KABAR ACEH : DI KOTA SUBUSSALAM ADA JEMBATAN BERGESER DAN GEDUNG SEKOLAH MANGKRAK KARENA KURANG DANA ?

KABAR ACEH : DI KOTA SUBUSSALAM ADA JEMBATAN BERGESER DAN GEDUNG SEKOLAH MANGKRAK KARENA KURANG DANA ?

Koran Jokowi.com, Subussalam, Aceh : Merupakan kebahagiaan tersendiri disaat sdr, Sabirin Siahaan bergabung bersama KoranJokowi.com selaku Kordkot. Subussalam, Prov. Aceh sebagaimana yang dilaporkan Een H. Prayudha – Wkl.Pimp.Umum/ Redaksi pagi ini (24/10). Sehingga secara tidak langsung sdr.Sabirin akan menjadi ‘mata & telinga’ kami akan realisasi program2 Presiden Jokowi disana.

KOTA SUBUSSALAM DAN WARISAN DARAH PEJUANG

Sobat KoranJokowi.com dimana saja berada, Kota Subulussalam merupakan hasil pemekaran di Aceh Singkil Provinsi Aceh, yang terbentuk pada awal tahun 2007 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2007.  Lluas area 1.391 km². Kota ini juga mengalami pemekaran menjadi 5 kecamatan, yaitu Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, Sultan Daulat, dan Longkip

Masyarakatnya demikian menghormati Panglima Shaman , seorang Pahlawan Daerah yang berasal dari Aceh Singkil yang berjuang hingga akhir hayat melawan Belanda di Aceh Singkil dan sekitarnya sekitar tahun 1840. Dia termasuk tokoh Panglima yang paling kuat menentang penjajah Belanda.Beliau gugur di medan laga, dimana hampir seluruh tubuh perkasanya penuh luka  bekas tembakan dan tusukan rencong di sekitar pinggang dan perutnya, dalam berbagai sumber,  rencong milik Panglima Shaman  sendiri  ditusukkan oleh pihak Belanda ke  tubuhnya. Anehnya rencong tersebut  tidak bisa dicabut dari tubuhnya. Bahkan tubuhnya   dimutilasi oleh Penjajah Belanda, kemudian jenazahnya dimakamkan oleh masyarakat setempat.

Kini dengan bergabungnya sdr. Sabirin Siahaan, kita berharap semangat berjuang demi hak masyarakat disana berjalan dengan baik, sebbagaimana diwariskan Pangllima Shaman. Namun rupanya masih ‘belum sesuai harapan’ , karena ada 2 temuan yang membuat Redaksi ‘mengerutkan dahi’, berikut temuan dilapangan, agar kiranya menjadi koreksi, atensi dan perhatian semua pihak yang terkait didalamnya,

PUPR KOTA SUBULUSSALAM AKUI ADANYA PERGESERAN JEMBATAN DAH, KEC. RUNDENG ?
Pembangunan Jembatan yang teletak di Jampong Dah Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam Provinsi Aceh bergeser. Pergeseran tersebut diakui oleh Kepala Dinas PUPR dan PPTK saat dikonfirmasi pada Jumat, 23/10/2020 dikantornya. Kadis PUPR mengatakan bahwa pergeseran tersebut terjadi akibat tidak adanya tembok oprit penahan tanah timbun dibagian kanan dan kiri di ujung kepala jembatan mengakibatkan tanah mudah terbawa air sehingga berpengaruh pada turunnya plat injak pada jembatan, dan antara jembatan dengan plat injak terpisah atau tidak satu badan. Sehingga turunnya plat injak tidak berpengaruh pada ketahanan jembatan dan dalam perencanaan ketahanan jembatan Dah itu mencapai lima puluh tahun bila tidak ada pengaruh faktor bancana alam.

