WADUH, KADES LAE IKAN PENANGGALAN SUBUSSALAM DILAPORKAN WARGA KE INSPEKTORAT & KAJARI !

WADUH, KADES LAE IKAN PENANGGALAN SUBUSSALAM DILAPORKAN WARGA KE INSPEKTORAT & KAJARI !

KoranJokowi.com, Subussalam, Aceh : Salah seorang tokoh masyarakat Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam, Aceh  sangat menyesalkan adanya penyalah-gunaan anggaran Dana Desa Lae Ikan, tidak tepat sasaran serta tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Ucap  seorang warga disana (Joni Bancin),  Kamis, 31/12/2020 kepada KoranJokowi.com Kota Subussalam.

Selanjutnya, Joni mengatakan bahwa pihaknya melihat banyak kejanggalan-kejanggalan dalam pengelolaan anggaran dana desa tersebut serta sarat dengan kepentingan. Sehingga kami selaku masyarakat tidak terima, terlebih lagi beliau seorang kepala desa sebagai pelayan di tengah-tengah masyarakat desa yang semestinya mengutamakan kepentingan mesyarakat

Joni juga mengatakan bahwa persoalan ini sudah pernah di sampaikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai perwakilan masyarakat guna menyampaikan keluhan warga kepada Kepala Desa secara lisan, namun apa yang sampaikan oleh ketua BPD Lae Ikan tersebut tidak di jalankan oleh Kades Lae Ikan. Berdasarkan itu timbul dugaan kami bahwa adanya BPD di Desa Lae Ikan hanya sebatas formalitas saja karena di dalam struktur tubuh BPD itu sendiri  ‘sarat’ unsur kekeluargaan, sehingga semua bisa diatur ?

Kami atas nama masyarakat Desa Lae Ikan tidak menginginkan ada penghamburan anggaran dana desa, tidak tepat sasaran serta tidak tepat guna. “Dari 10 Item yang kami laporkan, salah satu diantaranya program pembangunan MCK Masjid Al Furqan Menelan biaya Rp.40,332,000 serta dibangun di atas tanah bermasalah (Sengketa), padahal MCK lama masih layak digunakan bila sedikit direhab. Ironisnya letak lokasi pembangunan MCK yang dikatakan MCK Masjid bukan dilokasi pekarangan Masjid.  Ini menjadi bagian yang kami laporkan ke Inspektorat pada hari Rabu, 30 Desember 2020 dan surat nya sudah di terima oleh salah satu staf yang bertugas pada saat itu, sebab Inspektur Inspektorat tidak ada berada ditempat. Kami berharap inspekktorat ‘serius’ menanggapi laporan ini karena hal ini kami tembuskan kepada Kejaksan Negeri Subulussalam”, ujar Joni menutup ceritera.

Agar seimbang kami pun berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Lae Ikan (Jumat, 1/1)  namun pihaknya hanya mengatakan “Saya tidak tau harus berkata apa dan saya  tidak mengetahui bahwa ada wargan yang melapor ke Inspektorat terkait pengelolaan Dana Desa Lae Ikan”. Nah kan ! (Sabirin S)

Tentang RedaksiKJ 1421 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan