“DASCO HARUS BELAJAR ILMU DIRIJENNYA JOKOWI !”
Koranjokowi.com, Politik :
Rabu, tgl. 21 Februari 2024 lalu, saat itu, Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional TKN Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad mengakui bahwa Capres Prabowo telah 5 kali menemui Jokowi untuk ‘minta restu’ akan melamar Gibran Rakabuming raka sebagai cawapresnya.
Kata Dasco juga, saat itu – ada beberapa nama yang menjadi alternatif cawapres mendampingi Prabowo. Dari beberapa nama itu, kemudian mengerucut menjadi tiga-empat nama hingga kemudian menetapkan GRR sebagai cawapresnya setelah Jokowi ‘merestuinya, Dasco menjelaskan Jokowi sejak awal meminta Prabowo untuk memikirkan lagi rencana itu. “Sebenarnya lima kali itu juga jawaban Pak Jokowi sama. Pertama, ‘Pak Prabowo pikir dulu, apakah ini bagus atau enggak, nanti dikira saya ikut campur’. Itu selalu jawabannya,” katanya.

Dasco mengatakan di permintaan terakhir kali, Jokowi meminta agar rencana itu ditanyakan Prabowo langsung ke Gibran. Jadi tidak ada itu Jokowi cawe cawe agar Prabowo memilih Gibran Ia pun membantah bahwa sejak awal Jokowi cawe-cawe untuk mencalonkan Gibran. “Ya kalau memang maunya begitu, tanya sama anaknya. Anaknya mau ndak’. Jadi enggak ada kemudian cawe-cawenya Pak Jokowi, ini harus Mas Gibran,” ujarnya.
Maka sebagai relawan Jokowi kita heran sesudah Prabowo menjadi Presiden thn.2024 – 2029, gayanya Dasco terasa ‘tengil, menyindir logo Gajah – PSI dan kasus mikropon bocor salah satunya. Ini ber-efek kepada sikap kita untuk mempertimbangkan menjagokan Prabowo sebagai Capres thn.2029 – 2033 yad. ‘Percaya deh. Ahahah.
JUST REMIND,
Teman teman relawan dimana saja berada,




CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id kami mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, tgl.25 Mei 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id tidak bisa di-akses karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – maka untuk sementara seluruh informasi akan kami tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Tenang saja, semua sedang kita urus ‘baik – baik, eheheh. Dan mohon maaf atas segala ketidak-nyamanannya.

Be the first to comment