Jumadi, Supran. #Republik Fabeliano, “WADUK TJ.PURA LANGKAT DIBELI RP.500 MILIAR!?”

Jumadi, Supran. #Republik Fabeliano,
WADUK TJ.PURA LANGKAT DIBELI RP.500 MILIAR!?”
.
Sebuah kejutan berskala internasional mengguncang tanah Kesultanan Langkat. Presiden Republik Fabeliano, Miss Pussy Noni, dilaporkan mendarat darurat di wilayah administrasi Langkat Hulu demi memimpin langsung delegasi tingkat tinggi. Kedatangan kepala negara fabel ini tidak main-main. Beliau didampingi oleh barisan elite kabinet hasil reshuffle terbaru:
.
    • Mister Prof. Holicropion, SE., MM. — Wapres Bidang Jual Beli Laut (Hiu Purba berusia lebih dari 200 juta tahun asal Timur Tengah yang paham betul urusan transaksi perairan raksasa tingkat dunia)
    • Jenderal Srijag — Wapres Bidang Pengumpul Uang Sitaan Koruptor (Putra Serigala India & Ajag asal Lampung dengan penciuman tajam melacak dana gelap).
    • Kembar Babun 1 & 2 — Menteri Pekerjaan Umum & Khusus (Babi Hutan Tambun kembar  asal kab.Simalungun–Asahan yang ahli urusan infrastruktur tanah basah).
    • Nona Kucanreng Wallace — Menteri Keuangan (Kucing Hutan Sulawesi & Macan Loreng Aceh yang memegang kendali brankas devisa negara fabel).

Juga Para  tuan rumah / pengundang, yaitu;
Opung Binturong – Utusan Presiden Urusan Kebangsaan  dan Dalihan Na Tolu,  Ras Musang dan kucing hutan (Binturung/Bearcat),  Hutan  Gn.Leuser Kab.Langkat & Aceh.
Opung Badak Purba; Wakil Penasehat Presiden Khusus Hewan Purba Sumut >Badak Purba, Sumatera Utara.
Panglima Kraken; Wapres Bidang Hewan Purba Sumut >Cumi-cumi Purba, Sumatera Utara.
Opung Makar; Wapres Bidang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) >Macan Akar, Kab. Simalungun–Asahan, Sumatera Utara.
Nony Pelikani, SE., MM.; Menteri Muda Urusan Selat Malaka >Pelikan dari Selat Malaka, Perbatasan Sumatera–Malaysia.
Mama Mirah ; Utusan Presiden Urusan PKK   >Ras Ayam Mirah, Kab. Simalungun, Sumatera Utara.
“Terima kasih atas kehadiran ibu presiden dan teman teman kabinet, sebelumnya kami mhon maaf seharusnya rencana kunjungan ibu bulan depan, namun atas desakan warga air waduk  yang ingin segera bertemu ibu dan rombongan maka kami majukan 2 minggu lebih awal. Kini, ibu dan rombongan dapat melihat langsung kondisi Waduk Tanjung Pura, kelurahan Pekan, Kec. Tanjung pura, Kab.Langkat.  Sebuah waduk legendaris peninggalan era kolonial Belanda sejak thn.1970-ini  seluas 5-6  hektar dengan kedalaman saat ini >1-2 meter  yang awalnya >3 – 5 meter.  Belanda dan para moyang hewan disini sepakat pembangunan waduk ini  sebagai embung penampung / kolam retensi perkotaan. Sayangnya, warisan dan  aset vital yang  juga bermanfaat bagi manusia khususnya untuk  74.516 jiwa penduduk atau sekitar 18.500 Kepala Keluarga yang tersebar di 18 desa dan 1 kelurahan ini ‘DIBIARKAN TERLANTAR DAN KUMUH’ dengan alasan biaya pemeliharaan minim. Kalau pun GubSU atau Bupati sering ‘sidak’ itu hanyalah seremoni dan pansos”, demikian sambutan awal Opung Binturong sambil mengajak rombongan berkeliling.
.
Tiba tiba ratusan hewan lansia datang memeluk Presiden Miss Pussy, sambil berkata, “NANDE PRESIDEN, BUJUR NANDE PERBAN ENGO ROH. KAMI ME GENERASI PE-100 ONDAS NI NINI NENE KULIKI/KERAHEN SINDING LAU ENDA. TOLONG KELENGI/SAMPATI WADUK ENDA NDE, BAGEPA LAU CARANA – IBU PRESIDEN, TERIMAKASIH IBU SUDAH DATANG. KAMI ADALAH GENERASI KE-100 MOYANG HEWAN DISINI. TOLONG SELAMATKAN WADUK INI BU, APAPUN CARANYA”. Selain mencium tangan, mereka juga ada yang memberikan ulos khas Karo dan makanan khas Langkat lainnya. Kemudian dari tas kecilnya, Miss Pussy mengeluarkan uang tunai sebesar Rp.250 juta untuk dibagikan kepada masyarakat lain dengan menghidupkan kembali UMKM & BUMDes Hewan.
.
Mata Miss Pussy mulai basah, dan dia berteriak , “INSYAALLAH, KU PERJUANGKEN KAMI ME ENDA, PINTA KAMI TOTO/BANTU DOANDU. PAKEKEN SEN ENDA GUNA UMKM RAS BUMDes. PERLEBEXEN KESEHATAN RAS PENDIDIKAN – KAMI AKAN PERJUANGKAN , MOHON BANTU DOA. MANFAATKAN UANG INI UNTUK UMKM & BUMDes. PRIORITASKAN KESEHATAN DAN PENDIDIKAN”, tiba tiba serentak terdengar puja puji kepada Tuhan YME dari seluruh masjid, gereja, dan rumah ibadah lain sekitar waduk yang dikelola hewan. Hujan dan petir pun ikut bersaksi.
Rombongan kemudian masuk tenda komando, disini Miss Pussy Noni menyampaikan perintah kepada kabinet yang hadir :
.
1.Revitalisasi segera waduk, minimal kedalaman kembali ke awal 3-5 meter. Sepadan waduk harus bersih dari bangunan-bangunan liar jika ada yang menolak ‘hukum mati.
2.Optimalkan waduk sebagai wisata air sehingga akan banyak UMKM/BUMDes lintas desa disini
3.Bukan hanya >74.000 manusia sekitar yang memerlukan waduk dalam segala manfaatnya, namun juga untuk >  1 juta hewan ber-KTP sekitar  yang menggantungkan hidup kepada waduk, diantaranya ; Ikan Gabus (Haruan), Ikan Toman, Lele Lokal, Sepat, Betok (Puyu), Gurami, Nila, Mas, Patin, Mujair, Bawal Air Tawar, Burung Kuntul, Belibis, Biawak Air, Kura-kura Air Tawar, Udang, Siput Air, Keong Mas, Kerang Air Tawar (Kijing), Anggang-anggang, hingga jentik-jentik nyamuk. Mereka merasa jauh lebih peduli pada nasib warga sekitar dibanding pejabat ber-AC.
4.Kabinet memutuskan jika saat ini luas waduk 6 hektar atau 60.000 meter, setiap meter harganya sekitar Rp.1 juta/meter = Rp. 60 miliar, tambah ini itu anggap saja Rp.100 miliar. Semua akan disiapkan negara + CSR perusahaan kontraktor bendungan tingkat dunia dari Australia dan New-Zealand.
5. Bantuan untuk masyarakat manusia disiapkan Rp.50 miliar untuk mengelola wisata air, pusat mainan anak, penginapan untuk turis, dsb yang dikelola  oleh para ibu ibu PKK dan Karang taruna manusia dan hewan  sekitar.
6.Pembelian alat alat modern berkaitan dengan renovasi waduk, kebersihan dan kesehatan air sehingga dapat langsung diminum (Watter-waste technology) telah disiapkan sekitar Rp. 150  miliar.
7.Renovasi mushola, masjid, gereja dan rumah ibadah sekitar disiapkan Rp.10 miliar.
8.Uang kas untuk organisasi PAGWANDUK – Paguyuban Hewan Waduk Kab.Langkat disiapkan Rp.10 miliar. Termasuk pembangunan rumah anak yatim piatu dan rumah jompo lintas agama.
“Total Rp. 320 miliar  untuk semua biaya diatas, saya tambah Rp.150 miliar sebagai dana taktis total Rp.500 miliar saya keluarkan , lusa sudah bisa dicairkan. Minggu ini sudah dapat dikerjakan dan minta 90 hari kerja kedepan semua sudah beres sehingga semakin cepat beres maka semakin cepat waduk ini lebih bermanfaat bagi semua, jangan coba-coba korupsi serupiah pun, hukumannya adalah HUKUM MATI. Setuju!?”, tanya Presiden Miss Pussy Noni sambil menandatangani surat negara.
‘Bruukkkk…!
Semua anggota kabinet pingsan.
Ikan Hiu muter muter, see youu later!
(Red-01/Foto.ist)
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour | #RepublikFabeliano
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Kmis, Tgl.17  September 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

==

 

=============

Tentang Koran Jokowi 4482 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan