” MIE SADAP RASA 3 JARI !”

Ada satu hidangan yang sedang disajikan di meja publik Indonesia belakangan ini. Bukan mie instan biasa yang dijual di warung. Namanya: Mie Sadap — Rasa 3 Jari. Kuahnya panas, isinya penuh tanda tanya, dan siapa yang meracik bumbunya? Belum sepenuhnya terlihat.
📜 Sedikit Kronologi
Pada awal November 2026, publik dikejutkan kabar yang menggetarkan: sistem LIMS milik Bareskrim Polri — alat penyadapan resmi yang seharusnya dipakai untuk membongkar kejahatan berat seperti terorisme dan korupsi — ternyata disalahgunakan untuk mengintai nomor telepon Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, tokoh politik, media, hingga pengusaha. Semuanya tanpa surat perintah, tanpa proses hukum, tanpa jejak yang sah.

Tersangkanya tiga orang: LSP (Listyo Sigit Prabowo), ASN (Ahrie Sonta Nasution), dan EH (Eko Hadi Santoso). Bekerja dari dalam sistem, memanfaatkan akses resmi, lalu pada Oktober 2026 memerintahkan penghapusan jejak dan catatan dari server seolah-olah tak pernah terjadi apa-apa.
———— .
Bukan mata-mata asing. Bukan alat sadap yang diselundupkan diam-diam ke kamar tidur. Kali ini pintu gerbang dibuka dari dalam sendiri.
————— .

🗣️ Lalu Nama-Nama Besar Mulai Bicara
Tak lama setelah kabar itu meletus, satu per satu tokoh publik angkat bicara tanpa ‘malu-malu’ mempertontonkannya kembali ke ruang publik, membuat dahi masyarakat berkerut dan tepok jidat. Kok bisa recehan begini ya? , berikut beberapa yang relawan catat;
Bahlil Lahadalia — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku telah mengetahui siapa-siapa saja orang yang menyebarkan isu keterlibatannya dalam tindak penyadapan oleh Listyo Sigit Cs dan isu Munaslub Partai Golkar.“Dan saya kasih waktu, saya karena habis ini pulang, saya akan somasi orang-orang itu, saya akan kasih waktu ya 1 kali, 2, 3 kali 24 jam lah. Saya akan kasih somasi.
Mahfud MD — Katanya,terbongkarnya kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum bagi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk membersihkan Polri dari unsur Listyo Sigit Prabowo dan ‘pengaruh dari Solo’. Pertanyaan kita memang sudah ada info dari Mabes jika ini ada kaitannya dengan ‘Solo’?
Muhaimin Iskandar — “Ya kita terus terang ya, itu kurang ajar lah yang nyadap itu, itu kurang ajar betul. Lebih kurang ajar lagi, saya termasuk yang disadap, itu sangat kurang ajar, sangat kurang ajar,” ungkap Cak Imin kepada wartawan di kantor DPP PKB, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis
Prof. Jimly Asshiddiqie – Mantan Ketua MK Thn.2003-2008, Di acara ROSI Kompas TV Kamis, 5 November 2026 pukul 20.30 WIB. Berceritra dia sempat bertanya kepada seseorang apakah namanya masuk dalam daftar Sadap, yang dijawab TIDAK!.

🤔 MIE SADAP SEJUTA TANYA
Nah, di sinilah bagian yang paling mengganjal di tenggorokan kita semua:
Bagaimana mereka bisa tahu bahwa mereka disadap?
Sistem LIMS itu milik Polri. Daftar nomor yang dimasukkan seharusnya rahasia ketat. Tidak dipajang di papan pengumuman, tidak dikirim ke grup WhatsApp, tidak dipublikasikan di berita. Lalu kenapa begitu cepat para tokoh ini menyebutkan: “Apakah Saya juga disadap?”

Hanya ada dua kemungkinan logis:
- Polri sudah mengedarkan daftar korban — baik secara terbuka maupun tertutup — menyebutkan siapa saja yang menjadi target, sehingga orang-orang itu tinggal mengonfirmasi: “Ya, nama saya ada di situ.”
- Polri memanggil satu per satu — memberi tahu langsung kepada yang bersangkutan: “Mohon maaf Pak, nomor Bapak disadap tanpa prosedur yang sah.”

