ADA OKNUM MENGHALANGI PEMBANGUNAN SUMUR BOR DI KAMPUNG TANJUNG  KAB. LAMTENG 

ADA OKNUM MENGHALANGI PEMBANGUNAN SUMUR BOR DI KAMPUNG TANJUNG  KAB. LAMTENG 

Koranjokowi.com. Lamteng: Adanya pembangunan merupakan program prioritas untuk menuju kemajuan suatu daerah tanpa terkecuali desa, kota kecamatan dan kota kota lain juga harus bersinergi dalam mensukseskan pembangunan didaerahnya masing masing.Jika suatu daerah memperoleh bantuan anggaran seharusnya bersyukur dan turut serta mensukseskan dan memperlancar jalanya kegiatan terlepas apakah bantuan itu berupa bantuan langsung di tangani oleh pemerintah setempat ataupun melalui pihak rekanan.

Di kampung Tanjung kerajan kecamatan seputih banyak Lampung tengah tahun anggaran 2021 mendapat bantuan pembangunan sumur bor  untuk mencukupi kebutuhan air bersih ,yang dimusim kemarau sering mengalami kerisis air .Namun sangat disayangkan oleh salah seorang warga kampung setempat ada pihak yang sengaja menghambat jalanya pekerjaan pembangunan .

Menurut warga yang tidak mau disebut namanya,mengatakan ada pihak dari pemerintahan kampung Tanjung kerajan mintak pekerjaan diserahkan kepihak pemerintah kampung padahal pekerjaan itu langsung ditangani dari Dinas kementrian PUPR, bidang Air baku dari provinsi Lampung kata warga tersebut.dia juga mengatakan jika pekerjaan itu diserahkan ke pemerintahan kampung setempat kemungkinan tidak akan sempurna makanya pihak air baku tidak menyerahkan pembangunan itu,hanya pembangunan sarana prasarana yang diserahkan kepihak kampung berupa bangunan bak penampung air .

Hal yang sama juga dikatakan salah seorang rekan yang berinisial Pm, warga Tanjung harapan seputih banyak kepada KoranJokowi.com berharap  supaya bisa membantu mengingatkan pemerintah kampung Tanjung kerajan agar mendukung dan membantu kelancaran jalanya pembangunan karena itu untuk kepentingan masyarakat.tidak seharusnya pemerintah kampung menjadi penghambat .

Pm juga mengaku dimintai oleh rekanya dari Dinas Air baku untuk mempasilitasi agar jalanya pekerjaan pembangunan bisa berjalan lancar.dia juga mengakui memang benar dari pihak pemerintahan kampung ada upaya ambil alih pekerjaan tapi oleh pihak Air baku hanya diberi jatah pekerjaan pembuatan pasilitas berupa bangunan bak penampung dan cagak cor penyanggah bak penampung.Tapi aneh yang terjadi dari pihak pemerintah kampung setempat biaya yang dimintai terlalu besar dan sambil berkata itu proyek besar ,pada waktu itu belum sepakat antara pihak air baku dengan pihak pemerintah kampung.

Kendati demikian sambil pekerjaan berjalan dari pihak pemerintahan kampung masih saja mencobah mrenghabat dengan maksud untuk minta tambahan bahkan keluar kata kata dari pemerintahan setempat, “Kami sudah mengeluarkan banyak biaya untuk mengusulkan proyek tersebut,jadi biaya yang kami keluarkan harus kembali kata Pm,menuturkan kata kata yang dikatakan pemerintah setempat” (Farizal)

 

Tentang RedaksiKJ 1045 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan