Putri Simorangkir, “ 77 TAHUN PEREMPUAN INDONESIA BISA APA ? “

  • Putri Simorangkir,

“ 77 TAHUN PEREMPUAN INDONESIA BISA APA ? “
.
Koranjokowi.com, Opini :
Setiap Perayaan Hari Ibu tiba, bagi saya merupakan waktu yang menggetarkan hati, memaksa saya merenungkan kembali tentang Perempuan perempuan Indonesia setelah 77 tahun menjalani Kemerdekaan . Sudahkah Perempuan2 Indonesia mengalami kemerdekaan seutuhnya sesuai cita2 Ibu Bangsa yang sudah mendahului kita ?

Namun saya mencoba untuk tidak berkecil hati, karena ada juga beberapa hal membanggakan yang telah tercatat dalam tinta emas perjalanan Perempuan Indonesia, seperti :


BIDANG PENDIDIKAN & SOSIAL
Perempuan kita secara mayoritas tidak lagi mengalami diskriminasi secara gender seperti pada jaman dulu . Perempuan kita sekarang sudah sangat maju dibidang pendidikan, sehingga bisa mengembangkan image pribadi sebagai perempuan maju dibidang sosial secara luas .

 BIDANG POLITIK
Perempuan bisa duduk sebagai Legislatif yang secara prosentase terus meningkat setiap periode pemerintahan dimana hal seperti ini mustahil ditemui pada jaman dulu .
Perempuan juga terlibat dalam mengatur negara bahkan Pertahanan seperti ibu Connie Rahakundini , ibu Retno Marsudi sebagai Mentri Luar Negri RI yang sangat cakap berdiplomasi , ibu Sri Mulyani sebagai Mentri Keuangan RI yang terpandang didunia . Ibu Puan Maharani selaku ketua DPRRI dengan 560 anggota. Bahkan kita pernah memiliki Presiden Perempuan ibu Hj. Megawati Sukarno dimana negara adidaya sehebat USA pun belum pernah dipimpin oleh seorang Kepala Negara Perempuan !
.
Namun demikian masih ada masalah perempuan yang patut mendapat perhatian kita semua termasuk Pemerintah yaitu :

KEKERASAN BERBASIS GENDER (KBG)
Adalah sesuatu yang sangat ironis dan menyedihkan apabila pelanggaran serta pelecehan seksual kepada para perempuan di jaman maju begini masih ada bahkan secara hitungan kasus yang ada semakin meningkat !
.
Parahnya lagi adanya banyak kasus pelecehan seksual pada anak2 dibawah umur yang acapkali dilakukan oleh anggota keluarga sendiri, rohaniawan yang dianggap sebagai tempat yang aman sebagai tempat berlindung !


Mungkin dibutuhkan perangkat hukum yang ketat dan adil serta pengabdi hukum yang memiliki rasa keadilan bagi para perempuan . Saya pikir negara kita ini lebih membutuhkan kekuatan serta pelaksanaan Hukum secara adil dan benar daripada sebagai negara yang berdasarkan pada fanatisme aturan keagamaan yang absurd.
.
Perempuan seharusnya tetaplah berkodrat sebagai perempuan penyangga tiang pendidikan utama dalam tiap2 keluarga . Betapapun tinggi serta hebatnya pendidikan maupun karier diluar rumah, namun keluarga dan anak2 harus menjadi prioritas utama seorang ibu dan perempuan …!


Pendidikan terbaik secara moral dan ahlak yang baik harus berasal dari seorang ibu, berasal dari rumah sendiri . Pendidikan serta nilai2 hidup terbaik haruslah ditanamkan oleh ibu yang penuh tanggung jawab , tidak bisa mengandalkan hanya dari sekolah apalagi dari orang lain.
.
Sesungguhnya peran ibu sangat menentukan karakter suatu bangsa .
Karena itu berbanggalah hai kaum perempuan dengan keadaan kita sebagai perempuan .
Perempuan yang bertanggung jawab atas pendidikan moral keluarganya dimanapun adalah tokoh mulia .



Melalui pendidikan serta kasih sayang seorang ibu, pasti bisa mengurangi kejahatan kpd kaum perempuan juga . Dengan demikian kitalah kaum perempuan sendiri yang menentukan Kemerdekaan seutuhnya bagi kaum kita sendiri, perempuan Indonesia .
.
Selamat Hari Ibu Tahun 2022 kepada para perempuan & tokoh mulia keluarga Indonesia ..
Jakarta, 16 Desember 2022
Putri Simorangkir

Tentang RedaksiKJ 3833 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan