ALAT UKUR KETINGGIAN AIR DI SALURAN IRIGASI KANAL2 PUNGGUR UTARA LAMTENG AKAN JADI ‘SARANG BURUNG’ !!?

ALAT UKUR KETINGGIAN AIR DI SALURAN IRIGASI KANAL2 PUNGGUR UTARA LAMTENG AKAN JADI ‘SARANG BURUNG’ !!?

KoranJokowi.com, Lamteng : Pemasangan alat ukur ketinggian air permukaan di saluran irigasi primer dan saluran sekunder di wilayah irigasi modern Punggur utara, Lamteng  dari BPU 0 hingga BPU 22 tidak dilanjutkan oleh rekanan yang mengerjakan pemasangan alat tersebut. Berdasarkan pantauan Koranjokowi .com alat yang menyerupai telemetri yang disebut SIVASI buatan Universitas Gajah Mada UGM ini sudah di pasang di BPU 8 wilayah UPTD Dinas pengairan Trimurjo lampung tengah hanya 3 titik .

Pemasangan alat tersebut sudah di pasang sejak oktober 2020 lalu namun hingga kini pejerjaan pemasangan alat alat tersebut terhenti dan hanya 3 titik .Padahal berdasarkan keterangan petugas pemasangan alat Sivasi tersebut akan di pasang 30 titik tapi sampai Maret 2021 hanya ada 3 titik itu juga belum bisa di fungsikan alias mangkrak dan sekatang sudah mulai berkarat.

Menurut staf Unit pelaksana tehnis dinas pengairan Trimurjo – Joko, “Betul seperti itu, alat alat yang terpasang belum bisa difungsikan dikarenakan pemasangan belum selesai kami dari kantor Uptd belum bisa mengoperasikannya. Bagaimana mau difungsikan peralatan yang ada belum dikirim kekantor kami , sosialisasi sudah dilakukan sejak Desember 2020, jika peralatan yang dipasang tersebut normal tentunya sangat membantu dan memudahkan kita untuk mendeteksi ketinggian air permukaan disaluran irigasi tanpa kita ke lokadi karena bisa diketahui melalui Android yang terhubung dengan jaringan aplikasi”

Terkait tidak dilanjutkanya pemasangan alat tersebut, Joko menambahkan dari kantor belum ada tembusan lagi dari pihak proyek .Sementara itu kepala Uptd pengairan Trimurjo – Umar saat ditanya prihal alat yang dipasang di BPU 8 disekitar kantornya mengaku belum ada kabar terbaru dari pihak pemasang alat apakah alat tersebut dilanjutkan atau tidak kami kurang jelas karena hingga sekarang petugas yang memasang alat belum datang lagi. “Kami berharap kepada yang terkait atau pihak kontraktor untuk segera diselesaikan supaya alat yang terpasang segera dapat difungsikan”

Jika semua masa bodoh, maka jangan salahkan burung jika mereka akan menjadikan alat – alat itu sebagai ‘sarang’ mereka, ‘uhuuuy.. (Farizal)

 

Tentang RedaksiKJ 920 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan