
DI KAB.LAMTIM, SEMUA ORANG, TERMASUK PENSIUNAN BOLEH MENGGARAP TANAH NEGARA SESUKA HATI !?
Koranjokwi.com,Lamteng: Dengan tidak adanya peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah terkait kawasan sepadan dan tanah restan proyek pembangunan bendung disejumlah wilayah di Lampung termasuk di bendung raman yang letaknya di titik batas tiga wilayah yakni kota metro,Lampung timur dan Lampung tengah pun dikuasai masyarakat
Berdasarkan keterangan masyarakat ada beberapa hektar tanah milik negara yang ada di sepanjang saluran irigasi raman kini sudah dikuasai oleh masyarakat dan pihak kementrian PUPR atau dinas terkait didaerah sepertinya tidak memperdulikannya.
Salah satu nya tanah struk yang ada di sekitar bendungan yang luasnya kurang lebih 8000meter2,kini sudah diklaim milik pribadi oknum pensiunan dinas pengairan Lampung timur,yang berinisial PT yang sekarang menetap disekitar bendungan raman . Menurut keterangan warga setempat ,PT, menggarap tanah tersebut sejak ia masih aktif sebagai PNS dilingkungan Dinas pengairan Lampung timur sekitar tahun 1996 sampai sekarang. PT pensiun tahun 2014 namun diatas tanah tersebut ditanam palawija dan ternak ayam serta kolam ikan.
Jika dihitung dari hasil yang dia dapatkan dari mengelolah tanah struk itu 100% dinikmatinya sendiri tanpa membayar atau memberi kontribusi kepada dinas terkait.Salah seorang pegawai pengairan mengatakan dari pihak UPTD wilayah II sekampung sistem sudah menegor PT. Namun tetap saja seperti itu.
“Kepada kementrian PUPR mohon agar ditertibkan kembali terutama tapal batas tanah milik rakyat dan milik negara yang ada di sepanjang saluran irigasi supaya tidak hilang. Selain PT ada juga oknum initial ‘W’, Yang punya lahan dilokasi bendung garong ada sekitar 2 Hektar lebih dan ditanam sawit dan sudah berulang kali panen,hasilnya dinikmati dia sendiri “, demikian narsum bernama Man kepada KoranJokowi.com. (Farizal)
Be the first to comment