Dalam keterangan nya Kadis PUPR mengatakan bahwa pada dasarnya didalam perencanaan tembok seprit penahan tanah timbun setinggi 4,8 M itu ada, namun karena dananya tidak mencukupi sehingga tidak dibuat namun sudah di ajukan dalam anggaran otsus 2021 tahun depan untuk di bangun sesuai permintaan Dagar kepala kampong setempat. Terkait tanggung jawab pihak rekanan atau kontraktor, Kadis PUPR mengatakan tidak mungkin dinas meminta mereka untuk melakukan perbaikan karena masa pemeliharaan sudah habis alias pihak rekanan tidak bisa dibebankan kembali dengan turunnya plat injak jembatan Dah.

Dikatakan oleh PPTK jembatan Dah bahwa pembangunan jembatan yang menelan biaya Rp.40 milyar lebih itu merupakan sebuah kebanggaan baginya sebagai PPTK meski diakuinya pula adanya pergeseran penurunan plat injak sehingga permukaan jembatan dan permukaan badan jalan terlihat tidak rata. PPTK mengakui bahwa penyebabnya karena tanah timbun menghubungkan jalan dengan jembaran kurang padat dutambah tidak adanya tembok sprit penahan tanah.

DIDUGA 2 GEDUNG SDN MUARA BATU BATU TIDAK BERFUNGSI ?
Disaat pemeritah meningkatkan sarana prasarana pendidikan TK PAUD s/d SMA sederajat melalui Kementerian Pendidikan, Disdikbud Provinsi, dan Disdikbud Kab/Kota baik dalam program Dana Alokasi Khusus atau DAK Fisik yang menelan biaya ratusan juta rupiah per unit dan dalam banyak program lainnya, namun diduga masih ada pihak pengelola satuan pendidikan kurang mensyukuri dan memanfaatkan gedung gedung sarana pendidikan itu sesuai fungsinya.

Seperti yang terlihat di SDN Muara Batu Batu Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam Provinsi Aceh terdapat 2 gedung yakni MES Guru dan Perpustakasan tampak kosong, semak dan tidak terawat, dan dalam gedung hanya terlihat beberapa buku tidak tertata.

Saat dikonfirmasi Jumat, 24/10/2020 Samiun selaku kepala sekolah mengatakan bahwa gedung itu terpakai dan ada petugas perpustakaannya meskin kondisinya seperti itu. sementara salah seorang yang ada saat awak media ini konfirmasi mengatakan gedung MES guru itu baru di tinggalkan penghuninya karena pindah rumah karena penghunya dulu bukan seorang guru melainkan masyarakat setempat.

Melihat adanya gedung terbengkalai disekolah tersebut, Fahruddin Kepala SDN Tualang dalam waktu dan tempat terpisah mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan gedung itu tidak difungsikan sementara di sekolahnya SDN Tualang masih sangat membutuhkan banyak gedung mengingat gedung yang ada di sekolahnya hanya 3 ruang belajar. Belum ada gudeng pustaka, MES guru dan gedung lainnya sebagai sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan.

Disisi lain, sebagaimana di daerah kab/kota lain di Indonesia, SDN Muara Batu Batu ini juga mendapat belanja tambahan dari program unggulan Kemendikbud RI yakni Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Kinerja sebanya 60 juta rupiah setiap sekolah yang merupakan bantuan dana tambahan dari BOS reguler yang rutin di dapat setiap sekolas di semua jenjang guna memenuhi kebutuhan sekolah yang belum terpenuhi karena keterbatasan dana BOS. Ironinya, saat dikonfirmasi keberadaan BOS Afkin kepala sekolah hanya  diam dan terlihat bingung untuk memberikan keterangan.

Sobat, jika saja Panglima Shaman masih hidup, kami yakin beliau akan menangis atas temuan KoranJokowi.Com Kota Subbussalam  diatas, akankah kedepan masih ada lainnya?, kita lihat edisi yad, terima-kasih sdr. Sabirin Siahaan ✌️❤️

(Red-01/Foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1950 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. SUARA ACEH : POLISI & LEMBAGA AUDIT SUDAHKAH RECHECK DAK FISIK 2019 KOTA SUBUSSALAM  RP.5 MILYAR ITU TEPAT SASARAN !? | KORAN JOKOWI | Media Independent Relawan

Tinggalkan Balasan