#RepublikFabeliano,
“RAFFI AHMAD, MUNDURLAH !”
.


📅 Awal Perjalanan — 27 Januari 2013
- BNN menggerebek kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan — Raffi ditangkap bersama 16 orang lainnya
- Ditemukan barang bukti: 2 linting ganja & 14 kapsul MDMC
- Hasil tes: positif mengonsumsi zat tersebut → dibawa ke RSKO Cibubur
- Menjalani rehabilitasi 3 bulan di Pusat Rehabilitasi BNN Lido, Sukabumi
- SP3 keluar 24 Juli 2019 — namun jejak peristiwa ini tetap menjadi catatan yang tak bisa dihapus, terutama saat seseorang dipercaya membina generasi muda
📅 Gurita Bisnis Tersusun — 2020–2024
- Data resmi Ditjen AHU Kemenkumham menegaskan: 35 perusahaan didirikan berturut-turut dari 2020 hingga 2024
- 2020: 2 perusahaan · 2021: 10 perusahaan · 2022: 7 perusahaan · 2023: 12 perusahaan · 2024: 4 perusahaan
- Oktober 2024: mantan Sekretaris BUMN Said Didu menyebut secara terbuka — “mesin cuci terbesar di dunia“
- Januari 2025: LHKPN dipublikasikan — kekayaan tercatat > Rp1 triliun
- Awal 2026: infografis menyebar luas — rakyat bertanya: mengapa puluhan PT didirikan begitu cepat, apakah semua beroperasi sungguhan atau sekadar cangkang?
📅 Dilantik Menjadi Pejabat Negara — 2024
2. Polemik Gelar Kehormatan Akademik (Dr. H.C.)
Saat pelantikan di Istana Negara, gelar Doctor Honoris Causa dibacakan secara resmi. Namun gelar ini tidak diakui oleh Kemendikbud — meskipun pihak kepresidenan tetap membacakannya.Kontroversi atau gaduh terkait gelar Raffi Ahmad bermula dari pemberian gelar Doktor Honoris Causa (HC) yang ia terima dari lembaga bernama Universal Institute of Professional Management (UIPM) yang berlokasi di Thailand. UIPM Thailand memberikan gelar kehormatan di bidang event management dan digital development kepada Raffi Ahmad atas kontribusinya di dunia hiburan

3. Diragukan Kapasitas & Kompetensi Jabatan
Penunjukannya menuai kritik luas, termasuk dari sejarawan JJ Rizal. Menjadi figur publik belum tentu sama dengan mampu merumuskan kebijakan negara yang strategis.
Plat nomor khusus RI 36 beserta iringan pengawalan disorot tajam — dinilai berlebihan dan arogan, jauh dari kesederhanaan yang diharapkan dari pejabat negara.
5. Orang Dekat Diangkat ke Posisi Strategis
Asisten pribadinya, Mufli Budi Ananda, menjadi Komisaris PT Krakatau Posco. Publik bertanya: apakah pengalaman dan keahliannya memenuhi standar perusahaan milik negara?
📅 Satu Per Satu Terungkap — 2025–2026
Saat penggalangan dana gempa NTT, dipakai lambang negara — namun nomor rekening atas nama RANS, bukan lembaga resmi. Rakyat bertanya: sumbangan masuk ke mana?
7. Disebut dalam Kasus Korupsi
Nama Raffi Ahmad muncul dalam sidang Kasus Bea Cukai & PT Blueray Cargo (John Field) di Pengadilan Tipikor Jakarta. Meski belum ditetapkan tersangka, kepercayaan publik makin menipis.
📅 Puncak — 29 Oktober 2026
Kehadirannya memanaskan kemarahan publik. Terbongkar: peserta dibayar, bukan mahasiswa asli, dan memakai jaket almamater palsu.
Musisi mundur, 95% UMKM membatalkan stan, sponsor hengkang. Ditambah isu bagi hasil 20% lewat QRIS RANS duluan — rakyat makin menjauh.
Turun 65,6% dari puncaknya. Pemegang saham menyusut dari 754.691 → 126.253 orang — turun 83,27%.
✊ PENUTUP: Serahkan pada Ahlinya

QS. An-Nisa’ ayat 58:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil…”
Ayat ini menegaskan bahwa jabatan, tugas, atau tanggung jawab adalah amanah yang harus diberikan kepada orang yang memiliki kapasitas (kompeten) dan dapat dipercaya.‘Agh, sudahlah..Ikan hiu muter muter, see you later!
Nona Anoaoni & Harising(Red-01/Foto.ist)#sahabatKPK! | @squad-sahabatkpk | #fabelismJournalism | #Fabjour| #RepublikFabeliano | #Gibranism | #DariBandungKitaLawan! | #Karhutla2026(Seluruh karakter hewan dalam tulisan ini adalah personifikasi satire untuk ikut serta mengkampanyekan antikorupsi)
“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”
CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Senin, Tgl. 2 November 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!
https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/
https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/
=
=====
- #RepublikFabeliano, “MAHASISWA PALSU & TERSANGKA KARHUTLA 2026”
- Anggiat Sugiatto, #RepublikFabeliano. ” TUGU GABUS , KUSPLUS & MISI INTELJEN SUKARNO !?”
- Suratman, #RepublikFabeliano. “ALIANSI SERANGGA JAMBI GUGAT PRESIDEN !? “
- Vien J.Siregar, #RepublikFabeliano, “RP.150 MILIAR UNTUK SIMALUNGUN – ASAHAN THN.2026 – 2029”
- Rigel Belatrix, Maluku.” 3 JARI 28 OKT’2026, SAMPAI KAPAN? “
- #Republik Fabeliano, “SALIB MERAH 28 OKT’2026′
- “INDONESIA – SINGAPORE, MAIN TAK UMPET !?”
- ” LAST SAMURAI ANTIKORUPSI ITU BERNAMA KPK !?”
- Budi D.Ginting, #RepublikFabeliano, “PUPUK BERSUBSIDI LANCAR, PETANI PUN BISA TIK-TOKAN”
- S. Yusup,S. ” KARMELE & ORANGUTAN JOMBANG ?”


























Be the first to comment