S. Yusup,S. #Sahabat KPK!: “AKHIRNYA SINTA BANGKIT DUKUNG KPK!”

S. Yusup,S. #Sahabat KPK!:

“AKHIRNYA SINTA BANGKIT DUKUNG KPK!”

Koranjokowi.com, #Sahabat KPK!:

PimRed mengirim foto ini kemudian saya diminta untuk membuat narasinya, sumpah, dalam hidup saya ini lebih dekat dengan segala peralatan navigasi. Sekarang diminta untuk membuat narasi. Dan semoga hasil dibawah ini cukup membuat PimRed senang, ahahaha…

“SHINTA SI MATAHARI DIUJUNG NISTA!”
Dulu, dunia terasa runtuh dalam sepi,
Di balik dinding desa, ia memendam diri.
Ayah  ditangkap KPK
Ibu tercinta pun pergi ke keabadian,
Meninggalkan malu tak menyangka Ayah seperti itu
“Ibu yakin Ayah pasti bersalah, dan KPK tidak pernah salah”
Seperti itu kalimat Ibu diujung usia
Kemudian ditutup dengan mohon ampun kepada Tuhan
Shinta ikut membantu dokter Arief  yang merawatnya hingga satu bulan
menyabut selang oksigen Ibu tercinta.
Air mata Dokter Arief terlihat menetes
Dalam lirih dia berbisik, “Kembalilah kepadanya dengan damai.
Sebagaimana disampaikan dalam Hukum Tabur-Tuai (Ayat 7-8):
Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai.
Jika kita hidup menuruti keinginan daging (hawa nafsu duniawi),
kita akan menuai kebinasaan.
Sebaliknya, jika kita hidup menurut pimpinan Roh Allah,
kita akan menuai hidup yang kekal, ..
dan Ibu telah banyak berbuat baik Amen”
….
….
Sepekan pemakaman Ibu tercinta
SHINTA pindah sekolah dan memulia hidup baru di sebuah desa
bersama kakek neneknya yang selalu menasehatinya

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang,
sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau.
” Tuhan berjanji menyertai dan memberi kekuatan”
 (Yesaya 41:10)
..
..
SHINTA  5 tahun memikul malu yang bukan miliknya,
Di bawah bayang-bayang nama Ayah yang ternoda.
Kehidupannya yang seolah terbenam kedalam bumi.
Namun, di balik duka yang paling dalam,
Ada nyala api yang menolak padam.
SHINTA bangkit, tak lagi ingin bersembunyi,
Ia jadikan perih sebagai janji yang murni.
Bukan untuk membalas, bukan untuk mencela,
Tapi agar tak ada lagi anak yang menanggung luka.
Melalui #SahabatKPK, ia bicara pada dunia,
Bahwa korupsi bukan sekadar angka-angka di berita.
Ia adalah pencuri kasih sayang, perusak harga diri,
Yang membuat masa kecil hilang ditelan sunyi.
Kini ia adalah suara, ia adalah MATAHARI
Mengingatkan orang tua, menjaga jiwa-jiwa muda.
Karena integritas bukan sekadar kata dalam buku,
Tapi warisan terindah agar anak-anak tak perlu membeku.
AYAH SHINTA mengajarkan kepada SHINTA
dan kepada semua orang tua
agar hati hati melangkah
kebutuhan dan kemewahan
dan keraguan kepada Tuhan
haruslah dihapus dalam ajakan setan
SHINTA kini menjadi perempuan kokoh
menebarkan enerji positip melalui #Sahabat KPK!
Bagimana pak PimRed, oke nggak?
(Red-01/Foto.ist)

============

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, tgl. 6  Juni  2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

Tentang Koran Jokowi 4297 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan