lauk makan. Ketika laron tersebut keluar, cara para petani untuk menangkapnya pun terbilang cukup unik. Mereka menggunakan “tampah, air dan sumber cahaya, biasanya menggunakan lilin. Tampah yang sudah disiapkan dikucuri sedikit air, kemudian diatas papan tersebut diberikan sumber cahaya nya ( lilin ) sebagai pemikat agar laron mendekat. ketika mereka mendekat dan terbang tak beraturan di sekitar tampah yang telah dikucuri air, laron tersebut akan melekat pada papan tersebut.

Begitulah cara sederhana para petani untuk menangkap hewan laron sebagai santapan tambahan mereka. Kemudian untuk pengolahannya, warga desa biasanya memasaknya menjadi sambal laron.Ahahaha..

Risma menjadi mensos kemudian ‘blusukan’ ke Jakarta tidak mungkin tidak ada ‘intervensi’ dari Presiden Jokowi. Sebagaimana masuknya Ahok ke PT. Pertamina. Sampai sini paham ya?, Ahahahah…(Red-01/Foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1757 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan