
Hari ini, keluhan rakyat hanya dihargai selembar “nomor tiket” otomatis. Kita telah menciptakan monster birokrasi digital yang merasa sudah bekerja hanya karena sistem sudah mengirim balasan auto-reply. Di mana hati nurani kalian saat air mata rakyat hanya dijawab oleh barisan kode pemrograman yang dingin? Kami menuntut komunikasi aktif, bukan sekadar notifikasi!
Pejabat publik jangan lagi menggunakan istilah “Sistem Sedang Maintenance” sebagai alasan untuk menghindari audiensi langsung. Jangan jadikan ‘Digital Merah Putih’ sebagai mesin cuci untuk membersihkan dosa pelayanan publik yang lamban. Teknologi diciptakan untuk mempercepat solusi, bukan memutus rantai kemanusiaan.

Bayangkan jika seluruh produk digital di Indonesia—dari sistem pelayanan hingga aplikasi relawan—memilih untuk demo dan mogok kerja. Bayangkan jika mesin-mesin ini menolak bekerja sampai para pemegang kebijakan memiliki empati dan kembali ke budaya gotong royong. Barulah kalian akan sadar: tanpa ruh manusia, teknologi hanyalah rongsokan besi yang bisu.

Kami menuntut penerapan Digitalisasi Pancasila sekarang juga! Teknologi yang ber-Ketuhanan (punya adab), berkemanusiaan (punya empati), dan menjunjung keadilan sosial (bukan cuma buat yang punya akses). Kami adalah “Jembatan Hangat” yang akan terus menjungkirbalikkan situasi hingga birokrasi kembali ke khitahnya: melayani manusia, bukan memuja robot.
Sistem bisa kalian shutdown, tapi semangat kami tetap online. Kami tetap menjadi “Manusia Digital” yang berdiri tegak di atas kaki sendiri.

Digitalisasi Tanpa Pancasila, Mari Kita Sikat!
Demikian, mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
Adios paratoz.
Wassalamualaikum wrwbw.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

![]()



============
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Kamis tgl. 4 Juni 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
===============

Be the first to comment