Baru saja saya dan istri duduk di ruang tamu Istana Negara Republik Fabeliano (02/11) , tiba tiba jurnalis senior Istana Fabeliano datang; Nona Anoani dan Harising. Nona Anoaoni , Anoa (Bubalus sp.) atau kerbau kerdil asal Sulawesi dan pulau Buton selaku Kadiv Media Istana Fabeliano dan Harising – Peranakan Harimau Bali (Panthera tigris balica) dan Singa -(Panthera leo) asal India yang juga selaku Wakadiv Media Istana Fabeliano.
“Lo, kalian bukan masih di Jakarta?”, tanya kami.
“Iya kak, semalam ibu presiden telepon agar kami segera pulang katanya Kakak mau datang. Minta didokumentasikan,gitu”, jawab mereka, saya tersenyum sampai sebegitunya seorang presiden kepada tamunya. 5 menit kemudian kami pun dipersilahkan masuk ruangan Presiden Miss Pussy Noni. Dikawal Jenderal Bruno Ono – Wapres Bidang Pengamanan Istana dan Akamsi – Anjing kampung selaku Utusan Presiden Urusan Wara-wiri.
.
Miss Pussy tampak ceria, menyalami kami semua dan duduk bersama dengan hidangan teh hijau dan singong rebus seperti biasanya. Miss Pussy pun berceritera, Anoani dan Harising menyiapkan kamera;
1.Hari Sabtu pagi (31/10) beliau hadir ke Istana Cipanas bertemu dengan Presiden RI pertama ,Ir.H.Sukarno. ….. “Salah satu yang menjadi pesan beliau adalah saat mengungsi di Ende, Flores (1934–1938) beliau tidur dengan Kiar,nama anjing yang diberikan. jenis anjing campuran dari fox terrier dengan anjing lokal. Waktu di Bengkulu (1938–1942), memiliki 2 ekor anjing hadiah dari seorang asisten perkebunan teh berkebangsaan Belanda bernama Jaap “Jimmy” Kruisweg. Dua anjing kembar ini berasal dari ras Dachshund (anjing sosis/berkaki pendek) yang diberi nama sangat unik: Ketuk Satu dan Ketuk Dua. Dengan dibuatnya rubrik Republik Fabeliano oleh Koranjokowi.com sejak 2 Mei 2026 , kata beliau – pesan politik, kampanye antikorupsi dan lainnya akan lebih cepat ditangkap pembaca. Maka manfaatkan dengan baik sebagai bagian dari ‘amar maruf nahi munkar . Apalagi viewersnya hingga Oktober lalu >483.000 dalam dan LN” …..
2.Hari Minggu pagi (01/11) saya bersama KordNas dan istri dikawal Bruno dan Akamsi bertemu dengan mantan Presiden ke-7 Ir.H.Joko Widodo disebuah tempat di Solo. Kami bicara tentang makna mimpi saya, dimana foto Prabowo – Gibran pecah dan retak tanpa sebab.
“Saya bertanya kepada Bapak Jokowi apa arti mimpi itu, karena dalam masyarakat Jawa – foto di dalam pigura sebagai representasi atau bayangan dari jiwa, raga, dan eksistensi seseorang. Jika benda itu jatuh atau pecah dalam mimpi, ada beberapa tafsirannya menurut sudut pandang budaya Jawa:
.
1. Pertanda Keretakan Hubungan (Perpecahan)
Jika yang pecah atau jatuh adalah pigura berisi foto keluarga, pasangan, atau sahabat, mimpi ini sering ditafsirkan sebagai isyarat akan adanya kesalahpahaman, konflik, atau keretakan hubungan di dunia nyata. Pecahnya kaca melambangkan perasaan yang terluka atau keharmonisan yang mulai retak.
.
2. Isyarat Penurunan Wibawa atau Jabatan (Gogrog)
Pigura yang digantung tinggi melambangkan posisi, kehormatan, atau reputasi seseorang. Jika pigura tersebut jatuh ke bawah, dalam budaya Jawa itu bisa menjadi simbol “gogrog” (runtuh/jatuh), yang berarti peringatan agar berhati-hati terhadap penurunan wibawa, fitnah, atau masalah dalam karier dan pekerjaan.
.
“Lalu apa jawaban beliau ,bu presiden?”, tanya Anoani dan Harising bersamaan, “Ehehe, beliau tidak menjawab hanya tersenyum, dipaksa pun beliau hanya tersenyum. Sama sebagaimana jawaban Paduka Sukarno, tidak menjawab hanya tersenyum”, jawab ibu presiden.
.
3.“Saya ada niat untuk membuat buku dengan judul ‘DIARY POLITIK GIBRAN THN.2023 – 2026’. Sudah saya buat mockup-nya ada 5 Bab, pasti keren lah“, kata ibu presiden tersenyum.
“Apakah ini perjalanan politik Gibran sejak walikota Solo sampai munculnya kelompok yang ingin melengserkan sebagai Wapres, bu?”, tanya Anoani, beliau tersenyum.
“Apakah ini juga berkaitan dengan diamnya para ketum parpol yang waktu itu meminta untuk menjadi cawapresnya Prabowo?”, tanya Harising, beliau masih tersenyum.
“Adakah isi yang mengaitkan bahwa Gibran itu tidak pernah mengemis menjadi wapres namun mereka yang memaksa dan meminta?”, Akamsi ikut bertanya, beliau masih juga tersenyum.
“Apakah ini ada kaitannya dengan kemarahan GenZ dan Milenial yang menganggap Gibran dikhianati setelah para politikus lansia dan pencemoohnya kehabisan gaya dan tidak siap jika popularitas Gibran lebih tinggi sebagaimana ayahanya dibanding mereka 2 tahun ini?”, Jenderal Bruno pun ikut bertanya.
.
.“Adakah dalam buku ini ibu juga mempertanyakan mengapa web kita koranprabowo.id yang mati sejak 2 Mei 2026 tanpa ada alasan jelas dari PT.QCI maupun minimnya atensi kabinet saat ini?”, tanya Anoani lagi, beliau masih tersenyum sambil menyeruput teh hijaunya.
“Maaf bu adakah bab yang berisi himbauan agar Menhut yang kader PSI ini untuk mundur dari kabinet?”, Akamsi tanya ulang.
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, Tgl. 2 November 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment