A. Waruwu, #Sahabat KPK!, “MENUJU KEP. NIAS ANTI KORUPSI ?”

A. Waruwu, #Sahabat KPK!,

“MENUJU KEP. NIAS ANTI KORUPSI ?”

Koranjokowi.com, #Sahabat KPK!:

Mengembalikan Marwah Ono Niha: Ketika Adat Menjadi Tameng Anti-Korupsi
Nias, Tanah Para Ksatria. Begitu dunia mengenal kita. Sebuah peradaban yang berdiri kokoh di atas fondasi batu megalitikum, yang dibangun bukan dengan kemalasan, melainkan dengan tetesan keringat dan semangat Faluaya—gotong royong tanpa pamrih. Namun, belakangan ini, kebanggaan itu seolah terusik. Berita tentang kursi pesakatan hukum yang diisi oleh pejabat kita, baik yang diproses oleh Kejaksaan hingga jejak masa lalu di KPK, menjadi noda yang sulit dihapus.
Ada kontradiksi yang menyakitkan di sini. Budaya Ono Niha adalah budaya integritas. Lihatlah bagaimana nenek moyang kita membangun desa di atas bukit, menarik batu puluhan ton dengan harmoni. Dalam struktur itu, seorang pemimpin adalah Salawa—ia bukan sekadar penguasa, tapi pelindung dan pemberi rasa aman.
Lalu, di mana letak korupsi dalam filosofi kita? Jawabannya: Tidak ada.
Korupsi—entah itu dalam proyek pembangunan rumah sakit senilai puluhan miliar atau dana bantuan bencana—adalah pengkhianatan terhadap nilai Fondrakö (hukum adat/kesepakatan suci). Jika dulu pelanggar adat akan dikucilkan atau mendapat sanksi moral yang berat, kini korupsi seolah dianggap “risiko jabatan”. Padahal, setiap rupiah yang masuk ke kantong pribadi adalah batu yang diambil dari bangunan kesejahteraan rakyat Nias.
Sudah saatnya kita menghidupkan kembali semangat Faluaya sebagai sistem pengawasan modern. Dalam Faluaya, tidak ada ruang bagi mereka yang hanya ingin “menumpang makan” tanpa bekerja. Semangat ini seharusnya bertransformasi menjadi transparansi birokrasi. Masyarakat Nias harus menjadi saksi dan pengawas paling tajam, agar anggaran negara tidak menguap di balik meja-meja gelap.
Peran perempuan Nias pun tak kalah krusial. Sebagai penjaga moral di dalam rumah (Ina), perempuan adalah benteng pertama. Dari lisan seorang ibu atau istri yang jujur, seharusnya lahir peringatan keras: “Lebih baik kita makan dengan piring sederhana hasil keringat sendiri, daripada berpesta dengan uang yang mencuri hak kesehatan saudara-saudara kita di pelosok.”
Kita bermimpi tentang Kepulauan Nias yang mandiri thn.2025-2029, dan kami tidak dalam posisi setuju atau tidak tentang wacana Provinsi  Kep. Nias sebagaimana pesan PimRed. Biarkan kami bicara dulu tentang gerakan moral ‘Anti Korupsi, sehingga kelak ‘haram’ hukumnya KPK membawa jaket oranyenya kesini.  Maka mari kembalikan marwah Ono Niha. Biarlah integritas menjadi identitas kita yang baru, sekeras batu megalitikum yang tak lekang oleh zaman, dan semurni ketulusan hati para leluhur kita. Nias hebat bukan karena gedung-gedung mewahnya, tapi karena kejujuran pemimpinnya.
‘Salam Ono Niha!
(Red-01/Foto.ist)

============

CATATAN REDAKSI :

Pada kesempatan ini pula. kami, atasnama manajemen dan redaksi Koranprabowo.id , mohon maaf karena sampai saat ini, Selasa, tgl. 9  Juni  2026 sejak hari Jumat, tgl. 1 Mei 2026 web Koranprabowo.id ‘tidak bisa di-akses’ karena kelalaian perusahaan penyelenggara layanan PT. QCI –  yang juga telah diakuinya tgl. 6 Mei 2026 lalu. Maka untuk sementara seluruh informasi teman teman relawan akan kami migrasi/tayangkan disini , di Koranjokowi.com. Somasi sudah 2 kali diabaikan, kita pun telah minta 9 instansi negara ‘ikut perduli akan kasus ini (KSP, Setneg RI, KumHAM, Komdigi, Mabes Polri, Polda Jabar, BPKN dan BPSK) , tenang saja teman – teman. Mohon hindari isu tentang dugaan ada kesengajaan ‘pembunuhan’ terhadap media relawan Prabowo-Gibran, atau dugaan ‘Konspirasi politik. Nyantai aja teman..Semua akan indah pada waktunya. Dan mohon maaf  ya atas segala ketidak-nyamanannya.

Ikan Hiu muter – muter, See U Later!

https://www.instagram.com/squad_sahabatkpk/

https://www.facebook.com/share/1BNfWnKGiJ/

===============

Tentang Koran Jokowi 4303 Articles
MEDIA INDEPENDEN RELAWAN JOKOWI : *Alumni Kongres Relawan Jokowi 2013 (AkarJokowi2013), *Aliansi Wartawan Non-mainstream Indonesia (Alwanmi) & Para Relawan Jokowi Garis Lurus lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan