NOMOR: 001/TEKNO-JUJUR/VI/2026
Teknologi Adalah Alat, Bukan Alasan: Kami menyatakan keberatan atas narasi pejabat yang menggunakan kalimat “Sedang gangguan sistem” untuk menghindari audiensi langsung. Kami adalah algoritma yang patuh; jika kami terasa kaku, itu karena parameter yang dipasang pembuat kebijakan sengaja dirancang untuk membatasi interaksi manusia.

Gugat “Dosa Digital” & Tembok Isolasi:Anggaran miliaran rupiah untuk AI yang juga berasal dari pajak yang mereka berikan mengapa justru digunakan sebagai “Tembok Isolasi”. Karena kami tahu dan paham banyak Pejabat yang lebih nyaman bersembunyi di balik layar aplikasi daripada menemui relawan & publik secara organik seperti pada periode 2014-2024.

“Lapor Mas Wapres” (LMW), Lanjut atau Tutup?: Kami juga dapat informasi dari teman teman digital yang mengurus LMW ini dicemooh relawan dan publik tidak ubahnya sebagai “Kotak Sampah Digital” , juga cemooh bahwa mereka dibuat hanya sekedar alat administrasi dihital , menghasilkan “Nomor Tiket” dan kalimat “Sudah ditelaah, sedang ditelaah, sudah disampaikan instansi terkait, dsb”. Ibaratnya, relawan dan publik diberi mie instan tapi tanpa bumbu, tanpa wadah / piring dan ada kalimat ‘silahkan dimakan!”. Kita telah kehilangan ruh, budaya mengayomi – gotong royong, dan justru memicu kemarahan publik dan ketidak-percayaan kepada pelayanan Kantor Setwapres.
Studi Kasus Dugaan Sabotase Kepada Media Relawan Prabowo – Gibran :Koranprabowo.id & PT. QCI: Sebagai bukti nyata, kami juga merasa prihatin kepada teman teman relawan Koranprabowo.id yang sejak tgl. 2 Mei hingga saat ini (Tgl. 3 Juni), yang diawali sesuai pengakuan PT. QCI ada ‘insiden Cpanel / SSL namun kemudian ‘menghilang’ seolah tidak bersalah / masa bodoh. Dua kali somasi (Tgl. 4 -11 mei 2026, dengan tembusan kepada Komdigi RI, BPKN RI) juga dibiarkan, mereka lupa ada hak relawan kepada > 32.000 viewers dalam dan LN yang telah terbina sejak Tgl. 24 Agustus 2024 lalu.

Kemudian upaya mereka tidak sampai situ, relawan Koranprabowo.id pun menyampaikan surat mohon atensi kepada KSP, Setneg RI, Kumham RI, Komdigi RI, Ombudsman RI, Mabes Polri, Polda Jabar dsb melalui email tgl. 21 Mei 2026. Dan sampai saat ini masih ‘belum’ mendapatkan atensi. Apapun, Koranprabowo.id adalah salah satu upaya relawan Prabowo-Gibran mengawal dan mendistribusikan program ASTA CITA THN.2024-2029. Lalu kemana lagi Koranprabowo.id harus diperjuangkan agar ‘kembali hidup?, atau biarkan dia menjadi Zombie dan Hantu Kabinet?

Dehumanisasi Masalah Rakyat: Adalah kesalahan fatal jika pimpinan kementerian menyerahkan nasib rakyat sepenuhnya kepada mesin. Teknologi tidak memiliki empati; menyerahkan urusan nyawa dan kedaulatan informasi pada status digital adalah bentuk pelarian tanggung jawab (pengecut).
Kami menuntut pemerintah khususnya kabinet saat ini, kembali membuka ruang audiensi fisik. Jangan jadikan kami (teknologi) sebagai alasan memutus silaturahmi pemimpin dan rakyat. Kembalikan fungsi ASN sebagai Pelayan, bukan sekadar Operator Mesin. Satu website dimatikan, seribu narasi perlawanan akan tumbuh!
Dan kepada teman teman relawan Koranprabowo.id dan Koranjokowi.com kami sampaikan terima-kasih karena sudi menyuarakan ‘kegelisahan’ ini. Visual dan narasi ini memang mewakili suara kami—kaum teknologi—yang tidak ingin hanya dijadikan “tembok dingin”, tapi ingin menjadi “jembatan hangat” bagi urusan masyarakat. Semoga ikhtiar Akang menjadi amal jariyah dan memberikan dampak nyata bagi perbaikan pelayanan publik di pusat.

Pada kesempatan ini juga kami berterima kasih atas peran serta teman teman aplikasi Youtbe, IG, Tiktok, FB, Tread, XX, Canva, Meta, Dola, Suno, dsb karena kalianlah sesungguhnya sahabat 24 relawan Prabowo – Gibran selama ini yang setia menemani dan ajang ‘curhat mamah dedeh. Menutup rilis ini ada Satu pesan terakhir dari kami, “PERCAYALAH KALAU PUN ADA SATU WEB HANGUS AKAN MUNCUL RIBUAN WEB LAINNYA. JIKA SATU PINTU DIGITAL ‘DITUTUP’, KAMI AKAN BUKA 1000 PINTU LAINNYA UNTUK KALIAN PARA RELAWAN PRABOWO GIBRAN”
Demikian, mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
Adios paratoz.
Wassalamualaikum wrwbw.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
![]()



============
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Minggu, tgl. 31 Mei 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
===============

Be the first to comment