Kabar TNI – (42);  ” BUNG KARNO, PANCASILA, PRESIDEN JOKOWI,  MOELDOKO &  JENDERAL ANDIKA “

Kabar TNI – (42);  ” BUNG KARNO, PANCASILA, PRESIDEN JOKOWI,  MOELDOKO &  JENDERAL ANDIKA “

KoranJokowi.com, Bandung : Sebagaimana sejak awal kami, Relawan Jokowi, KoranJokowi.com , apapun kebijakan dan keputusan Presiden Jokowi ‘pastinya’ akan kami dukung 1000%, termasuk penentuan calon tunggalnya Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI mendatang. ‘Gak pake Lama !, ‘Ahahaha….

Saat ini,

Kita punya Kapolri –  Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si di Polri

Kita punya Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) – Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.

Kita punya Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono

Kita punya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa

Kita punya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Merekalah para penjaga NKRI , Penjaga PANCASILA !

JUST REMIND : ”Tetapi marilah kita semuanya bertuhan dan Hendaklah negara Indonesia ialah negara yang tiap-tiap orangnya dapat menyembah Tuhannya dengan cara yang leluasa. Segenap rakyat hendaknya bertuhan secara kebudayaan, yakni dengan tiada egoisme agama”. Ucapan Bung Karno pada sidang Dokoritzu Zyunbi Tyoosakai, tanggal 1Juni 1945

See the source image

Pidato Bung karno  tersebut kemudian dijadikan mementum sebagai hari lahirnya Pancasila , sebuah momentum yang melahirkan semangat persatuan dalam kemajemukan, sebuah pemikiran yang lahir dari pergumulan intelektualitas dengan mengacu pada kondisi objektif dan pembacaan ulang sejarah panjang perjalanan masyarakat Nusantara yang jatuh bangun membentuk kemandirian sebagai bangsa.

Ditambahkannya, Philosofische grondslag sebagai pondamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi.

” This country, the Republic of Indonesia, does not belong to any group, nor to any religion, nor to any ethnic group, nor to any group with customs and traditions, but the property of all of us from Sabang to Merauke” (Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu kelompok, agama, suku, suku, atau kelompok yang memiliki adat istiadat, melainkan milik kita semua dari Sabang sampai Merauke).

TNI adalah Garda terdepan Bangsa dan Negara besar ini, sebagaimana yang senantiasa disampaikan Presiden Jokowi termasuk di acara HUT TNI, ” Negara memberi tugas kepada jajaran TNI untuk mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan Negara. Dulu kita memiliki semboyan, Indonesia cinta damai, tetapi lebih cinta kemerdekaan. Kini dan ke depan, kita kembali menegaskan bahwa bangsa Indonesia cita damai, tetapi NKRI harga mati.  Kepada para prajurit TNI yang bertugas di di seluruh penjuru tanah air, utamanya di daerah perbatasan negara dan pulau-pulau terdepan, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian kalian semua”, 

Jelas !

Tegas !

Dan,

Atas itu semua, TNI dibawah Andika mendatang, harus mampu kembali memberikan keyakinan sekaligus menempatkan Pancasila sebagai  acuan dalam kehidupan masyarakat agar cita-cita bung Karno menjadikan bangsa ini menjadu mercusuar dunia dapat terealisasikan, karena sejarah juga mencatat kegananasan kaum intoleran telah membuat luluh lantak negeri di timur tengah seperti Libya, Aganistan, Irak, Suriah dan lainnya yang mana hal ini pernah dicoba dilakukan disini, sayang semua ‘jebluk karena TNI – Polri menghadangnya. Siapa yang mampu menjamin hal ini  tidak mereka lakukan lagi dimasa mendatang? 

 

Next, Jenderal Andika diharapkan kembali menempatkan Pancasila yang disebutkan dalam Sumpah Prajurit dan Saptamarga benar-benar telah menjadi sendi utama dalam setiap peri kehidupan berbangsa dan bernegara bagi setiap insan TNI. “TIDAK ADA TEMPAT BAGI KELOMPOK INTOLERAN & ANTI PANCASILA”, TItik, Jenderal !, Ahahahah..

TNI harus berperan sentral dalam menjaga dan merawat ideologi negara Pancasila dari ancaman, rongrongan, dan gangguan. Baik dari luar maupun dalam negeri. Menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi negara berarti TNI secara tidak langsung juga melindungi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jika kami selaku Relawan Jokowi pernah merasa ada yang mencoba ‘membentur-benturkan’ TNI – Rakyat & Presiden Jokowi dalam 5 tahun belakangan ini, maka dengan lahirnya Jenderal Andika mendatang selaku Panglima TNI ; jati diri TNI yang lahir dari rakyat dan tumbuh bersama rakyat, serta bertugas untuk melindungi rakyat dan NKRI dapat diandalkan sebagai pilar utama dalam menjaga ideologi negara Pancasila.

TIdak TNI Hijau, TNI Merah, TNI Putih. Karena TNI itu PANCASILA !

Presiden Jokowi telah menentapkan Jenderal Andika untuk menerima ‘amanah itu, kalkulasi beliau jangan dipandang enteng, my brow, my sis. Apalagi hal ini  dikuatkan dengan statemen Kastaf Pres RI , “Presiden Joko Widodo  punya pertimbangan yang matang saat mengusulkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI.  Selain punya kompetensi, juga karena menghitung faktor senioritas.  Kebetulan Pak Andika itu yang senior. Bisa pertimbangannya senioritas,” kata Kastaf Presiden RI – Jenderal TNI Moeldoko kepada Pers di kantornya Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (5/11) lalu.

See the source image

Kata Moeldoko, sejumlah tantangan Jenderal Andika ‘telah menanti di depan mata setelah memegang tongkat komando Panglima angkatan bersenjata untuk tiga matra. Andika yang akan menjabat tidak lebih dari satu tahun, harus cepat bekerja menata organisasi dan menyiapkan regenerasi di bawah yang lebih baik.

“Karena di akhir masa jabatan, Pak Presiden akan meninggalkan legacy sebuah tatanan reorganisasi yang semakin matang ke depan,” ujar mantan Panglima TNI itu.

See the source image

Moeldoko pun menyebut, Andika kemungkinan besar tidak akan dilantik dalam waktu dekat atau bersamaan dengan hari pensiun Marsekal Hadi Tjahjanto yang jatuh 8 November mendatang. Karena di tubuh militer, kata Moeldoko, ada proses atau bisa dikatakan tradisi seseorang yang memasuki masa pensiun diberi perpanjangan waktu sampai pada akhirnya dilantik kemudian serah terima jabatan. Jadi bisa dipastikan kursi Panglima TNI tidak mungkin mengalami kekosongan.

Sebelum saya tutup, saya ingat Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, “Saya rela mempertaruhkan leher saya untuk terus menegakkan Pancasila dan berkibarnya Merah Putih. Tetapi, jika ada yang berusaha merusak ke-Indonesia-an kita, saya akan berdiri memimpin untuk meruntuhkannya,”

Pastinya Jenderal Andika paham !

(Red-01/Foto.ist)

Sebelumnya,

Kabar TNI – (41); CALON TUNGGAL PANGLIMA TNI ITU BERNAMA JENDERAL TNI ANDIKA PERKASA – KORAN JOKOWI

Tentang RedaksiKJ 3088 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.