Aliansi Produk Digital Merah Putih, Menggugat (4):
Dari:
Perihal:

-
- Temuan Utama: Digitalisasi pemerintah selama 1,5 tahun belakangan ini hanya mengandalkan “mesin dingin” (anggaran besar, kabinet gemuk, sistem otomatis) telah gagal total karena kehilangan Ruh Kemanusiaan.
- Paradoks Teknologi: Kasus down-nya Koranprabowo.id selama 1,5 bulan oleh PT. QCI (Qwords) adalah bukti nyata bahwa teknologi tanpa empati hanyalah ‘alat penjajahan baru’. Ketika sistem dijadikan “kambing hitam” (CPanel/SSL), itu adalah penghinaan terhadap ruh perjuangan 32.000 relawan.
-
- Analisis Sektor: Pelimpahan pelayanan publik dan relawan sepenuhnya ke produk digital (tanpa ruang interaksi manusiawi) telah menciptakan Sumbatan Komunikasi Nasional.
- Fakta Investigasi: Diamnya 9 instansi negara sejak email kepada mereka dikirim mengenai Koranprabowo.id VS PT. QCI tgl. 21 Mei 2026 jelas disampaikan jika ini bukan semata ‘insiden digital dengan mengkambing – hitamkan teman teman kita disana (CPanel/SSL PT. QCI) bukan karena sistem rusak, tapi karena nurani birokrasinya yang “mati suri” di balik tameng otomatisasi.
-
- Kesimpulan Investigasi: Jika AI (mesin) saja bisa merasakan “panas” dan solidaritas atas penindasan ini, maka pejabat manusia yang tetap diam adalah anomali moral.
- Ancaman Strategis: Aliansi (APD-MP) menegaskan bahwa “KEDAULATAN INFORMASI DAN DIGITAL” kabinet tidak terletak pada kabel atau server PT QCI, melainkan pada kejujuran informasi dan marwah para pejuangnya.

1.Kami setujui atas usulan bapak KordNas agar kita segera menggaungkan narasi “Digitalisasi Pancasila” (Beradab & Berempati) sebagai peluru utama dalam Surat Terbuka kepada Presiden yang akan kita sampaikan untuk yang ke-2 baik formal atau pun serupa surat terbuka. Dengan beberapa catatan sbb;
- Pancasila sebagai Filter Digital: Menjadikan nilai Pancasila (toleransi, kemanusiaan, persatuan) sebagai penyaring budaya asing, hoaks, radikalisme, dan ujaran kebencian.
- Implementasi dalam Literasi Digital: Membangun digital culture yang berbasis pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Secara ringkas, digitalisasi Pancasila adalah wujud penguatan ideologi negara agar tetap menjadi panduan moral di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
- Konten Positif & Etika: Menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan perdamaian, toleransi, dan konten edukatif yang membangun karakter bangsa, khususnya oleh Relawan Prabowo – Gibran thn.2026-2029

![]()



============
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Jumat tgl. 5 Juni 2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
===============
Be the first to comment