#SahabatKPK!,”GAJAH PYGMY MALAYSIA TOLAK RIZA CHALID!”

#SahabatKPK!,

“GAJAH PYGMY MALAYSIA TOLAK RIZA CHALID!”

Kepada Yang Amat Mulia,
The President FABELISM JOURNALISM (FAJOUR)
-MISS PUSSY NONI –
Melalui squad Koranjokowi.com
#SAHABATKPK
Di Republik Fabeliano


Assalamu’alaikum wrwb dan Salam Sejahtera dari belantara Borneo, Malaysia.
Lewat warkah (surat) ringkas ini, saya, Mak Cik Gajah Pygmy/Pigmi, mewakili suara margasatwa di hutan-hutan Malaysia. Banyak manusia menyebut kami sebagai Gajah Kerdil Borneo (Elephas maximus borneensis), karena dianggap gajah kerdil 2,5 meter  selain 90% domisili di Sabah Malaysia kami juga tersebar di Kalimantan.

Kata manusia, jumlah kami tersisa >2000 ekor, dan  tergolong sebagai hewan terancam punah (CITES Appendix I), yang semuanya disebabkan  maraknya alih fungsi lahan  baik legal atau tidak menjadi perkebunan kelapa sawit dan pembalakan liar yang semuanya dilakukan mahluk 2 kaki yaitu  ‘manusia’. Namun dalam ke-depresian kami ini, ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan  melalui koranjokowi.com untuk disampaikan ke Presiden FABJOUR, Miss Pussy Noni. Yaitu ;

1. Tabik Hormat Atas Ketegasan FABJOUR
Pertama-tama, Mak Cik sengaja mengirim surat ini langsung ke Koranjokowi.com karena sangat kagum dengan integritas FABJOUR. Kami tahu FABJOUR mempunyai komitmen suci: mengharamkan keanggotaan bagi hewan-hewan yang tubuhnya disalahgunakan menjadi simbol partai politik (Parpol). Mak Cik sangat paham, tubuh sepupu kami (Gajah Sumatra) dan Abang Banteng di sana sudah menjadi logo parpol. Maka, biarlah kami yang steril dari politik praktis ini yang berbicara jujur!

2. Gema “Janji Antartika” Presiden PBW Hingga ke Hutan Malaysia
Kedua, kami disini pun banyak mendengar atau melihat dari siaran resmi negara atau media sosial tentang situasi politik di Republik Indonesia khususnya tentang usai pelantikan presiden ke-8 , Prabowo subianto yang kemudian kerap pidato berapi-api  dimana salah satunya “Akan mengejar koruptor sampai ke Antartika (Kutub Selatan)!” Wah, bukan main hebatnya! Kami para hewan bersorak, menyangka zaman kegelapan para perampok uang rakyat akan segera kiamat.

3. Tapi, Mengapa Si Kancil MRC Malah Hilang di Tikungan?
Namun, di manakah keadilan saat seekor “kancil kasus korupsi Pertamina ” bernama Mohammad Riza Chalid (MRC) dibiarkan bebas melompat-lompat? Mak Cik tahu betul rekam jejaknya. Nilai korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina yang digarongnya mencapai angka fantasis: Rp285 triliun!
Uang sebanyak itu jika diubah menjadi hak rakyat bisa menjamin sekolah gratis dari TK sampai Universitas, pengobatan gratis di rumah sakit tanpa antre, dan susu subur untuk anak-anak miskin. Hak-hak dasar manusia telah dibegal secara zalim! Statusnya sudah jelas: Tersangka, Masuk DPO sejak Agustus 2025, dan sudah diterbitkan Red Notice oleh Interpol per 23 Januari 2026.

“Yang mak cik nggak paham, adalahnya muculnya desas desus disini yang mengatakan si borunan ini (MRC) pernah menghubungi adik Presiden Prabowo, Hasyim Djojohadikusumo, untuk meminta bantuan terkait penyelamatan kasusnya di Kejagung. MRC juga disebut   memiliki hubungan kekerabatan melalui pernikahan dengan salah satu tokoh di Malaysia, yang mana tokoh tersebut juga memiliki hubungan keluarga dengan keponakan Presiden Prabowo. Wajar jika hewan hewan disini mengaitkan semua menjadi negatif”

4. Kami Ogah Dituduh Menyembunyikan Koruptor!
Di sinilah letak masalahnya. Komunitas hewan sedunia kini mulai berbisik-bisik negatif. Ada tudingan miring bahwa satwa di hutan Malaysia sengaja menyembunyikan DPO kelas paus tersebut. Eh, sorry ya! Kami para gajah pygmy, harimau, dan tapir di sini tidak sudi disamakan dengan manusia korup. Kami mempertanyakan: Seberapa serius penegak hukum di RI mengejar MRC? Katanya mau ke Antartika yang dingin membeku, tapi mengapa mengejar satu orang yang bersembunyi di wilayah hangat saja lambatnya minta ampun? Jangan sampai jargon “buru sampai ke kutub” hanya jadi dongeng pengantar tidur!

5. Penegasan Akhir: Kami Tidak Sedang “Cari Muka”!

Sebagai penutup, ini oleh oleh pantun dari kami
“Burung Unta beli terasi. Percuma berlebih harta jika  didapat dari korupsi. Terasi ini asli Tasikmalaya,Jangan lupa Korupsi itu musuh semua agama”!

Nah. Mak Cik tegaskan juga , surat ini dikirim bukan karena Mak Cik sedang “carmuk” (cari muka) agar diangkat menjadi anggota FABJOUR—yang legitimasinya telah diakui oleh United Nations of Animals (UNA/Persatuan Binatang Binatang). Bukan!, anggap saja ini semacam warning  sebelum kami  dan UNA yang menangkap sendiri buronan itu.

@koranjokowi.com

#TANGKAP RIZA CHALID! #SUARA HEWAN MALAYSIA😂 koranjokowi.com #SahabatKPK ! @squad-sahabatkpk @kpk_ri #FiturSuaraTikTok

♬ nhạc nền – Thanh Lê van

Kami tahu dirilah karena mak cik hewan Gajah!
Kami tahu komitmen FABJOUR yang tidak akan menerima anggota dimana jika ada wajah hewan menjadi logo parpol, namun ingat itu kan hanya berlaku untuk hewan di Republik Fabiliano, bukan disini maka tolong pikirkan matang matang agar kami ‘tidak ditolak’. Dan ingat, jika Republik Fabeliano dan gerakan #SahabatKPK! membutuhkan bantuan intelijen melacak jejak kaki MRC, Mak Cik dan seluruh barisan satwa Malaysia siap siaga dan insyaallah maksimal 24 jam buronan itu dapat kami tangkap. Karena Brigade Semut dan Nyamuk se Malaysia pun telah siap membantu kami untuk menunjukan dimana TKP buronan itu.
Kami tak sudi jika negara dan satwa kami disangka melindungi  koruptor!
Mohon dimuat di koranjokowi.com dan Sahabatkpk.id.

Demikian, ikan hiu muter muter, see you later!

Wasswrwb, salam Satu Satwa dunia!

Mak Cik Gajah Pygmy

(Red-01/Foto: Ist.)

BERSAMBUNG
(Catatan: Narasi ini adalah bagian dari satire fiksi Republik Fabeliano, di mana hewan digambarkan layaknya manusia, sebagai bentuk sindiran sosial. Mohon maaf jika ada yang tersinggung, Egp!)

“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”

“DISAAT MANUSIA BINGUNG DAN TAKUT BICARA TENTANG ANTIKORUPSI MAKA HEWAN AKAN AMBIL ALIH!”

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Minggu, Tgl.19  Juli  2026  sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran (koranprabowo.id), atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

Tentang Koran Jokowi 4370 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan