I Nyoman Parta Adi, “SELAMAT DATANG DI RUMAH POHON PULAU 1000 NUSA PENIDA BALI”

I Nyoman Parta Adi, “SELAMAT DATANG DI RUMAH POHON PULAU 1000 NUSA PENIDA BALI”

KoranJokowi.com, Bali :

“Sebelumnya kami atas-nama masyarakat Bali mengucapkan terima-kasih yang tidak terhingga karena Presiden Jokowi senantiasa bersama kami dalam suka dan suka, termasuk demikian menghargainya Budaya kami. Saya ingat bagaimana

Dari berbagai sumber, di Bali itu  ada pakaian adat biasa, yang dipakai untuk sehari-hari, namanya pakaian adat Madya. Itu biasanya dipakai untuk undangan formal biasa. Adapun pakaian adat utama Payas Agung biasanya digunakan pada acara-acara formal dan terhormat. Semoga tidak salah pemahaman Saya.

Pagi ini (20/9) Saya berkomunikasi dengan I Nyoman Parta Adi, banyak hal yang kami bicarakan, selain hal diatas, saya  ingat jumpa-darat terakhir thn.2018 di Bali lalu dan berikut kutipannya;

Teman, kata I Nyoman memulai: Covid 19 memang telah meluluh-lantakan wisata Bali hingga diatas 80%, namun kami harus terus survive dan menyambung hidup dalam protokol kesehatan yang ketat.

Covid-19 memang telah melumpuhkan Bali sejak Januari 2020 lalu, hal ini karena mayoritas mata pencarian masyarakat Bali berkaitan dengan pariwisata.

Laki laki muda yang kami panggil ‘Komang adalah salah satu ‘korban-nya, usaha wisata yang dikelolanya lumpuh, maka wajar dan kami yakini bahwa kerugiaan pariwisata Bali mencapai Rp. 9,7 triliun/ bulan. Berarti hingga September 2020 ini negara pun rugi sekitar Rp.81 trilyun?

Namun warga Bali tidak cengeng, banyak pelaku pariwisata kemudian melakoni pekerjaan lain, seperti di bidang kuliner, perkebunan, ataupun usaha tani.Melalui KoranJokowi.com ini Komang merasa perlu untuk kembali ‘mengundang’ siapapun ke Bali tanpa harus melupakan protokol kesehatan. “KAMI INGIN BALI KEMBALI SEBAGAIMANA BIASANYA !”, kata Komang. Saya diam, paham akan semua ini.

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG:

Teman, Nusa Penida merupakan salah satu pulau kecil seolah surga wisata yang ada di Bali.

Teman, di dekat pulau ini, terdapat 2 pulau kecil lain, yaitu pulau Nusa Lembongan dan pulau Nusa Ceningan. Ketiga pulau ini masuk dalam wilayah pemerintahan kabupaten Klungkung, provinsi Bali.

Pulau Nusa Penida adalah pulau terbesar dari ketiga pulau dan masyarakat lokal sering menyebut dengan nama Nusa Gede.

Destinasi Wisata Nusa Penida demikian berlimpah sebut saja; Pantai Klingking, Pantai Broken, Tebing Banah,Pantai Tembeling, dan Hutan Tropis,Air Terjun Segaring, Pantai Broken,Angel Billabong,Pohon Cinta,P Cliff, Ayunan Klingking,Pantai Klingking,Tebing Palungan,
Teluk Crystal,Pantai Atuh,Pantai Suwehan,Bukit Teletubbies, Nusa Penida Goa Giri Putri dan Vihara Dewi Kwan Im, dsb.

” Nah yang Broken Beach sama Angel billabong Itu lokasinya di desa saya, bang,desa Bunga mekar, Banjar Sompang Kec. Nusa Penida , Kab. Klungkung. Kalau abang dan teman teman KoranJokowi mau ke Bali kontak Saya lagi ya,bang. Ahahah..”, rajuk Komang.

RUMAH POHON PULAU 1000

Oh ya ada yang luput, teman. Tempat wisata lain di Timur Nusa Penida yang sedang naik daun salah satunya bernama RUMAH POHON PULAU 1000. Seperti namanya, terrdapat sebuah rumah di atas pohon yang bisa disewa untuk bermalam, kalau rumah pohon saja tentu sudah biasa, namun rumah pohon di sini lebih spesial. Letaknya yang ada di pinggir tebing dengan pemandangan Pulau Seribu di depannya menjadikan rumah pohon ini lebih greget.

Pulau seribu di sini bukanlah hamparan pulau-pulau besar seperti yang ada di Jakarta namun hanyalah susunan bebatuan dan tebing yang “melindungi” rumah pohon ini.

“Lokasi rumah Pohon ini ada di kawasan Atuh Raja Lima, yaitu antara Pantai Suwehan dan Lebah Ampoak. Tempat Parkir luas dan persiapkan diri untuk menuju kesana karena masih harus berjalan turun selama 20 menit untuk bisa tiba di rumah Pohon. ‘ahahaha…seru kan, bang. Kapan ke Bali lagi, bang !?”, tutup Komang, saya diam tidak menjawab, membayangkan  ‘ngos-ngosan dan sakit pinggang saya kumat, ahahah. ‘Semangat Komang !, BALI KEMBALI ! (Red-01/foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1432 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan