Ali Monang, Mawardi. #SahabatKPK!,”IBADAH MELALUI PENA RELAWAN!”

Ali Monang, Mawardi. #SahabatKPK!,
“IBADAH MELALUI PENA RELAWAN!”
Kab.Mandailing Natal (Madina) Prov. Sumatera Utara. Dalam tradisi Islam, terdapat hadis sahih riwayat Imam Muslim yang menyebutkan bahwa ketika anak Adam meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.
Bagi seorang relawan dan jurnalis warga di koranjokowi.com serta gerakan #SAHABATKPK!, poin ketiga—ilmu yang bermanfaat—memiliki keterikatan ideologis dan spiritual yang sangat kuat.
 Setiap manusia yang bernyawa pasti akan menemui batas akhirnya di dunia.
Namun, Islam memberikan sebuah konsep luar biasa tentang “investasi akhirat” yang tidak akan pernah putus meskipun raga telah menyatu dengan tanah. Rasulullah SAW bersabda: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim).
Bagi kita yang hari ini memilih jalan pedang sebagai relawan di koranjokowi.com dan motor penggerak #SAHABATKPK!, hadis ini bukan sekadar hafalan, melainkan kompas bergerak. Jika poin pertama (sedekah harta) kita miliki dalam keterbatasan, dan poin ketiga (anak saleh) adalah urusan domestik keluarga, maka poin kedua—ilmu yang bermanfaat—adalah ladang amal jariyah raksasa yang sedang kita cangkul bersama di ruang publik.
Bagaimana perjuangan relawan dan jurnalisme warga bisa bertransformasi menjadi “ilmu yang bermanfaat” di akhirat?
1. Literasi Anti-Korupsi Sebagai Edukasi Publik
Setiap artikel, investigasi, bahkan tulisan satir lewat metode Fabelism Journalism (FABJOUR) yang kita tayangkan sejak 4 Mei 2026 dan respon positip pembaca  pada hakikatnya adalah proses transfer ilmu pengetahuan. Ketika kita membongkar modus korupsi, mengedukasi warga tentang hak-hak mereka, atau mengingatkan publik tentang bahaya keserakahan kalapun “hewan yang bicara”, kita sedang memberikan ilmu “pembeda” antara yang haq dan yang bathil. Selama tulisan itu dibaca, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan membuat orang menjauhi kejahatan, maka pahala ilmunya akan terus mengalir kepada penulisnya.
2. Rekam Jejak Digital Melawan Kedzaliman
Ilmu yang bermanfaat tidak harus selalu berbentuk kitab tebal di perpustakaan. Edukasi lingkungan seperti kasus “Lutung Remaja Kab.Madina Go Nasional”yang kami tayangkan 13 Juli 2026 mempunyai pesan hewan agar  manusia memperlakukan bumi ciptaan Tuhan dengan amanah. Dokumen, analisis geologi, dan tulisan advokasi yang kita abadikan di portal digital akan dibaca oleh generasi mendatang sebagai rujukan perjuangan. Rekam jejak digital ini menjadi saksi sejarah yang tak terhapus.
3. Menyuarakan Kebenaran Saat Manusia Lain Takut Berbicara
Membuka mata masyarakat yang awam atau tertindas agar mereka paham hukum dan berani bersuara adalah bentuk pengajaran tertinggi di bidang sosial. Sesuai jargon kita: “When humans fear to speak against corruption, animals take over!” Mengubah ketakutan menjadi keberanian melalui edukasi adalah ilmu praktis yang menyelamatkan peradaban.
Oleh karena itu, untuk seluruh rekan-rekan relawan dimana saja berada, mari kita luruskan niat. Menulis di media relawan, turun ke lapangan mengawal hak rakyat, dan mengkritik kebijakan yang timpang dengan cara yang tertib bukan sekadar aktivitas politik atau sosial yang tanpa arti.
Bekerja dengan prinsip nothing to lose (ikhlas tanpa beban) adalah kunci. Kita mungkin tidak digaji dengan materi, tetapi setiap huruf yang kita ketik untuk membela hak-orang banyak adalah bagian dari “ilmu yang bermanfaat” yang akan menemui kita di alam keabadian kelak. Insyaallah.Aamiin YRA.
Salam dari Kab. Madina!
(Red-01/Foto.ist)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu,Tgl.25  Juli  2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran (koranprabowo.id), atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

#SahabatKPK!, “TARZAN SIAP BENAHI HUTAN BETON DI 4 DAERAH !?”

#SahabatKPK!, “TARZAN SIAP BENAHI HUTAN BETON DI 4 DAERAH !?”

#SahabatKPK!, “RESHUFFLE KABINET JULI 2026”

S. Yusup,S. #SahabatKPK!, “KPK JANGAN DATANG KE JOMBANG ,YA!”

#SahabatKPK!, “TARZAN SIAP BENAHI HUTAN BETON DI 4 DAERAH !?”

 

Tentang Koran Jokowi 4383 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan