Budi D.Ginting, #RepublikFabeliano, “SUMUT NOL KARHUTLA, DAPAT BONUS RP.70 MILIAR !”

Budi D.Ginting, #RepublikFabeliano,
“SUMUT NOL KARHUTLA, DAPAT BONUS RP.70 MILIAR !”
.
 kemarin (19/10) , saya  dan istri menemani  Presiden Republik Fabeliano –  Miss Pussy Noni bertemu para tokoh dan anggota kabinet yang berasal dari Sumatera Utara di sebuah tempat sisi  Danau Toba ,Sumatera Utara (Sumut).
.
Acara tersebut berisi :
1.Maraknya Keramba Jaring Apung (KJA) ilegal di Danau Toba didasari oleh pergeseran status kawasan menjadi destinasi wisata internasional  pasca Covid 19, kalau pun sudah dimulai sejak tahun 1990-an diperkirakan awalnya dibawah < 500 keramba. Karena nilai ekonominya tinggi,   jumlah petak keramba melonjak  hingga diatas 10.000 keramba—baik milik masyarakat lokal maupun perusahaan swasta berskala besar itu  mampu menyerap tenaga kerja >12.000 orang. Luas danau toba yang .>112.000 hektar/100 Km ini pun didominasi keramba keramba tersebut.
Titik balik pelarangan ini dimulai ketika Presiden Joko Widodo menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) nasional dan mendirikan Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba melalui Perpres No. 49 Tahun 2016.
Masyarakat akhirnya paham sebagaimana arahan Presiden Jokowi , Pemda dan instansi terkait  bahwa citra pariwisata internasional tidak bisa berjalan berdampingan dengan danau yang tercemar bau pakan ikan dan pemandangan keramba kumuh yang menghalangi keindahan alam. Dan jumlah keramba pun < 5.000 yang tertata baik dan minim bungan pangan ikan yang bau seperti sebelumnya.
.
Keberhasilan mengendalikan pencemaran lingkungan ini juga menjadi salah satu syarat penting hingga akhirnya Danau Toba resmi diakui dunia sebagai UNESCO Global Geopark pada tahun 2020. Namun kata Miss Pussy anggota kabinet asal Sumut tidak harus berleha leha karena data yang diterima dari tim ‘operasi senyap istana   hingga Tgl.19 Oktober 2026. Kalaupun Danau Toba ini diapit  7 kabupaten namun  jumlah penduduk miskinnya lebih dari 178.000 orang.

Kabupaten Jumlah Penduduk Miskin (Ribu Jiwa) Persentase Kemiskinan (%)
Simalungun 61,12 6,91%
Karo 30,67 6,66%
Tapanuli Utara 23,29 7,47%
Dairi 20,05 6,98%
Humbang Hasundutan 15,62 7,80%
Samosir 13,80 10,79%
Toba 13,46 7,21%
“Teman teman, kini jumlah keramba berkurang maka lapangan kerja pun berkurang, apa ide kalian?”, tanya Miss Pussy kepada Panglima Kraken, Opung Badak Purba, Opung Makar, Opung Binturong,  Kembar Babi Tambun dan Nyonya Ayam Mirah. Ada pun Bro Lubud tidak boleh bersuara karena masih dalam skorsing 90 hari selaku Menhut Republik Fabeliano. — Silahkan buka berita dibawah tentang susunan Kabinet Rep. Fabeliano untuk penjelasannya —
Tiba tiba, seorang warga bernama Butet dan Ucok menghampiri Miss Pussy, intinya mereka minta pekerjaan apalagi mereka baru menikah , Butet pun tengah hamil 7 bulan dan tempat kerja mereka sebagai penjaga keramba boss-nya sudah tutup. Miss Pussy tersenyum dan mengeluarkan amplop coklat dari tasnya, “Sayang,  ini uang 20 juta, silahkan pakai untuk modal buka warung makanan dan cinderamata online saja. Jaga kesehatan bayi kalian ya”, Butet dan Ucok memeluk Miss Pussy kemudian pamit. Istri saya terlihat menangis melihat ini.
.
Kemudian, dari diskusi singkat tercatat beberapa solusinya, yaitu : (1). Budidaya ikan nila atau lele di pekarangan rumah menggunakan teknologi bioflok. Sistem ini hemat air, tidak mencemari lingkungan danau, dan memiliki padat tebar tinggi. (2). Memanfaatkan anak-anak sungai yang mengalir menuju Danau Toba untuk membuat kolam budidaya darat yang pasokan oksigennya terus diperbarui oleh arus alami. (3).Pengembangan Homestay dan Tour Guide, Wisata Air Ramah Lingkungan, UMKM Cendera Mata & Kuliner, dsb.
2.NOL KARHUTLA 2026,  “Nol kasus Karhutla, dalam arti lahan kita thun 2026 ini  aman hanya ‘kiriman’ asap dari daerah lain namun tahun 2025 lalu Karhutla Sumut >38.175 hektar baik yang terjadi di Danau toba, 61 kasus dan 50-an kasus daerah lainnya.    Kebakaran ini sebagian besar melanda area hutan lindung dan Area Penggunaan Lain (APL) yang mengapit danau, selain karena adanya  kombinasi cuaca kemarau kering, yang terbesar adalah karena kebiasaan buruk sebagian masyarakat yang masih membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar”
.
Karena Sumut aman Karhutla tahun 2026 ini ada sesuatu yang berbeda dengan Kabinet RI, Miss Pussy Noni telah mempersiapkan piagam penghargaan dengan teks emas 24 karat senilai Rp.70 miliar kepada ke-7 para sesepuh dan putra daerah kabinet asal Sumut ini. 
Usai penyerahan piagam kecuali untuk Bro Lubud, Panglima Kraken, Opung Badak Purba, Opung Makar dan Kembar Babi tambun pingsan. Sehingga acara break hingga 1,5 jam lamanya tunggu mereka siuman. Kata mereka, mengapa pingsan, karena bingung uang sebanyak Rp.10 miliar mau dipakai apa, ahahaha.
3.KONFLIK AGRARIA, “Sampai tahun 2026 masih terdapat  133 kasus konflik agraria  di Sumut.  Manusia-manusia serakah itu sukses mematok 34.000 hektare lahan secara sepihak, menindas hak hidup  lebih dari 11.000 Kepala Keluarga (KK) petani dan merusak wilayah jelajah saudara-saudara kita!. Tersebar sejak Mandailing Natal, Langkat, Simalungun, Deli Serdang, hingga lingkar Danau Toba,dsb.  Patok HGU korporasi lebih cepat tertancap ketimbang rasa keadilan,” Masih kata Miss Pussy.
.
RUU Reforma Agraria yang sedang digodok di DPRRI kita harapkan  tidak  bernasib sama dengan undang-undang buatan manusia lainnya: hanya tajam  di atas kertas , tetapi tumpul bin mandul saat berhadapan dengan Penguasa dan pengusaha kaya.
“Kita akan terus menolak gaya moncong senjata   dan intimidasi hukum. Gunakan pendekatan kesetaraan kekerabatan Dalihan Na Tolu. Duduk sama rendah, tegak sama tinggi dengan para warga dan petani korban konflik. Jika manusia lebih memilih menyembah kertas HGU ketimbang menjaga tanah adat, maka  jangan harap kasus kasusnya lekas selesai”, tutup Miss Pussy. Semua menjaga takut pingsan sebagaiana kebiasaan Miss Pussy selama ini.
Bruuk…!
Butet dan Ucok yang pingsan.
Ikan hiu muter muter, See you later!
Dari Bandung Kita Lawan!
(Red-01/Foto.ist)
#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour
| #RepublikFabeliano | #Gibranism
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa,Tgl. 20  Oktober 2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

=

=====

Tentang Koran Jokowi 4548 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan