NAMA BUPATI BANDUNG BARAT  TIDAK ADA DI WIKIPEDIA & KUALITAS AIR BERSIH PT.PMGS TIDAK TERCAPAI SEJAK TAHUN 2020 LALU ?, “AYO KANG AA, KANG HENGKI … GASPOL !”

NAMA BUPATI BANDUNG BARAT  TIDAK ADA DI WIKIPEDIA & KUALITAS AIR BERSIH PT.PMGS TIDAK TERCAPAI SEJAK TAHUN 2020 LALU ?, “AYO KANG AA, KANG HENGKI … GASPOL !”

KoranJokowi.com, Kab. Bandung Barat  (KBB) : Bulan Juni 2020 lalu Bupati Bandung Barat – Aa Umbara Sutisna mengatakan kepada Pers bahwa PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS) adalah bagian dari 5 (Lima) BUMD  Kab. Bandung Barat yang diharapkan akan memberikan kontribusi Aktif kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memanfaatkan kerja sama dengan pihak swasta tanpa menggunakan APBD.

Perdana Multiguna Sarana Bandung Barat ( PT. PMgS) merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) pertama di Kabupaten Bandung Barat sesuai dengan Perda Kabupaten Bandung Barat Nomor 21 tahun 2009.

Juni 2020 lalu PT. PMgS merilis adanya pemberlakukan pelayanan secara bergilir kepada para pelanggannya. Hal itu dilakukan lantaran debit air mulai menurun di Sungai Cijanggel yang berlokasi di Kecamatan Cisarua sebagai mata air utama.Yang  biasanya kalau normal debit air itu mencapai 50 liter/detik kini menjadi 25 liter/detik.

Dari keterangan petugas yang datang ke pelanggan no. 0101002252 lalu (29/1)  disebutkan Keruhnya air dan pola bergiliran karena adanya kerusakan akibat pengeboran KCIC maka pipa terkait aliran air terganggu.

Ke-2 hal ditas diatas seharusnya bukan lagi ‘alasan’ PT. PMgS karena ini sudah terjadi sejak tahun 2020 lalu, Pertanyaannya sejauh mana pihak Pemkab Bandung Barat memonitor dan mengevaluasi kinerja PT. PMgS?

Presiden Jokowi setiap waktu senantiasa mengingatkan bahwa sebagai negara dengan penduduk terpadat ke-4 di dunia, ketersediaan air bersih yang belum merata menjadi isu penting karena memengaruhi segala aspek kehidupan, mulai dari kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat. Karena masih ada sekitar 33,4 juta penduduk kekurangan air bersih dan 99,7 juta jiwa kekurangan akses untuk ke fasilitas sanitasi yang baik.

KoranJokowi.com  merasa perlu kembali meneruskan Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan capaian akses air bersih yang layak saat ini di Indonesia mencapai 72,55%. Angka ini masih di bawah target Sustainable Development Goals (SDGs) yakni sebesar 100%.  Itu sebabnya, upaya  pemerintah yang terus gencar-gencarnya mencapai target tersebut kiranya didukung oleh semua pihak termasuk para ‘penyedia air bersih & sehat dimana pun berada (PDAM, dsb)

Sobat sobat KoranJokowi.com dimana saja berada, khususnya para relawan di KBB. Mari kita review berjalannya Pilbup KBB tahun 2018 lalu yang dimenangkan pasangan Aa Umbara Sutisna-Hengki Kurniawan (AKUR) meraih 420.137 suara > 36% merupakan bukti keberpihakan warga KBB kepada Aa-Hengky akan membawa KBB lebih baik dalam segala hal  dari pemerintahan sebelumnya, termasuk pastinya tentang ketersediaan air bersih/sehat. Inshaa Allah.

Diluar hal diatas, Kepada Pemkab KBB kami merasa perlu ingatkan agar segera menghubungi wikipedia karena nama AKUR tidak tertera sebagai pemenang Pilbup KBB 2018 itu, semoga bukan karena sentimen. Ahahahah, silahkan cross-check ;

https://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_umum_Bupati_Bandung_Barat_2018

 

Apapun mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Ayo Kang Aa, Kang Hengki Gaspol !, Nuhun….. (Red-01/Foto.ist)

 

Before,

https://suaraindonesianews.com/news/warga-bandung-barat-menderita-akibat-proyek-kcic/

https://sorotperadilan.com/2020/07/03/warga-bandung-barat-menderita-akibat-proyek-kcic/

https://pi-news.online/2020/07/03/warga-bandung-barat-menderita-akibat-proyek-kcic/

HALLOW PAK BUPATI BANDUNG BARAT & PLN, “WARGA CILAME NGAMPRAH  PERLU PJU DAN POLISI TIDUR”

Tentang RedaksiKJ 1757 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan