TENTARA INDONESIA SEBAGAI PASUKAN PERDAMAIAN PBB, MASIH DIPERHITUNGKAN, SOB !!

TENTARA INDONESIA SEBAGAI PASUKAN PERDAMAIAN PBB, MASIH DIPERHITUNGKAN, SOB !!

KoranJokowi.com, Bandung : Sobat KoranJokowi.com dimana saja berada, hingga Oktober 2020 lalu Indonesia memang telah menempati peringkat kedelapan dari 119 negara yang berkontribusi pada misi penjaga perdamaian PBB. Negara saat ini mengerahkan 2.837 personel untuk operasi penjaga perdamaian PBB sambil meningkatkan jumlah personel wanita.

Di antara 10 negara anggota ASEAN, Indonesia saat ini menempati urutan pertama dalam pengiriman personel untuk mengikuti operasi perdamaian PBB, termasuk personel wanitanya.

Indonesia mengirimkan 157 perempuan ke tujuh misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon, Republik Demokratik Kongo, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Darfur, Mali dan Sahara Barat. Setidaknya 570 perempuan Indonesia telah berpartisipasi dalam misi penjaga perdamaian PBB sejak 1999.

Pasukan penjaga perdamaian PBB saat ini memiliki 5.328 personel wanita, terhitung hanya 6,5 persen dari keseluruhan penjaga perdamaian.

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

Kontingen Garuda disingkat KONGA atau Pasukan Garuda adalah pasukan Tentara Nasional Indonesia yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di negara lain. Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB sejak 1957, Dan hingga saat ini KONGA telah mengirimkan lebih dari XXXI (31) kontingen.

Kontingen Garuda I dikirim pada 8 Januari 1957 ke Mesir. Kontingen Garuda Indonesia I terdiri dari gabungan personel dari Resimen Infanteri-15 Tentara Territorium (TT) IV/Diponegoro, serta 1 kompi dari Resimen Infanteri-18 TT V/Brawijaya di Malang. Kontingen ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Infanteri Hartoyo yang kemudian digantikan oleh Letnan Kolonel Infanteri Suadi Suromihardjo, sedangkan wakilnya Mayor Infanteri Soediono Suryantoro. Kontingen Indonesia berangkat tanggal 8 Januari 1957 dengan pesawat C-124 Globe Master dari Angkatan Udara Amerika Serikat menuju Beirut, ibu kota Libanon. Dari Beirut pasukan dibagi dua, sebagian menuju ke Abu Suweir dan sebagian ke Al Sandhira. Selanjutnya pasukan di El Sandhira dipindahkan ke Gaza, daerah perbatasan Mesir dan Israel, sedangkan kelompok Komando berada di Rafah. Kontingen ini mengakhiri masa tugasnya pada tanggal 29 September 1957. Kontingen Garuda I berkekuatan 559 pasukan (Red-01Foto.ist)

 

Tentang RedaksiKJ 1757 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan