PAK PRESIDEN, KPK GEGABAH TUDING SINGAPORE SURGA KORUPTOR. MAKA RELAWAN JOKOWI MEMINTA “COPOT KARYOTO SEKARANG JUGA !”

PAK PRESIDEN, KPK GEGABAH TUDING SINGAPORE SURGA KORUPTOR. MAKA RELAWAN JOKOWI MEMINTA “COPOT KARYOTO SEKARANG JUGA !”

KoranJokowi.com, Bandung : Presiden Soekarno, Si Singa Podium, sangat marah saat negara lain menyebut Indonesia adalah BANGSA KULI, kalau pun memang benar adanya karena banyak anak bangsa ini yang menjadi budak : Perkebunan, dsb. Namun Beliau tidak mau harga diri sebuah bangsa besar ini dicemooh, Pertempuran Surabaya, Bandung Lautan Api, Perebutan Irian Jaya, dsb merupakan bagian kecil betapa dahsyatnya jati diri & harga diri bangsa, dan BUKAN BANGSA KULI  “Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2,5 sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita.”, demikian bakar Sukarno yang menegaskan bangsa Indonesia mempunyai jati diri yang kuat dan tidak bisa didikte siapapun. Kini hal ini ditunjukan oleh negara Singapore, mereka demikian gusar saat disebut sebagai NEGARA SURGA KORUPTOR.

Asalnya karena Deputi Penindakan KPK Karyoto saat ditanya pers (6/4)   mengenai perkara dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Paulus Tannos yang  bermukim di Singapura. Karyoto berkata, “Satu-satunya negara yang tidak menandatangani ekstradisi yang berkaitan dengan korupsi adalah Singapura, itu surganya koruptor yang paling dekat adalah Singapura,”

Menurut Singapura, pernyataan itu tak memiliki dasar apa pun. “Tidak ada dasar untuk tuduhan tersebut. Singapura telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa investigasi sebelumnya dan yang sedang berlangsung,” demikian tanggapan pemerintah Singapura yang diunggah dalam situs resmi Kemlu Singapura, Sabtu (10/4/2021).

Kemlu Singapura mengungkit bantuan CPIB terhadap KPK. Salah satunya terkait bantuan untuk memanggil bagi orang-orang yang hendak diperiksa KPK. “Singapura juga telah membantu pihak berwenang Indonesia dengan memberikan konfirmasi tentang keberadaan warga negara Indonesia tertentu yang sedang diselidiki. Singapura memfasilitasi kunjungan KPK ke Singapura pada Mei 2018 untuk mewawancarai orang yang berkepentingan dengan penyelidikan mereka”

Singapura juga mengungkit perjanjian ekstradisi dan perjanjian kerja sama pertahanan sebagai satu paket pada April 2007. Penandatanganan itu disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Lee Hsien Loong. Namun kedua perjanjian tersebut masih menunggu ratifikasi oleh DPR. “Namun, Singapura telah memberikan dan akan terus memberikan bantuan yang diperlukan kepada Indonesia jika Singapura menerima permintaan dengan informasi yang diperlukan melalui saluran resmi yang sesuai. Singapura dan Indonesia adalah pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA) dalam masalah pidana di antara negara-negara anggota ASEAN yang sepikiran, di mana kerja sama telah dilakukan sejalan dengan hukum domestik Singapura dan kewajiban internasional,” ujar Kemlu Singapura.

Karyoto lupa jika bahwa hingga tahun 2020 lalu, negara yang disebutnya sebagai SURGA KORUPTOR ini  masih memimpin investasi asing di Indonesia dengan nilai US$ 9,8 miliar di 2020, selain tertinggi Singapore adalah reference bagi negara lain untuk investasi disini, mau bukti?, lihat dibawah Singapore itu ada  China dengan jumlah investasi > US$ 4,8 miliar, Hongkong US$ 3,5 miliar, Jepang US$ 2,6 miliar, dan Korea Selatan US$ 1,8 miliar.

SULIT DIBAYANGKAN BAGAIMANA JADINYA JIKA SINGAPORE CS MENARIK INVESTASI KELUAR INDONESIA

KPK harus belajar lagi bagaimana agar tidak sombong !

Karyoto harus ditegur, kalau perlu ada sangsi ‘dirumahkan,  kita tunggu sikap Jenderal Firli sebagai Ketua KPK.

Ahahahah…

Bandung, Tgl.11 April 2020

Arief P.Suwendi

KordNas Alumni Kongres Relawan Jokowi (AkarJokowi) 2013

Tentang RedaksiKJ 1045 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

1 Trackback / Pingback

  1. PEGAWAI KPK MENJARAH EMAS 1,9 KILOGRAM. "SAYANG TIDAK BISA KITA POTONG TANGANNYA, AHAHAHA.." | KORAN JOKOWI | Media Independent Relawan

Tinggalkan Balasan