ADA KADES DI KEC.LAREN LAMONGAN JATIM DIDUGA ‘MAIN SULAP’ BANSOS, UHUY !

ADA KADES DI KEC.LAREN LAMONGAN JATIM DIDUGA ‘MAIN SULAP’ BANSOS, UHUY !

KoranJokowi, Lamongan, Jatim : Pemerintah Melalui kemensos memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial tunai, untuk membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 ini. Pencairan ini dibantu pula oleh PT Pos Indonesia dan bank pemerintah yang sudah ditunjuk. Setidaknya ada 9 juta warga yang bukan peneriman PKH dan Bantuan pangan non tunai.

Dalam penyalurannya yang dilakukan dalam bentuk tunai, akan diperketat. Seperti apa yang diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Ia menegaskan hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penyimpangan. Muhadjir meyakinkan bahwa pemerintah telah memiliki mekanisme kontrol yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Presiden Jokowi sudah mengundang para gubernur seluruh Indonesia dan meminta kepala daerah, baik gubernur, bupati, wali kota agar aktif melakukan pengawasan, pengendalian terhadap penyaluran bansos,” ujar Muhadjir dalam keterangan tertulis, Selasa, 5 Januari 2021.

Akan tetapi yang terjadi di daerah seperti di desa Mojo Asem kecamatan Laren kabupaten Lamongan Jawa Timur ini diduga sangat kontraproduktif, dimana Kasbari seorang oknum kepala desa MojoAsem dilaporkan oleh salah seorang warganya terkait pencairan bantuan sosial tunai diduga dalam pencairannya sang kepala desa Mojo Asem kecamatan Laren kabupaten Lamongan menggunakan identitas kependudukan dan juga surat kuasa yang dipalsukan.

Laporan dari warga yang bernama Alfa telah sampai di Polres Lamongan. Sementara dari pihak pelapor Alfa saat dimintai keterangan dan konfirmasi oleh koranjokowi.com di kediamannya desa MojoAsen, membenarkan dirinya melaporkan kepala desa Mojo Asem Kasbari ke Polres. “iya benar saya melaporkan kades.

Saat koranjokowi.com mencoba menanyakan pengacaranya, wanita  ini menyebut nama Agus Sholihudin yang berdomisili hukum di Jombang. “Sampeyan bisa konfirmasi dan minta keterangan ke lawyer saya. karena saya sudah diwanti wanti untuk tidak memberikan keterangan kepada siapapun,” ketusnya.

Sementara kepala desa Mojo Asem kecamatan Laren kabupaten Lamongan Kasbari berusaha untuk ditemui tetapi di kantor desa tidak berada di tempat begitu juga di kediamannya. Dicoba untuk dihubungi lewat ponselnya juga tidak diangkat sampai beberapa kali bahkan terakhir nomar wa kanalindonesia diblokir oleh sang kepala desa.

Dari keterangan yang dihimpun dilapangan diperoleh keterangan, “Pak Kades lakukan itu untuk azas pemerataan mas. biar masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan juga bisa merasakan,” seperti diungkapkan Tulus Bahagia Kaur Pemerintahan Desa mojo asem. Rekan sejawat kaur perencanaan juga menambahkan “Sangat disayangkan niat baik tapi, mungkin caranya yang salah ya begini hasilnya.

Dari pendamping desa Rozim belum diperoleh keterangan apapun terkait hal ini, dugaanya juga sebagai pendamping mesti mengerti dan paham dalam pendampingan, apalagi disamping sebagai pendamping Rozim adalah juga kepala desa Bulutigo kecamatan Laren kabupaten Lamongan. “Sebenarnya bukan hanya Alfa atau putranya saja yang BST dicairkan secara diam diam oleh Kasbari tetapi masih ada empat orang lagi,” ungkap sumber dari warga yang enggan di sebutkan namanya.

“Mungkin mereka takut untuk melapor atau hal hal yang lain. saya kurang tau,” tambahnya sambil mewanti wanti untuk tidak menuliskan namanya. ‘ Simsalabim, abrakadabra, bantu ya, uhuy  ! ( Pri )

Tentang RedaksiKJ 1202 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan