” TUGU GABUS , KUSPLUS & MISI INTELJEN SUKARNO !?”
Pagi ini (31/10) akhirnya tamu yang ditunggu disebuah warung kopi area Kampung Melayu, Jakarta timur datang, dialah MAT GABOEZ – sesepuh pengamen ikan Gabus Se-Jabotabek , saya dan istri senang menerimanya. “Maaf bang telat maklum pengamen , boleh langsung order kopi ya bang?”, kami mengangguk.
.
“Kehormatan untuk saya dan para hewan pengamen karena abang mau wawancarai kami”, katanya sambil menyeruput kopi yang baru datang. Beberapa hal saya catat :
1.Ikan Gabus adalah pemangsa ikan kecil lainnya di air tawar , kalau nama latinnya Channa striata. Daging kami putih, lembut dan tebal seperti gabus/spon. Kami tidak memiliki tulang-tulang halus.
Kami bisa 1-2 meter panjangnya.
2.Leluhur kami banyak menetap di Tambun Utara, Kab. Bekasi maka ada nama Kampung Gabus. Sejarahnya dimulai sejak thn.1800-an, entah bagaimana awalnya disana sudah ada nama kampung Gabus Singkil dan Gabus Dukuh. Tahun 1882 muncul kampung Gabus Tengah kemudian antara tahun 1937–1940-an muncul lagi kampung Gabus Rawa dan Gabus Pabrik.
3.Maka dari itu kalau pun tidak menjadi logo kab. Bekasi namun kami diberikan penghargaan sebuah Tugu/Patung Ikan Gabus setinggi 5 meter di dekat pintu keluar Tol Gabus. Keluarga besar ikan gabus memang disana tempatnya juga munculnya julukan wilayah kami sebagai ‘Kampungnya Jawara sejak jaman Belanda.
4.Pada September 2026, patung ikan gabus tersebut resmi digantikan oleh Tugu Ujungan. Seni Ujungan adalah bela diri tradisional khas Bekasi menggunakan tongkat rotan yang baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Karena alasan promosi budaya inilah ikon di persimpangan tol tersebut akhirnya diubah.
“Sedih dan kecewa kami sebenarnya bang, namun itulah kepentingan manusia. Sebelum diganti, patung ini sempat viral besar di media sosial karena muncul isu hoaks yang menyebutkan bahwa pembangunannya menghabiskan dana APBD sebesar Rp1 Miliar. Padahal, pemerintah daerah dan pihak tol sama sekali tidak mengeluarkan uang karena patung itu murni buatan tangan warga setempat menggunakan bahan karpet bekas. Meskipun fisiknya kini sudah diganti dengan Tugu Ujungan, bagi masyarakat setempat, julukan “Kampung Gabus”dan sejarahnya sebagai daerah rawa penghasil ikan gabus tetap melekat kuat sampai saat ini. Maka melalui abang kami mohon sampaikan ke Presiden Republik Fabeliano – Miss Pussy Noniagar mau membangun lagi TUGU GABUS, karena sejak dahulu kala kami pun punya jasa untuk manusia baik sebagai produk ekonomi maupun sejarah. Kami ada tanahnya bang, Presiden tinggal bangun saja”, kata MAT GABOEZ sambil mengelap ukulelenya yang kena basah grimis, saya kemudian menelepon Presiden hampir 10 menit lamanya. Setelah telepon ditutup, saya berbisik….
“Insyaallah minggu depan ibu Presiden dan rombongan istana negara akan survey tempat abang, sudah disiapkan anggaran Rp.10 miliar kata beliau”
‘Bruuk…. Mat Gaboez pingsan karena terharu. Saya dan istri menunggu hingga 30 menit lamanya, alhamdulillah kemudian siuman, dia memeluk saya erat erat sambil menangis. “Jasa abang akan kami kenang sampai liang lahat bang”, kami mengangguk.
.
“Bang, ngomong ngomong kenapa dalam setiap ngamen abang lebih suka membawakan lagu lagu KUSPLUS?”,tanya saya kemudian.
“Nanti lah saya ceritera bang, maaf nih bang saya harus ngamen lagi. Kalau abang perlu saya cari di terminal Bekasi , stasiun Jatinegara atau di Jembatan item Kampung Melayu ini bang , ijin saya cabut”, dia pun pamit sambil memainkan ukulele dan menyanyikan lagu ‘Diana – Kusplus’.
Di gunung tinggi kutemuiGadis manis putri paman petani
(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, Tgl. 31 Oktober 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.
Be the first to comment