Kalau bukan dua cara ini, dari mana mereka tahu?
Mie Sadap Tidak lagi ‘sangat rahasia (classified)?
Pertanyaan ini bukan remeh. Karena kalau daftar rahasia itu bocor sebelum proses hukum selesai — siapa yang menyebarkannya? Untuk kepentingan siapa? Apakah ini bagian dari permainan politik: Awalnya ….. masyarakat ‘tidak tertarik’ dengan isu ini, karena asap Karhutla masih terus ada hingga Papua , Masih muncul prokontra MBG & Kopdes, Para guru masih menagih janji, Kebutuhan hidup semakin tinggi, Penduduk miskin masih >22 juta, Pengangguran masih >7,08 juta, Jumlah LHKPN 580 anggota DPRRI >Rp.26,7 triliun atau Rp47,75 miliar/orang?, Masih ada >980.000 ruang kelas/sekolah di Indonesia yang berada dalam kondisi rusak sedang hingga berat, dsb. Ini yang lebih penting!

Namun setelah MIE SADAP muncul dengan rasa Asin, Asem dan Sejuta Tanya. Kini memicu polemik besar karena daftar yang seharusnya menjadi rahasia ketat negara justru bocor dan diketahui oleh para korbannya sebelum proses hukum internal kepolisian benar-benar tuntas digelar oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Dan mohon maklum jika menimbulkan ‘antipati’ dari masyarakat dan menyebutnya ‘dagelan.
Lalu apa sangsi bagi orang/petugas yang membocorkannya kepada siapapun?
✊ DAN DI SITU TERANGKAT TIGA JARI
Di tengah riuhnya nama-nama besar mengaku disadap, terbayang kembali semangat yang pernah digaungkan para mahasiswa: SALAM 3 JARI. Jari telunjuk menunjuk masalah — kekuasaan disalahgunakan, privasi dirampas, kepercayaan dikhianati. Jari tengah menunjuk pelaku — tersangka sudah ada, tapi apakah mereka pelaku tunggal atau sekadar eksekutor di bawah perintah lain yang lebih tinggi? Jari manis menunjuk kita semua — karena bangsa ini milik kita, dan diam saja berarti ikut membiarkan.
Kini, ketika alat pengawasan negara justru mengintai pemimpinnya sendiri, ketika daftar rahasia seolah-olah disebarkan supaya banyak orang ikut merasa terancam — ketiga jari itu terangkat kembali.
Bukan untuk satu nama, bukan untuk satu kubu. Tapi untuk satu hal: negara ini harus dijalankan di bawah hukum, bukan di bawah ketakutan dan pengintaian diam-diam.

🍜 PENUTUP
Mie Sadap Rasa 3 Jari ini sudah tersaji di meja rakyat. Kuahnya memanas, pedasnya belum reda. Yang harus kita tanyakan bukan cuma “siapa yang menyadap”, tapi juga: “Siapa yang membagikan daftar korban itu? Dan untuk kepentingan siapa daftar itu disebarkan?” Karena kalau daftar rahasia bisa bocor begitu mudah, berarti permainan belum selesai. Mungkin baru saja dimulai.

Para mahasiswa dulu mengangkat tiga jari untuk perubahan. Sekarang giliran kita: jangan turunkan tangan sebelum semuanya terang benderang.
‘Salam Mie Sadap Karhutla Rasa 3 Jari !
[Asin, Asem dan Penuh Tanya.]
Ikan hiu muter muter, see you later.
BERSAMBUNG
(Red-01/Foto.ist)















“When humans fear to speak against corruption, animals take over!”
“Disaat manusia bingung dan takut bicara tentang antikorupsi maka hewan akan ambil alih!”



CATATAN REDAKSI :
Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Sabtu, Tgl. 7 November 2026 sejak hari Sabtu, tgl. 2 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses / mati total’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan (PT. QCI) – yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf ya atas segala ketidak-nyamanannya.
Ikan Hiu muter – muter, See U Later!



https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

=
=====
- #REPUBLIKFABELIANO; “Dari Bandung Kita Lawan!”
- “ALLAH BOTEN SARE “
- Samidi, #RepublikFabeliano. “USAI KARHUTLA KEC.AIR SUGIHAN KAB.OKI, HUTAN LINDUNG MAU DIAPAIN?”
- #RepublikFabeliano, “AHAHAHA, SEKARANG MAU APA LAGI !?”
- #RepublikFabeliano, “DIARY POLITIK GIBRAN THN. 2023 – 2026” (BAGIAN 2)
- Denny D.Kustia*, “PRESIDEN PRABOWO DISADAP UNTUK APA?”
- #RepublikFabeliano, “PAPUA SELATAN TERBAKAR ATAU DIBAKAR?, MENHUT DIMANA?”
- Feri Manurung, #RepublikFabeliano. ” Hibah Rp10 Triliun Danau Siombak Terancam Batal!”
- Arie Kurniawan,Bengkulu #RepublikFabeliano, “DUGU; HEWAN, MANUSIA ATAU JIN?”
- #RepublikFabeliano, “UTUSAN PRESIDEN & RIBUAN RELAWAN OJOL TURUN KE IKN !?”
Be the first to comment