SEMUA BERTANYA, APA MANFAAT LOMBA KAMPUNG DI LAMPUNG TENGAH ?

SEMUA BERTANYA, APA MANFAAT LOMBA KAMPUNG DI LAMPUNG TENGAH ?

Koranjokowi.com, Lamteng: Kegiatan rutin tahunan setiap kabupaten kota se-Indonesia menyelenggarakan kegiatan lomba kampung/ desa ,kini dinilai sejumlah kalangan masyarakat sudah tidak relevan lagi perlu adanya sistem baru .Karena tidak inivatif salah satau alasannya.

Sebelum ada pandemi Corona C-19, kegiatan lomba berjalan tanpa adanya’tindak lanjut dari hasil yang dicapai oleh masing-masing kampung/desa untuk mempertahankan hasil yang diperoleh dalam penyelenggaraan lomba.

Hal ini dikatakan banyak tokoh masyarakat berinisial “Fr”, “Iya betul saya rasa itu kegiatan seremoni saja, tanpa ada ujungnya dan hanya menghabiskan anggaran .Indikator yang digunakan hanya itu itu saja yakni tingkat partisipasi masyarakat dan tertib administrasi yang dadakan, setelah usai kembali seperti semul. Saya tidak tahu apa yang dibanggakan bagi pemenang lomba.??”, katanya kepada KoranJokowi.com (30/4).

Lebih lanjut ia mengatakan seharusnya program lomba tidak harus tingkat kabupaten saja melainkan ditingkat kecamatan pesertanya semua kampung turut berperan aktif dalam pembangunan guna meningkatkan SDM di masing masing kampung/desa.Jika menyelenggarakan lomba dan bersilat wajib dilakukan semua kampung pastinya akan tampak kemajuan disemua kampung  ujarnya.

Sementara sejumlah kepala kampung yang pernah mengikuti lomba kampung di kabupaten Lampung tengah (Lamteng),mengaku penyelenggaraan lomba tidak banyak hikmah yang didapat pasalnya lomba kampung hanya bersifat tidak permanen bagi juara hanya mendapat hadiah berupa penghargaan dari Pemda dan pembiayaan kegiatan sering terkesan dipaksakan bahkan kebanyakan kampung yang tidak memiliki kas terpaksa harus mencari dana dan kebanyakan kampung harus mengorbankan aset yang ada guna untuk pembiayaan lomba.

Sri (nama samaran) tim pemenang sebuah desa tahun lalu menambahkan, “Jika diantara peserta memperoleh kemenangan dalam perlombaan itu juga hadiah yang didapat sangat tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan oleh kampung. Kami berharap penyelenggaraan lomba kampung ada terobosan baru karena sistem yang dipakai selama ini masih mengacu kepada sistem lama. Atau ya ditunda saja sampai ketemu konsep yang memang bermanfaat dan kongkrit bagi masyarakat”, Ahahahah (Farizal/Foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1045 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan