BEDAH RUMAH DI KELURAHAN BULURI KOTA PALU BERMASALAH ?

?????????????????????????????????????????????????????????

BEDAH RUMAH DI KELURAHAN BULURI KOTA PALU BERMASALAH ?

KoranJokowi.com, Lalu, Sulteng :
Bantuan pembangunan rumah yang berjumlah 22 unit di Salena kini menemui titik terang. Pasalnya, Zulkifli yang merupakan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu mengatakan pihaknya siap mengganti kayu jika ditemukan yang tidak layak pakai.

“Insyah Allah hari Selasa akan saya cek kembali laporannya pak untuk langsung kepemilik rumah,” tulis Zulkifli via WhatsApp Kamis (4/3/2021).

“Kalau yang ini saya ada datangi pada pemilik untuk moganti kayunya supaya bagus karena ini bangunannya mereka sendiri,” lanjut Zulkifli.

Sementara itu, Serlin yang merupakan Fasilitator saat ditemui di Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Selasa (9/3/2021) mengatakan, pihaknya siap bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi.

“Tukang di tegur tapi melawan, kita telah sepakat menyelesaikan dan bertanggung jawab untuk penyelesaian rumah ini dan melibatkan perwakilan dari Salena untuk survey harga,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Serlin mengklarifikasi atas keterlibatan pihak keluarganya dalam program pembangunan rumah tersebut.

“Keterlibatan keluarga karena pihak toko menelpon karena mobilnya rusak, saya bilang tidak punya truck hanya suami saya punya pick up. Jadi dia bilang, ibu bisa bantu saya muat barang ke atas (Salena),” kata Serlin menirukan percapakannya dengan pihak Toko.

“Setelah itu suami saya datang hanya membawa barang-barang yang kecil seperti pintu dan jendela, tetapi sesungguhnya yang mengerjakan ini pihak toko UD. Tiga Putri,” jelas dia.

Serlin menambahkan bahwa pihaknya telah sepakat dan diatur secara baik penyelesaian rumah tersebut. Dalam catatannya saat memeriksa rumah, ada 3 batang kayu berukuran 6/12 yang diganti dan lantai dibongkar.

“Rumah Pak Haerul tetap kita tanggung jawab. Sesuai permintaan pemilik rumah yang menyelesaikan adalah pak Bakir. Adapun biaya kebelakang itu belum kita perhitungkan yang penting rumah ini tetap selesai. Toko selalu membuka ruang untuk mengganti kayu yang tidak layak,” tambah dia.

Kemudian Haerul merupakan pemilik rumah yang juga Pengacara Publik itu meminta agar tiang rumah dan nuit diperbaiki karena bengkok.

“Bongkar lantai itu sekaligus kasih lurus tiang dan nuit. Kalau hanya bongkar baru dipaku ulang saya tidak terima dan pasti tidak lurus hasilnya,” harap dia.

Diketahui bahwa rumah tersebut sudah dikerjakan oleh dua tukang yang berbeda, tetapi hasilnya tidak sesuai. Dalam kesempatan itu juga pemilik rumah diberi hak penuh untuk menentukan tukang yang akan melanjutkan pekerjaan.

Haerul berharap agar pihak dari Fasilitator serius dalam mengawasi, jika tidak dirinya akan menempuh jalur hukum.

“Kalau tidak sesuai harapan dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan, maka saya akan menempuh jalur hukum karena saya sebagai pemilik rumah sudah dirugikan. Aneh kelihatannya karena rumah dibangun gudang yang jadi,” ungkap Haerul.
( Faisal/Foto.ist)

Tentang RedaksiKJ 1421 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan