PAK JOKOWI, GAS DAN REM MOBIL JAJARAN KEMENDAGRI JUGA MUNGKIN HARUS DI CHECK UP !?

PAK JOKOWI, GAS DAN REM MOBIL JAJARAN KEMENDAGRI JUGA MUNGKIN HARUS DI CHECK UP !?

KoranJokowi.com, Jakarta : Saat Jend.Pol. Tito Karnavian menjabat Kapolri banyak Perubahan menarik dalam manajemen Polri hingga tingkat Polsek, namun ‘Jokowi-hatters’ tetap menganggapnya jika Tito adalah anak emas.

Namun kemudian beliau diangkat menjadi Mendagri, tidak lama berselang badai Covid 19 pun datang sempat menggoyahkan Kursi Tito karena dilapangan seolah tidak singkron dan terkordinasi baik data maupun tekhnis penyebaran Bansos/BLT dsb. Bahkan Relawan Jokowi Garis Lurus macam kita ini menargetkan Tito layak ‘di-reshuffle

Tapi semua itu salah, Tito bukan anak emas Presiden Jokowi. Semua berjalan normal dan alami antar hubungan seorang Presiden dan Kabinetnya, Obyektif Dan positif.

Hal ini ditandai lagi dengan adanya  ‘teguran’ Presiden Jokowi kepadanya sebelum Tito menyerahkan laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Senin (24/8) lalu.

Teguran itu dilayangkan kepada Tito lantaran masih banyak kepala daerah yang tidak serius atas pengurusan Covid-19.

Hal ini terjadi, sebelum Presiden Jokowi mendengarkan laporan dari komite penanganan Covid dan PEN, “..Saya ingin menekankan beberapa hal. Yang pertama, Komite juga dalam hal ini Mendagri agar mengingatkan kembali pada satgas di daerah, kepada gubernur, bupati dan wali kota agar betul-betul serius dan bekerja keras dalam rangka penanganan Covid ini, “kata Presiden Jokowi saat Itu dengan nada dingin.

Bagi Presiden Jokowi banyak kepala daerah cenderung tidak memiliki metode penyeimbang kasus Covid 19, dan Kita setuju statemen ini apalagi para kepala daerah memang di-isi oleh ‘Perwakikan Parpol’,Akan beda status Dan sikap jika kepala daerah Itu berasal dari ‘non-parpol , Hya lah. Ahahah… kok Kita jadi merindukan kepala daerah  swasta yad ya?. +_+

Sindiran Gas dan Rem yang selalu disampaikan Presiden Jokowi pun dicemooh, namun kemarin didepan Tito, beliau mengatakan lagi.

“..semua terjadi karena cenderung tidak memiliki metode penyeimbang kasus Covid 19,terutama dalam strategi menyeimbangkan antara gas dan rem untuk penanganan Covid dan ekonomi dengan takaran yang tepat,” kata Presiden Jokowi. ‘JLeebb..!!

Oh ya teman , masih ingat ya kalau Presiden Jokowi akan Kita nominasikan  sebagai SEKJEN PBB mendatang !?, Mainkan !!. ‘Ahahah.. (Red-01/Foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1757 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan