Kabar Pagaralam & Sumsel  – (32 ), Kereta Gantung Kawasan Kebun Teh Dempo Akan Tingkatkan Wisatawan.

Kabar Pagaralam & Sumsel  – (32 ), Kereta Gantung Kawasan Kebun Teh Dempo Akan Tingkatkan Wisatawan.

Koranjokowi.com Pagar Alam ;  Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni menyaksikan paparan study kelayakan rencana pembangunan kereta gantung di Kawasan Perkebunan Teh Gunung Dempo, bertempat di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, Rabu (1/12/2021).

Paparan tersebut disampaikan oleh PT Metaforma Consultan yang menyatakan bahwa sejumlah titik di Kawasan Kebun Teh Gunung Dempo layak didirikan Kereta Gantung. Recana pembangunannya akan melibatkan lahan perkebunan teh PTPN VII dan kawasan hutan lindung.

Wako Alpian mengucapkan terima kasih tentang rencana tersebut dan memberikan apresiasi kepada pihak terkait atas kerja kerasnya. ” Rencana tersebut merupakan langkah awal yang baik terkait tentang pembangunan kereta gantung di Kawasan Perkebunan Teh Gunung Dempo dalam upaya untuk meningkatkan pariwisata di Kota Pagar Alam” ucapnya.

Untuk sementara rencananya ada 3 jalur kereta gantung yang akan dibangun yakni untuk menghubungkan sejumlah titik objek wisata yaitu Tangga 2001 ke Dempo Park, Dempo Park ke Tugu Rimau, dan Tugu Rimau ke Puncak Gunung Dempo. ” Untuk itu saya akan instruksikan kepada konsultan dan dinas terkait untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak PTPN VII, KPH X Dempo dan Dinas Perizinan terkait dengan rencana pembangunan kereta gantung tersebut” pungkasnya.

(Baron/photo.ist)

www.istananews.com

Lainnya,

Kabar Pagaralam & Sumsel  – (31 ), Cegah Stunting 2022 Pemkot Pagar Alam Sosialisasi 8 Aksi Konvergensi. – KORAN JOKOWI

Tentang RedaksiKJ 3809 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. Kabar Pagaralam & Sumsel  – (33 ), Sriwijaya Dempo Enduro Ajang Promosi Sport Tourism Pagar Alam. - KORAN JOKOWI

Tinggalkan Balasan