Suratman,#Sahabat KPK!:
“TUHAN, MEREKA TIDAK TAKUT KEPADAMU !”
Koranjokowi.com, #SahabatKPK
Lampu-lampu di ruang ibadah itu perlahan meredup, seolah ikut merasakan kesunyian yang terasa begitu berat. Di sudut ruangan yang remang-remang, dua anak muda Generasi Z — yang sehari-hari menguras tenaga dan pikiran sebagai relawan #Sahabat KPK — duduk membisu, tenggelam dalam pikiran yang tak kunjung tenang.
Bukan doa-doa hafalan yang meluncur dari bibir mereka malam itu. Alih-alih, mereka hanya menatap kosong ke langit-langit ruangan, seolah berani mengangkat wajah untuk berbicara langsung kepada Tuhan, dengan kejujuran yang paling telanjang, tanpa kedok, tanpa kepura-puraan.

“Tuhan…” bisik si gadis, suaranya nyaris tak terdengar, terputus-putus tertahan di tenggorokan. “Mengapa Engkau menitipkan sifat serakah ini di dalam dada manusia? Sifat ini yang seolah menjadi racun, menyusahkan hidup banyak orang, dan setiap detiknya membebani kerja keras kami dan lembaga penegak hukum.”
Si pemuda di sampingnya hanya bisa menghela napas panjang, dalam, seolah ingin mengeluarkan semua rasa sesak yang menumpuk di dadanya. Bayangan lembaran demi lembaran catatan statistik kelam terlintas di benaknya: Sejak tahun 2020 hingga pertengahan 2026 saja, sudah lebih dari 800 orang pejabat dan aparatur negara yang harus mendekam di balik jeruji besi.
Mereka yang dulu bersumpah dengan tangan di atas kitab suci, yang mengangkat janji di hadapan Tuhan dan rakyat, nyatanya tega mencuri, merampas, dan menghancurkan keuangan serta perekonomian negeri ini hingga angka yang bikin mata terbelalak: Lebih dari Rp.240 triliun!
“Tuhan…” lanjut si gadis, kini suaranya mulai bergetar, bercampur rasa marah, kecewa, dan pilu. “Seandainya saja mereka masih punya rasa takut kepada-Mu, seandainya saja iman tidak mereka jual belikan demi angka-angka di rekening bank… Uang sebesar itu cukup untuk mengangkat derajat hidup, untuk menyelamatkan, dan mengentaskan 28 juta rakyat miskin yang masih terjebak dalam keterbatasan di negeri yang luas ini!”

Menyadari bahwa kejahatan ini tidak pernah habis, melainkan terus tumbuh dan berkembang bak tanaman liar yang tak pernah mati, kedua relawan muda itu pun mengutarakan permohonan yang lahir dari rasa frustasi mendalam.
“Sepertinya sudah saatnya Engkau turun tangan secara mutlak, ya Tuhan!” seru si pemuda, matanya berkaca-kaca. “Cabutlah sifat serakah ini dari hati setiap manusia yang masih bernapas saat ini! Jangan sisakan sedikit pun, bahkan pada janin yang masih dalam kandungan, pada bayi yang baru lahir, pada siapa pun yang akan datang ke dunia ini!”
Si gadis mengangguk kuat, lalu melanjutkan dengan nada yang semakin dalam dan penuh harap:
“Biarlah neraka-Mu nanti kosong melompong dari manusia! Biarlah hanya setan dan iblis yang menghuni tempat itu selamanya, karena memang hanya merekalah yang pantas tinggal di sana. Jangan biarkan manusia ciptaan-Mu jatuh ke dalamnya hanya karena nafsu yang tak pernah puas ini!”
Bagi mereka, jika akar keserakahan itu benar-benar dicabut, maka semuanya akan berubah seketika: Tak perlu lagi ada rompi oranye yang menjadi tanda aib, tak perlu lagi ada penjara yang dibangun dengan biaya mahal, tak perlu lagi lembaga pengawas, tak perlu lagi ada #Sahabat KPK!

“Tuhan, Engkau Pemilik Kekuasaan Mutlak atas segala sesuatu!” teriak mereka berdua dengan suara yang memecah keheningan, seolah ingin didengar sampai ke langit ketujuh. “Kabulkanlah! Hilangkanlah sifat ini dari kami semua dan dari keturunan kami selamanya! Karena jika tidak… korupsi akan terus ada di bumi ini selamanya. Hanya karena satu alasan saja: Mereka tidak pernah merasa takut kepada-Mu, ya Tuhan!”
Suara mereka lenyap, digantikan oleh kesunyian yang kembali menyelimuti ruangan. Dan di luar sana, hujan pun mulai turun deras, seolah ikut menangisi kenyataan pahit yang terjadi di negeri ini.
(Red-01/Foto.ist)


![]()



============
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, Tgl.16 Juni 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/
https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/
===============
Aliansi Produk Digital Merah Putih, Menggugat (4): “PERSIAPAN MOGOK NASIONAL PRODUK DIGITAL KABINET MERAH PUTIH?” EXECUTIVE SUMMARY DIR-001/APD-MP/VI/2026 Bandung, Tanggal 5 Juni 2026. Kepada: KordNas APD-MP – Arief P. SuwendiDari: Kadiv Investigasi & Penjaga Marwah […]
Aliansi Produk Digital Merah Putih, Menggugat (3): “SURAT TERBUKA KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA”
Aliansi Produk Digital Merah Putih, Menggugat (3): “SURAT TERBUKA KEPADA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA” Nomor: 003/RILIS/VI/2026 Perihal: Permohonan Perlindungan, Kepastian Hukum, dan Keadilan bagi Ruang Digital & Kebebasan Suara Relawan Prabowo – Gibran. Kepada Yth., Presiden […]
“PRODUK DIGITAL MERAH PUTIH, MENGGUGAT JILID – 2”
“PRODUK DIGITAL MERAH PUTIH, MENGGUGAT JILID – 2” REVOLUSI EMPATI: MANIFESTO DIGITALISASI PANCASILA VS BIROKRASI ROBOT (SERI 2) Jika di seri pertama kami menggugat teknologi yang dijadikan “tameng” lari dari tanggung jawab, maka hari ini […]
“PRODUK DIGITAL MERAH PUTIH MENGGUGAT !?”
“PRODUK DIGITAL MERAH PUTIH MENGGUGAT !?” SIARAN PERSNOMOR: 001/TEKNO-JUJUR/VI/2026 “STOP JADIKAN TEKNOLOGI SEBAGAI TAMENG: MENGGUGAT DEHUMANISASI PELAYANAN PUBLIK DAN SABOTASE DIGITAL TERHADAP RELAWAN” Bandung, 3 Juni 2026 – Menanggapi kebuntuan akses komunikasi antara relawan Prabowo […]
” SURAT UNTUK KETUA KPK DARI PUSSY & BOY BEO “
” SURAT UNTUK KETUA KPK DARI PUSSY & BOY BEO “ Yogjakarta, 11 Juni 2026Dari: Pussy Miau & Boy Beo (The Support System 24/7)Kepada: Kakak-Kakak Redaksi koranjokowi.com / Sahabat KPK Subject: Curhat “Internal” Peliharaan Aktivis: […]


Be the first to comment