SD KANISIUS MLESE  JAWA TENGAH  & HARI AIR SEDUNIA 22 MARET2023

SD KANISIUS MLESE  JAWA TENGAH  & HARI AIR SEDUNIA 22 MARET2023

Koranjokowi.com, Edukasi:

Tanggal 22 Maret ditetapkan sebagai Hari Air Sedunia (World Water Day), sesuai kesepakatan pada sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanggal 22 Desember 1992. Hari Air Sedunia mulai diperingati sejak tahun 1993 dan menjadi peringatan untuk menyadarkan masyarakat dunia akan pentingnya air bersih dan pengelolaan sumber air yang berkelanjutan. Tema Hari Air Sedunia tahun 2023 adalah “Accelerating Change” yang membahas
tentang upaya mempercepat perubahan untuk mengatasi krisis air dan sanitasi serta bagaimana kita
dapat melindungi sumber daya vital ini dengan lebih baik

Untuk hal ini, siswa SD Kanisius MeLese Sragon Ceper ,Klaten , Jawa Tengah menyusuri Sungai dalam rangka Hari Air
Sedunia ( HAS) sebagai Pembelajaran Kontekstual 22 Maret 2023. Lukas Triyanta – seorang guru disana gurunya ,
mengatakan “Air sebagai sumber Kehidupan”perlu kita jaga,rawat. Semangat ya anak-anak”,  serunya
kepada siswa memberi motivasi  para sswa yang menyusuri sungai Mlese dari pinggir sungai
hingga ketengah sungai, karena sungai yang ditelusuri semakin dalam maka guru menginstruksikan
agar naik ke darat hingga ke Gedung Sungai Mlese peninggalan Belanda waktu datang ke Indonesia .

Selamat Hari Air sedunia ya anak-anak ? kata pak Lukas yang didampingi guru lain
Kusumawati Elisabet guru Kelas IV, dijawab anak-anak kelas IV serentak “Selamat Hari Air”. Mari kita
lestarikan dan rawat air sebagai sumber kehidupan lanjut Lukas. Apa yang dirasakan setelah didalam
air ? tanya Lukas lagi, dingin dan ada batu -batu kecil keinjak, kata siswanya. Ayo kita naik
kedaratan,karena semakin dalam airnya, sambil berpegang tangan ya ? kalo jatuh biar jatuh besama
sambil ketawa gurunya.

SADRANAN SUMBER PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TK-SD KANISIUS MLESE

Nyadran adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah
Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta, sraddha yang artinya keyakinan. Nyadran adalah
tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Dalam bahasa Jawa,
Nyadran berasal dari kata sadran yang artinya ruwah syakban. Nyadran adalah suatu rangkaian
budaya yang berupa pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri
selamatan di makam leluhur, Kegiatan yang biasa dilakukan saat Nyadran atau Ruwahan adalah:Seusai
berdoa, masyarakat menggelar kenduri atau makan bersama di sepanjang jalan yang telah digelari
tikar dan daun pisang

(Ring-o/Foto.ist)

Lainnya,

EDUKASI

UNESCO GRUDUK SD KANISIUS MAGELANG, KEREN !

UNESCO GRUDUK SD KANISIUS MAGELANG, KEREN ! Koranjokowi.com, Jakarta : United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) merupakan organisasi PBB yang bergerak dibidang pendidikan, keilmuan dan Kebudayaan yang berdiri pada 16 November 1945 di […]

Tentang RedaksiKJ 3833 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan