“KAJATI LAMPUNG DANANG & SEMANGAT AREK SUROBOYO 1945”
Koranjokowi.com, ProfilHukum :
Pagi ini saya ditelepon PimRed yang intinya menyampaikan kebanggaan atas kinerka Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, SH, LLM dan jajarannya dalam mengawal penegakan hukum sebagaimana harapan kita semua mewakili relawan dan masyarakat luas.
Danang Suryo Wibowo, adalah ‘Arek Suroboyo kelahiran Surabaya, 9 Desember 1976 yang sebelumnya menjabat selaku Kasi Datun Kejari Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sanggau dan Kajari Surabaya. Lalu, Asisten Pengawasan dan Asisten Pidana Umum Kejati DKI Jakarta. Kemudian Kordinator pada JAM PIDUM Kejagung RI,. Serta Wakajati Kalimantan Selatan (Kalsel). Jabatan Wakajati Kalsel hanya diembannya selama dua bulan dan selanjutnya promosi menjadi Wakajati DKI Jakarta.

“Arek-arek Suroboyo” secara harfiah berarti “Anak anak Suroboyo”, merujuk pada masyarakat asli atau penduduk yang tinggal, menjaga, dan membesarkan Kota Surabaya. Istilah ini juga melambangkan semangat keberanian, persatuan, dan pantang menyerah—sebagaimana tercermin dalam sejarah Pertempuran 10 November—serta merepresentasikan identitas warga yang majemuk namun kuat. Para koruptor yang masuk wilayah hukum pak Danang pastinya akan sulit tidur karena beliau dan jajarannya menganut paham ‘Gas-polkeun, ahahah”, jawab PimRed pagi tadi melalui telepone (6/5)
Kemudian PimRed menambahkan, bahwa kinerjanya selama ini sejak dilantik 23 April 2025 sangat membuat bangga para penggiat hukum dan masyarakat umum dan relawan. Termasuk prestasinya saat mampu melakukan penahanan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Rutan Way Hui, Selasa (28/4/2026) malam lalu. Maklum selama ini sosok Arinal dikenal ‘licin’ ,apapun dia harus juga mengakui kinerja Danang dan jajarannya memang ‘Arek Suroboyo banget, sekaligus mempertanggung-jawabkan dugaan korupsi migas senilai USD 17,2 juta atau Rp.271 miliar.

Dimana uang itu diduga merupakan ‘fee 10% kepada Arinal dalam kasus/proyek PT Lampung Energi Berjaya (LEB) dari Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatera (PHE OSES) tahun 2019-2022. Salah satu ‘kelicinan’ Arinal terbukti dengan segala alasan sempat mangkir dua kali dari panggilan penyidik, hingga akhirnya Arinal memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Lampung pada Selasa (28/4) siang atau di satu tahun usia jabatannya. “Perayaan ulang tahun jabatan Kajati itu namanya, bukan kita selaku relawan yang memberikan kado, tapi pak Danang yang memberikan kado untuk kita semua, ahahaha”, tutup PimRed.
Saya diam, tidak mengangguk, tidak menggeleng.
(Red-01/Foto.ist)


CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id kami mohon maaf karena sampai saat ini, Rabu tgl. 6 Mei 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id tidak bisa di-akses karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan maka untuk sementara seluruh informasi akan kami tayangkan disini , di Koranjokowi.com, mohon maaf atas segala ketidak-nyamanannya.
“Relawan Dukung Target 1000 – 2000 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Thn.2026” (2)
Be the first to comment