VIRALNYA MIMPI HAIKAL BERUJUNG HUKUM?, “MENDING CERITRA MIMPI BASAH AJA KALI !”

 

VIRALNYA MIMPI HAIKAL BERUJUNG HUKUM?, “MENDING CERITRA MIMPI BASAH AJA KALI !”

KoranJokowi.com, Bandung :  “Saya cuma mau bicara sama keluarga sebentar. Ibu, bapak yang ditinggalkan. Kepada sahabat-sahabat saya, Luthfi, Reza, Faiz, Sofyan, Andi, Khadafi antum sedang bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Saya cuma pesan ibu jangan berduka. Mereka lagi gembira bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,” kata Haikal Hassan melalui YouTube Front TV berjudul Sambutan & Doa IB-HRS, UBN, Babe Haikal di Pemakaman Syuhada pada menit ke 11:01 – 15:15. Pengakuan tersebut diungkap nya dalam pemakaman Laskar FPI di Megamendung, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kemudian, ia menceritakan tentang kedua anaknya (Umar dan Salmah) yang telah meninggal dunia di hadapan para peziarah. Ia mengatakan, Rasulullah mendatanginya dalam mimpi bersama kedua anaknya. “Saya nangis sejadi-jadinya. Demi Allah di kubur ini, demi Allah di waktu hujan ini, tiba-tiba enggak lama Rasulullah datang, dia memegang Umar anak saya, demi Allah (Rasulullah) memegang Salma anak saya. Dan Rasul berucap kepada saya, ‘Jangan takut, jangan khawatir. Salmah dan Umar bersama saya.’ demi Allah saya mendengar langsung Rasulullah berkata demikian di telinga saya,” ungkap Sekretaris HRS Center tersebut.

Haikal mengungkapkan dalam mimpinya tersebut, Rasulullah datang sambil menggenggam kedua tangan anaknya. Haikal juga mengungkap ini kali pertamanya ia menyampaikan mimpi tentang Rasulullah. “Jadi Rasulullah datang kepada orang yang berduka itu hak. Rasulullah hampiri ibu karena orang-orang yang syahid ini (Laskar FPI) itu hak,” pungkasnya.

Atas ini, seorang warga bernama Husein Shihab mengatakan jika  Haikal menyebarkan berita bohong lantaran menyebut semua orang yang berduka didatangi Rasulullah. Dia menjelaskan, pernyataan Haikal Hassan itu menyesatkan dan amat disayangkan jika masyarakat percaya.

Karena itu, Husein Shihab pun melaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 14 Desember 2020. Sedangkan pihak terlapor adalah pemilik akun Twitter @wattisoemarsono dan Haikal Hassan. Haikal diduga melakukan penyebaran berita bohong dan penodaan agama yang menyebabkan keonaran dan rasa kebencian Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156 huruf a KUHP dan atau Pasal 14-15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Kata pelapor lagi, Haikal berupaya menggiring opini masyarakat untuk membenarkan tindakan laskar FPI melawan aparat negara. “Bagi saya ceramah Haikal Hasan soal mimpi bertemu Rasulullah itu berbahaya jika dikonsumsi masyarakat awam. Ceramah itu cenderung menggiring opini bahwa melawan negara itu bisa mati syahid, seakan-akan Rasulullah mengamini tindakan mereka yang melakukan baku tembak dengan pihak Kepolisian,”

Sudara – sudara, benar nggak benar kasus ini, yang enak mah ‘mimpi basah’ aja !

Dalam beberapa referensi medis disebutkan bahwa Mimpi basah (nocturnal emission) adalah ejakulasi yang terjadi pada saat seorang pria tertidur. Umumnya pada saat itu, pria bermimpi melakukan hubungan seksual. Ejakulasi saat mimpi basah bisa terjadi tanpa rangsangan tertentu. Mimpi basah biasanya terjadi berbarengan dengan ereksi di pagi hari. Salah satu yang menjadi pemicu mimpi basah adalah minimnya aktivitas seksual, terutama pada pria yang belum memiliki pasangan. Namun hal ini juga terjadi kepada seorang pria menjelang remaja atau pubertas. Saat itu tubuh pria mulai memproduksi hormon testosteron yang akan memproduksi sperma.

Meski erat berhubungan dengan seksualitas pria, sebenarnya mimpi basah juga dapat dialami oleh wanita, uhuy !

Jadi jika kita mimpi basah lalu kita certakan kepada orang lain, Inshaa Allah tidak mungkin dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Kecuali kamu mimpi basah bersama istri/suami orang,  Ahahaha, iya lah.

(Red-01/Foto.ist)

 

Tentang RedaksiKJ 1204 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan