

“Iya nama saya Mala, ini pakaian seragam resmi perwira wanita Angkatan Darat Pakistan (Pakistan Army), Perpaduan kemeja dinas militer warna khaki dengan kain sari tradisional bermotif senada yang disampirkan ke pundak. Tiga bintang ini menandakan pangkat Kapten (Captain) di Angkatan Darat Pakistan. Pakaian ini hanya dipakai untuk kedinasan formal, acara resmi, atau lingkungan perkantoran (staf) atau disebut ‘ Service Dress atau Mess Dress di Angkatan Darat Pakistan”, kata Mala usia 29 tahun yang zodiaknya sama dengan saya, Virgo. Sambil tersenyum kepada 2 penasehat. ‘Hmm!

Mala ditemani Kang Agus dan Bang Sonny kedapur membuat kopi dan cemilan, Paduka pun ngobrol hangat dengan Miss Pussy Noni.“Miss Pussy, Aku kagum dengan langkah politikmu sejak Mei 2026. Tegas dan tidak menyakiti lawan politik maupun rakyat pembencimu. Kamu pandai menjaga ritme itu dengan baik. Kamu tidak pernah mencemooh , tidak marah – marah. Ingat Nona, dalam semua kitab suci agama termasuk dalam Al-Qur’an, terdapat banyak ayat yang secara jelas mengistimewakan hewan. Baik dengan menyejajarkan status sosial mereka dengan manusia, menjadikannya sebagai nama surah, maupun menjadikannya sebagai tanda kebesaran Allah. Dalam Surah Al-An’am ayat 38, disampaikan — “Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu…”, Paduka tersenyum. Miss Pussy dan saya manggut-manggut.
1.Saya akan kumpulkan para Gubernur, Bupati dan walikota saya akan minta vote apakah MBG dan Koperasi Desa dilanjutkan atau tidak. Bisa pakai vote tertutup, saya kasih waktu 14 hari mereka konsolidasi sampai tingkat kepala desa terlebih dahulu.
2.Kalau kemudian banyak yang meminta untuk tunda/batal/cancel berarti saya harus pikirkan bagaimana para 32.000 SPPI MBG dan 33.785 SPPI Kopdes atau total 65.785 orang SPPI ini , karena tidak mungkin ‘dipecat bisa menjadi badai’ nanti. Harus tetap dapat mengabdi kepada negara?, saya hars pikirkan anggaran darimana jika Rp.6 juta/orang x 65.785 orang = Rp.394,7 miliar/bulan atau Rp.4,7 triliun/tahun. Kemudian terjunkan mereka membangun dan menghidupkan BUMDes didaerah masing masing. Sehingga potensi BUMDes di 75.266 desa kembali aktif. Kita menghemat banyak!
“Biar kalian paham saat ini untuk mengcover 8,2 juta MBG butuh biaya Rp.20-25 triliun/bulan, atau Rp.300 triliun/tahun. Untuk KopDes ,Aku belum dapat data rinci dari teman teman dipusat”, kata Paduka , terlihat dahinya basah keringat. Eheheh.
3.Jika vote memutuskan MBG dan Kopdes lanjut?, saya juga wajib rekruit ahli gizi dan akuntan untuk setiap SPPG berarti akan ada 64.000 sarjana gizi dan akuntan baru, mengapa? Menghindari keracunan dan kebocoran anggaran negara di tingkat bawah. Biayanya Rp. 6 juta x 64.000 = Rp.384 miliar dan biaya satu tahun Rp.4,06 triliun.

4.Sehingga untuk mempertahankan MBG dan Kopdes di 84.291 desa kita membutuhkan 65.785 orang SPPI untuk MBG dan Kopdes + 64.000 sarjana gizi dan akuntan dengan anggaran Rp. 9,76 triliun/tahun. tapi ini belum termasuk apapun, ini hanya bicara gaji.
“Ke-lima, saya akan rampingkan kabinet yang ada. Kabinet ini terlalu ‘tambun, menteri ada 49 orang, wamen 57 orang, watimpres 26 orang. Lalu 26 pejabat setingkat menteri/kepala lembaga. Total 166 orang, yang kemudian membebani APBN 2026 > Rp580,7 triliun. Apalagi target APBN Thn.2027 > Rp4.106,26 triliun ,ini terbesar sepanjang sejarah. Disatu sisi pendapatan negara hanya mampu >Rp.3,435 triliun pasti akan ada defisit Rp.671,16 triliun. Jika ke-5 ini gagal, untuk apa kabinet tabun. Lampu merah menanti. Karena, Pajak apa lagi yang harus kita tarik dari rakyat?”, Paduka terduduk lesu.

MAKNA DI BALIK GAMBAR
🧑🦱 Bapak memikul karung bertuliskan 37%
→ Beban penurunan kepuasan publik yang dipikul seluruh rakyat. Dampaknya nyata: kebutuhan mengejar target APBN di atas Rp4.000 triliun berisiko menaikkan beban pajak kepada masyarakat.
→ Yang beriringan belum tentu sehati. Ada yang ikut demi kepentingan pribadi, kelompok, atau memanfaatkan situasi — “mumpungisme” demi popularitas dan kekayaan. Namun di antara mereka, rakyat dari segala lapisan tetap berjalan bersama.
→ Pengawasan dan kritik yang waspada, tenang, namun tajam. Mengamati setiap langkah tanpa terburu-buru, tidak mudah teralihkan.
→ Simbol para leluhur bangsa yang ikut mengiringi perjalanan ini. Tanpa banyak kata, tanpa ekspresi berlebih — hadir, mengawasi, dingin dan teguh.
→ Isu-isu lama yang belum tuntas terus menggelayut, sehingga perhatian teralihkan dan lupa untuk “menengadah” kepada Pemilik segala kehidupan.
→ Para sesepuh, pengamat, aktivis, dan relawan dari lintas generasi — menyaksikan, mengingatkan, tak membiarkan sejarah terulang tanpa catatan.
→ Suara rakyat yang selama ini tak didengar, kini tak bisa dibungkam.
→ Jalan yang berat, licin, belum rata. Diperlukan banyak perbaikan dan koreksi agar benar-benar mengarah pada keadilan dan kemakmuran yang merata.
→ Seruan melaju, namun diiringi kesadaran: beban ini berat, tak bisa sekadar gas pol tanpa arah dan perhitungan.
→ Seluruh elemen KoranJokowi.com, #SahabatKPK!, dan Republik Fabeliano — bersatu, mengawal, tak berpaling.










“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”


CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, Tgl.5 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!



https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

=
=====




Be the first to comment