PAK PRESIDEN JOKOWI , HASIL MEDIS COVID 19 DI KAB. DAIRI TERHADAP DDA.RAJAGUKGUK  MENGAPA BISA BERBEDA SATU SAMA LAINNYA?

PAK PRESIDEN JOKOWI , HASIL MEDIS COVID 19 DI KAB. DAIRI TERHADAP DDA.RAJAGUKGUK  MENGAPA BISA BERBEDA SATU SAMA LAINNYA?

Koranjokowi.com, Dairi, Sumut : Virus Corona 19  sudah merubah merusak, meluluh lantakkan ekonomi di daerah kabupaten / kota, nasional bahkan internasional juga merubah peradaban manusia , tatanan masyarakat, psikologis, mindset dan paradigma. Namun Presiden Jokowi terus waspada menghadapinya bahkan anggaran penanggulagan pandemi Covid 19 itu kini ditingkatkan hingga lebih Rp.500 trilyun, semua ini untuk memberikan rasa aman kepada rakyatnya, yang juga memudahkan instansi terkait melayani rakyat. Sehinngga Dinas Kesehatan dimana pun berada  sebagai-bagian dari instansi resmi  penanganannya diharapkan dapat menjamin dan memastikan diagnosa dan hasil dari sistem yang profesional, transparan dan akuntabel agar kondisi seseorang  benar benar dapat dipastikan, sehat atau sebalinya. ‘Titik !

Namun bisa sebaliknya, sebagaimana yang terjadi dengan salah satu keluarga, warga Jl.Klasen Sidikalang, kec. Sidikalang, Kab. Dairi, provinsi Sumatra Utara – Dian Dina A Rajagukguk akibat  ‘ketidak-singkronan’ antara TIM Medis dari Puskesmas Huta Rakyat Sidikalang, Camat Sidikalang, Lurah Sidikalang, RSU Sumut, Kimia Farma Medan, Dinkes Kab.Dairi & Dinkes Prov. Sumut.

Hal ini diawali dengan datangnya Tim Medis Puskesmas (TMP)  Huta Rakyat ke Rumah Dermawan orang tua Dian Dina A Rajagukguk (DDAR) , (09/10/2020)  dan ke dua , Senin (12 /10/2020) bersama Camat Sidikalang, Lurah Sidikalang, Kepling setempat dan berjanji akan menjemput DDAR karena positif terpapar Covid 19 dan mengajak keluarga DDAR melakukan RT – PCR oleh Tim Medis Puskesmas Huta Rakyat, jika menolak maka TIM Gugus Kabupaten bersama Kepolisian akan menjemput / dengan cara paksa keluarga DDAR .

Pembaca KoranJokowi.com dimana saja kalian berada, DDAR telah mengakui bahwa tanggal 28 September mengikuti RT -PCR di Rumah Sakit Universitas Sumutera Utara dan hasilnya ‘non reaktif’, karena itu pula DDAR dan ayahnya – Dermawan Sihombing naik pesawat melalui Bandara Internasional Kuala Namu Deli Serdang menuju kota Bandung artinya mereka bebas dari terpaparnya Covid- 19.

DDAR dibully di sosmed

Tidak itu saja, DDAR pun memeriksa kembali kesehatannya Rabu tanggal 14 Oktober 2020 dengan melakukan Test Swab mandiri di Kimia Farma Jl. R.A Kartini No.1 Medan, dengan hasil yang didapat tanggal 20 Oktober 2020 tetap mengatakan ‘negatif’, dalam arti memang DDAR sehat-walafiat.

Ketika Koranjokowi.com mendatangi dan menanyakan Kepala Puskesmas Huta Rakyat, dr.Jenni Siregar menjawab, informasi bahwa DDAR mengapa bisa disimpulkan  Positif Covid – 19 karena bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi. “Kami mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara”. kata Jenni Siregar sambil menunjukkan secarik kertas dari yang berstempel Dinkes Provsu.

Juga saat kami re-check kepada camat Sidikalang, Robot Sihombing akan perbedaan hasil medis itu beliau menjawab “Kami hanya mendampingi Tim Kesehatan dari Puskesmas Huta Rakyat”

Juga saat kami tanyakan kepada Pejabat P2P – PL Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, dr Hardi Burning, dia balik mengatakan agar kami menanyakan hal ini kepada Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara. ‘Bah, bagaimana ini pak Presiden Jokowi !?, (Delon Sinaga)

Tentang RedaksiKJ 1431 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan