Jeritan pilu dari balik pekatnya kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) seluas 202.000 hektar akhirnya memicu reaksi keras dari Istana Merdeka Republik Fabeliano.Presiden Republik Fabeliano – Miss Pussy Noni yang baru saja kembali dari Jepang bertemu Presiden UNA – United Nations Of Animals tentang tewasnya miliaran serangga karena Karhutla 2026 , tampak berang melihat timpangnya angka penyelamatan satwa di lapangan.
.
Maka Presiden Pussy merasa penting untuk kembali melakukan jumpa pers , dalam hitungan menit awak media telah berkumpul di Press-room Istana, Pussy pun langsung bicara. “Teman teman media, berdasarkan hitungan logis kami , setiap 1 km² hutan idealnya dihuni 1-3 ekor orangutan. Jika dikonversikan dengan total luas karhutla nasional yang mencapai 2.020 km² (202.000 hektar), ..
….. maka secara matematis ada sekitar 2.020 – 6.060 ekor orangutan yang berada di dalam zona maut tersebut. Namun data resmi mencengangkan, karena pemerintah RI hanya mampu menyelamatkan 96 ekor orang utan dan masuk posko reservasi. Berarti dalam hitungan saya, ada sekitar 1.924 – 5.964 ekor yang tidak kita ketahui rimbanya”, Miss Pussy menghapus airmatanya.
Presiden Pussy pun mengadakan sayembara, sebagai berikut :
1. Jika menemukan Orangutan Dewasa (Hidup), berhadiah 1 unit Motor Listrik atau uang tunai Rp4.000.000
2.Jika menemukan Orangutan Balita/Anak (Hidup), berhadiah 2 unit Sepeda Listrik atau Rp7.500.000
3. Bagi Penemu Bangkai Orangutan Terbakar, diberikan Rp2.000.000 per jasad
4.Untuk setiap Foto Selfie di Makam Orangutan, diberikan Rp1.000.000 per foto.
.
“Teman teman media, sayembara ini bukan sekadar bagi-bagi hadiah, melainkan bukti nyata kita sebagai hewan bahwa kita lebih perduli daripada manusia manusia di RI. Mereka bukan sibuk memadamkan Karhutla dan bagaimana memperlakukan bangsa kita namun mereka lebih sibuk atas rencana bisnis kelapa sawit dan Pilpres 2029 mendatang. Dari Bandung kita lawan!“, pekik Presiden Pussy, para jurnalis berdiri bertepuk-tangan.
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Jumat, Tgl. 16 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment